Halal Brings To The Right Way

24 December 2011
864 Views
Comments are off for this post

Di Indonesia, ada sekitar 85,2% atau 199.959.285 jiwa dari total 234.693.997 jiwa penduduk yang memeluk agama Islam. Hal ini membuat Indonesia menjadi Negara terbesar ummat Muslim di dunia. Meski menjadi Negara terbesar ummat Muslim di dunia, tidak menjadikan Indonesia sebagai negara yang berasaskan Islam. Namun tidak dapat dipungkiri sebagai negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, masyarakat Indonesia membutuhkan makanan, minuman, produk serta jasa yang memiliki label halal untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tidak hanya halal dalam artian sebuah label, namun juga halal dalam secara fisik dan keyakinan. Seperti yang dikatakan oleh Prof. Dr. Ir. H. Ujang Sumarwan (Asisten Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Guru Besar Perilaku Konsumen IPB) saat memberikan penjelasan mengenai halal. Menurut beliau, setiap muslim tidak hanya boleh makan, minum atau menggunakan produk yang halal dari segi fisik saja, tapi juga harus halal dari segi keyakinan. Berangkat dari hal tersebut, masyarakat dalam hal ini konsumen, harus bersikap kritis dalam memilah produk-produk yang dikeluarkan oleh perusahaan. Di luar negeri, seperti negara-negara Indo Cina, Australia bahkan Amerika, perusahaan-perusahaan produk makanan melihat isu halal ini sebagai sebuah peluang bisnis yang sangat baik untuk dikembangkan. Berbanding terbalik dengan di Indonesia yang melihat isu halal sebagai sebuah isu politik. Mengapa? Karena isu halal ini bersingunggan dengan mayoritas penduduk Indonesia yang memeluk agama Islam.

[nggallery id=112]

Tidak jauh berbeda dengan paparan Prof. Ujang. Ibu Lia yang merupakan Ka. Bidang Sosialisasi dan Promosi Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), menjelaskan bagaimana proses sertifikasi halal pada sebuah produk yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). LPPOM MUI sendiri adalah lembaga yang bertugas untuk meneliti, mengkaji, menganalisa dan memutuskan apakah produk-produk baik pangan dan turunannya, obat-obatan dan kosmetika apakah aman dikonsumsi baik dari sisi kesehatan dan dari sisi agama Islam yakni halal atau boleh dan baik untuk dikonsumsi bagi umat Muslim khususnya di wilayah Indonesia, selain itu memberikan rekomendasi, merumuskan ketentuan dan bimbingan kepada masyarakat.

[nggallery id=113]

Sebagai salah satu perguruan tinggi yang menganut nilai-nilai Islam dalam pengaplikasian kehidupan sehari-hari, Universitas Al Azhar Indonesia melihat isu halal sebagai salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Oleh sebab itulah, mahasiswa Public Relation (PR) kelas A angkatan 2009, mengadakan seminar “Halal Brings The Right Way”. Dalam seminar ini dibahas tentang produk apa saja yang masuk dalam kategori halal, bagaimana proses sertifikasi halal serta hukum halal dalam sebuah produk. Seminar ini menghadirkan Prof. Dr. Ir. H. Ujang Sumarwan (Asisten Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Guru Besar Perilaku Konsumen IPB) dan Lia Amalia ST., SS., MH (Ka. Bidang Sosialisasi dan Promosi LPPOM MUI). Seminar yang diadakan pada Jum’at (23/12/2011), di Auditorium Arifin Panigoro mengundang ibu-ibu rumah tangga sebagai peserta seminar. Seminar ini juga merupakan salah satu wujud dari pengabdian kepada masyarakat Mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia.

[nggallery id=114]