Kampanye Sosial “Budaya Pesta Rakyat Mekar Munggaran”

18 January 2012
972 Views
Comments are off for this post

 

 PR 10 A dengan Sanggar kebudayaan “Mekar Munggaran” mengadakan sebuah kampanye sosial yang berlangsung pada tanggal 27 Desember 2011, didepan lobi Universitas Al Azhar Inodesia. Mekar Munggaran adalah sebuah sanggar yang terletak di daerah Jatinegara- Jakrata Timur. Sanggar ini telah terkenal di kalangan masyarakat Jatinegara dan sekitarnya. Acara ini tersebut berlangsung dari pukul 11.00 s/d 13.30 WIB. Acara tersebut berjudul “Budya Pesta Rakyat Mekar Munggaran”. Acara ini di buka oleh Kaprodi Ilmu Komunikasi Ibu Wahyu Ningsih Subekti,M.Si. Acara ini merupakan sebuah acara kampanye yang mengangkat tema seni kebudayaan dari daerah Jawa Barat  yaitu berupa permainan alat musik tradisional yang mengalunkan lagu-lagu khas Jawa Barat. Acara yang bertagline “Yang Muda Yang Berbudaya” memiliki tujuan yaitu memperkenalkan seni budaya yang berada di Indonesia khususnya dari daerah Jawa Barat kepada para mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia. Tidak hanya itu saja, acara ini juga ikut berperan aktif melestarikan budaya indonesia. Selain hal tersebut acara ini juga bertujuan untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah (Pemasaran Sosial dan Kampanye). Bentuk partisipasi dari mahasiswa dan publik Universitas Al Azhar Indonesia dengan cara menanda tangani standing banner yang telah disiapkan oleh panitia.

[nggallery id=124]

Acara “Budaya Pesta Rakyat Munggaran” ini sangat menarik perhatian para mahasiswa dan publik kampus. Tidak hanya para mahasiswa saja yang tertarik untuk melihat dan berpartisipasi, para pekerja yang berasal dari luar kampus juga ikut serta melihat dan berpartisipasi. Acara ini menampilkan seorang sinden yang menyanyikan lagu-lagu tradisional dengan suaranya yang khas. Selain menyanyikan lagu-lagu tradisional sinden pun menyanyikan sebuah lagu dari band “Matta” yang berjudul “Ketahuan”. Musik dari lagu tersebut diubah sesuai dengan alunan musik tradisional dan dinyanyikan dengan suara khas sang sinden. Sehingga lagu tersebut menghasilkan irama musik yang berbeda dari yang asli tetapi tetap enak didengar.

[nggallery id=125]

Semakin siang dan acara hampir selesai, satpam yang bertugas di wilayah kampus dan juga dari awal acara menyaksikan acara ini ikut serta memimnta kepada sinde untuk membawakan sebuah lagu. Satpam yang mem-request lagu, lupa memberikan uang tip kepada sinden, karena sudah mau menyanyikan lagu yang diminta. Acara selesai pukul 13.30. para pemain alat musik dan sinden pun langsung mengakhiri permainan musik mereka. Suasana di lobi utama Universitas Al Azhar Indonesia  selama 2,5 jam yang sangat meriah itu pun mendadak sepi setelah para pemain dari Sanggar Sekar Munggaran membereskan alat musik mereka.

(Public Relations A 2010)