Kuliah Umum Hubungan Internasional “Challenge In The Path Of Development”

2 December 2011
846 Views
Comments are off for this post

“Apa yang terbesit dalam pikiran kamu, saat pertama kali mendengar Negara Meksiko? Tequila, Nachos, Pinata dan Speedy Gonzales” ujar Ibu Claudia Suarez saat membuka kuliah umum dengan tajuk ‘Challenge In The Path Of Development’. Kuliah umum yang diadakan oleh Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, merupakan salah satu kegiatan dalam perkuliahan Isu-isu Global Kontemporer. Ibu Claudia Suarez yang merupakan salah satu anggota dari Kedutaan Besar Meksiko di Indonesia. Beliau datang ke Universitas Al Azhar Indonesia atas undangan dari Bapak M. Riza Widyarsa, salah satu dosen Program Studi Ilmu Hubungan Internasional.

Dalam kuliah umum yang diadakan pada hari rabu (30/11/2011), Ibu Claudia memberikan penjelasan mengenai perkembangan Negara Meksiko di dalam menghadapi masalah global. Ibu Claudia menjelaskan mulai dari sejarah, geografis, politik, sosial, ekonomi, hingga jalinan bilateral Meksiko dengan Indonesia.

Menurut Ibu Claudia, sebagai salah satu Negara Berkembang, masalah sosial merupakan segelentir hal permasalahan yang harus dihadapi oleh Meksiko. Pengaruh Amerika, ancaman terhadap keamanan sosial, intervasi pasukan bersenjata Meksiko, tidak ada pembatasan bagi kebebasan dan hak sipil, kartel-kartel narkotika, serta sorotan media baik dalam maupun luar negeri, merupakan permasalahan yang sedang dihadapi oleh negara tersebut. Oleh sebab itulah jalinan-jalinan terhadap sesama negara berkembang dibutuhkan oleh Meksiko. Jalinan-jalinan tersebut dibutuhkan oleh Meksiko dalam menghadapi permasalahan sosial serta menghadapi tantangan global ke depannya.

Dalam jalinan bilateral tersebut, Indonesia merupakan negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang mendirikan Kedutaan Besar Meksiko. Kedutaan Besar Meksiko di Indonesia telah berdiri sejak tahun 1953. Selain itu, Indonesia merupakan salah satu dari 6 negara yang mendirikan Kedutaan Besar Meksiko di daerah Asia Tenggara. Dalam penjelasannya, Ibu Claudia menjabarkan bahwa jalinan bilateral yang dibangun oleh Indonesia dan Meksiko meliputi bidang perekonomian, industri, pertanian, pariwisata, budaya dan pendidikan. Salah satu perusahaan asal Meksiko, Kidzania, telah membuka cabangnya di Indonesia sejak tahun 2007. Jalinan bilateral yang dibangun oleh Meksiko, tidak hanya akan menguntungkan Meksiko, tapi juga akan menguntungkan Indonesia yang merupakan salah satu negara berkembang di kawasan Asia Tenggara, tambah Ibu Claudia.

[nggallery id=96]