Accounting Series 5th Edition “Risk Based Internal Audit”

14 May 2012
1515 Views
Comments are off for this post

Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Al Azhar Indonesia kembali mengadakan Accounting Series yang kelima. Dalam kesempatan ini,topic yang diperbincangkan adalah Risk Based Internal Audit. Tampil sebagai pembicara adalah Bapak Ahmad Baraba, SE. Ak, M.Ak.

Kegiatan Accounting Series yang kelima tersebut dibuka oleh Kepala Program Studi Akuntansi, bapak Ade Wirman Syafei, SE. Ak, MSAc. Kaprodi Akuntansi menyampaikan bahwa kegiatan Accounting Series adalah sebuah wadah diseminasi pengetahuan dan wawasan kepada mahasiswa dan staf pengajar di Prodi Akuntansi FE UAI yang rutin diadakan satu kali setiap bulannya. Kaprodi juga menyampaikan bahwa dalam seri yang kelimanya, Accounting Series mengangkan tema tentang Risk Based Internal Audit, dengan pembicara yang sudah malang melintang sebagai praktisi di bidang Akuntansi dan Akuntansi Syariah. Kegiatan ini tepat dibuka pada pukul 16.00 WIB dan dihadiri tidka kurang dari 100 orang mahasiswa dan staf pengajar Prodi Akuntansi FE UAI.

Dalam pemaparannya, Bapak Ahmad Baraba menyampiakan rasa senang dan bangganya dapat menghadiri kegiatan Accounting Series Prodi Akuntansi FE UAI. Beliau memulai presentasinya dengan perjalanan peran Auditor Internal dari masa-ke masa. Menurut beliau sebelum tahun 60- an, auditor internal hanya dikenal sebagai verifikator dan kalaupun melakukan fungsi audit hanya terfokus pada bidang keuangan saja. Pada periode tahun 60 an sampai dengan 90 an, auditor internal sudah melakukan audit pada keseluruhan operasional entitas. Namun memasuki tahun 200an, auditor internal melakukan pekerjaan audit tidak dalam rangka untuk hanya menemukan keselahan yang ada, namun juga dalam rangka mencegah kesalahan tersebut terjadi dan memberikan nasehat mengenai jalan keluar atas kesalahan yang ditemukan.

Menurut Bapak Ahmad Baraba, perubahan paradigm atas pekerjaan auditor internal, menyebabkan auditor internal juga harus melakukan perubahan dalam melakukan pekerjaan tersebut. Setidaknya menurut Bapak Ahmad Baraba, untuk dapat melaksanakan fungsinya sesuai tuntutan pada era sekarang, auditor internal harus memberikan kontribusi atas peningkatan kemampuan entitas dalam mengelola resiko, pengawasan internal dan proses tata kelola perusahaan yang baik. Perubahan ini juga menyebabkan atas prilaku auditor internal. Menurut Bapak Ahmad Baraba, auditor internal saat ini harus memiliki prilaku positif  (menjadi contoh), memiliki kemampuan komunikasi lisan dna tulisan yang baik, memiliki pengetahuan dan keahlian atas operasional entitas.

Dalam menutup presentasinya, Bapak Ahmad Baraba tidka lupa menyampaikan bahwa auditor internal ketika melakukan audit berdasarkan resiko, telah mengubah peran dirinya tidak lagi hanya sebagai watchdog  atau pihak yang hanya bisa menemukan dan atau menyalahkan orang lain melainkan telah berubah menjadi mitra bagi karyawan dan perjabat entitas dalam rangka meningkatkan performa entitas. Dengan demikian, kehadiran auditor internal menurut karyawan dapat dianggap sebagai pihak yang memberikan jarring pengaman atas tercapainya keberhasilan dna bukan sebagai pengganggu atasu bahkan perusak atas kinerja entitas.

Dalam sesi penutup, Bapak Jumansyah, SE, MSc, selaku Sekretaris Program Studi Akuntansi FE UAI menyerahkan  souvenir dan piagam kepada Bapak Ahmad Baraba. Kegiatan ini pun ditutup dengan doa oleh seorang mahasiswa Akuntansi, yaitu sdr. Donny Wibiananda Suryaman. Kegiatan Accounting Series ini dilaksanakan oleh Program Studi Akuntansi berkolaborasi dengan Keluarga Mahasiswa Program Studi Akuntansi FE UAI dan tentunya mendapat dukungan penuh dari Sekretariat Fakultas Ekonomi UAI dan seluruh civitas akademika Universitas Al Azhar Indonesia. AWS