Pernyataan Resmi Universitas Al Azhar Indonesia Mengenai Tindak Kekerasan Terhadap Mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia

8 December 2011
764 Views
Comments are off for this post

Pernyataan Resmi

Universitas Al Azhar Indonesia

Mengenai Tindak Kekerasan Terhadap Mahasiswa

Universitas Al Azhar Indonesia

 

Pada hari Selasa, tanggal 6 Desember 2011 sekitar Jam 17.30 WIB di Lapangan Sepakbola Al Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, telah terjadi kesalahpahaman antar mahasiswa yang memunculkan tindak kekerasan berupa pemukulan yang menyebabkan meninggalnya Ahmad Yoga Fudholi, Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Al Azhar Indonesia Angkatan 2010.

Oleh karena itu, Pimpinan dan segenap civitas akademika Universitas Al Azhar Indonesia menyampaikan pernyataan sebagai berikut:

  1. Menyatakan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Ahmad Yoga Fudholi. Semoga Allah SWT memberikan tempat yang terbaik dan mulia disisiNya dan Kepada Keluarga yang ditinggalkan dianugerahi kesabaran dan ketabahan atas musibah yang sangat berat ini.
  2. Mengutuk dengan keras tindak kekerasan tersebut karena bertentangan dengan nilai-nilai Islam, kemanusiaan, Peraturan Perundangan yang berlaku di Indonesia dan Peraturan Universitas Al Azhar Indonesia.
  3. Pimpinan Universitas Al Azhar Indonesia memberhentikan secara tidak hormat dan permanen Saudara DR dan EZ (oknum mahasiswa) sebagai mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia atas konsekwensi status mereka sebagai pelaku yang dikeluarkan oleh pihak Kepolisian Resort Jakarta Selatan (Polres Jakarta Selatan) dan melanggar aturan yang berlaku di UAI sesuai dengan SK Rektor No. 69/SK/R/UAI/I/2006.
  4. Pimpinan Universitas Al Azhar Indonesia telah membentuk Tim Investigasi Internal Universitas untuk mengusut secara tuntas dan menyeluruh terhadap peristiwa tersebut beserta akar persoalannya.
  5. Pimpinan Universitas Al Azhar Indonesia akan memberikan sanksi yang seadil-adilnya mulai dari pemberhentian sementara sampai pemecatan dengan tidak hormat, sesuai dengan tingkat kesalahan dan keterlibatan para pihak dalam tindak kekerasan tersebut sesuai dengan SK Rektor Universitas Al Azhar Indonesia No. 69/SK/R/UAI/I/2006 untuk mencegah berulangnya peristiwa sejenis dan mendalami faktor-faktor terkait sehingga tidak akan terjadi lagi tindakan kekerasan dalam bentuk apapun di lingkungan Universitas Al Azhar Indonesia.
  6. Mendukung dan Mendesak pihak Kepolisian Resort Jakarta Selatan untuk mengusut secara tuntas tindak kekerasan tersebut sehingga kepada para pihak yang terlibat akan mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya yang akan memberikan efek jera baik kepada pelaku maupun kepada siapapun, khususnya mahasiswa di lingkungan Universitas Al Azhar Indonesia.
  7. Menghimbau Kepada seluruh Keluarga Besar Universitas Al Azhar Indonesia untuk tetap menjaga persaudaraan, kebersamaan dan ketenangan sehingga tercipta suasana akademik yang kondusif di lingkungan Universitas Al Azhar Indonesia.

Demikian pernyataan resmi dari Universitas Al Azhar Indonesia atas tindak kekerasan tersebut.

Jakarta, 8 Desember 2011

Ttd

Rektor Universitas Al Azhar Indonesia