Bank Mandiri National Lecture Series 2011, Langkah Pasti Membangun Negeri

12 December 2011
874 Views
Comments are off for this post

Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional dan Budaya (Kemendiknasbud) bekerjasama dengan Bank Mandiri menggelar National Lecture Series Modul Kewirausahaan dengan tema Langkah Pasti Membangun Negeri. National Lecturer Series kali ini, merupakan seri terakhir dari rangkaian kuliah umum yang diadakan. Kuliah umum yang diikuti oleh mahasiswa dan civitas akademika dari 12 perguruan di seluruh Indonesia, diselenggarakan di ruang video conference Ditjen Dikti Gedung D Kemendiknasbud, Jalan Sudirman, Jakarta. Salah satu universitas yang ikut serta dalam video conference adalah Universitas Al Azhar Indonesia. Di Universitas Al Azhar Indonesia sendiri, mahasiswa dan civitas akademik berkumpul di ruang 317 C untuk mendengarkan kuliah umum kali ini. Ruang 317 C merupakan ruang perkuliahan yang dilengakapi dengan fasilitas video conference. Di Universitas Al Azhar sendiri, perkuliahan dengan menggunakan fasilitas video conference telah beberapa kali dilakukan. Tidak hanya dengan sesama universitas dalam negeri saja, tapi juga dengan beberapa universitas di luar negeri.

National Lecture Series kali ini menghadirkan Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Ibu Fransisca Nelwan Mok dan CEO Garuda Food, Bapak Sudhamek AWS sebagai pembicara. Dalam paparannya Ibu Fransisca mengatakan, sebagai salah satu negara berkembang Indonesia memerlukan lebih banyak lagi pengusaha muda. Mengapa? Karena dengan lahirnya banyak pengusaha muda, Indonesia akan dapat bersaing pada saat pasar global sudah benar-benar dibuka. Menurut Ibu Fransisca, saat ini Indonesia hanya memiliki 0,18% pengusaha, sedangkan ideealnya untuk sebuah negara setidaknya ada sekitar 2% pengusaha dari seluruh penduduk di negara tersebut.

[nggallery id=99]

Tidak jauh berbeda dengan paparan Ibu Fransisca, Bapak Sudhamek AWS menjelaskan perlunya perkembangan entrepreneurship di Indonesia ditingkatkan. Menurut beliau, entrepreneurship di Indonesia harus dimulai sejak usia muda. Mahasiswa yang berani mengambil resiko dan terjun ke dunia usaha adalah calon pengusaha yang sukses di masa depan. Beliau juga menambahkan untuk memulai bisnis besar dari sebuah bisnis kecil dengan sebuah kerja keras dan integritas yang tinggi, karena hanya dengan kerja keras dan integritas yang tinggilah usaha yang tadinya kecil dapat terus berkembang dan dapat bertahan lama.

Universitas Al Azhar merupakan universitas yang menerapkan kaidah enterprising university, sehingga memacu para mahasiswanya untuk terus menggembangkan apa yang dimilikinya untuk menjadi seorang entrepreneur di masa depan.

[nggallery id=100]