BAHAGIANYA HIDUP SEHAT

10 May 2013
1123 Views

Pemberi Pesan Moral : Denny Azhari Safyono, S.S (Ka. Sub. Lab. Bahas)

“Pertanyaan pertaman yang diajukan kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak mengenai kenikmatan dunia adalah, ‘Bukankah aku telah memberimu badan yang sehat’?” (HR Timidzi).

Sehat adalah pilihan, karena dasarnya tidak ada manusia yang menginginkan sakit. Sebisa mungkin, penyakit harus dihindari. Wajar saja bila pemerintah merencanakan program imunisasi dini bagi balita. Tujuannya untuk mencegah kemungkinan seorang balita terkena suatu penyakit. Dan, sebagian dari kita berusaha menhaga kesehatan tubuh dan menghindari penyakit dengan berbagai cara; olahraga, menjaga pola makan dan istirahat, diet khusus, me-manage stress, mengkonsumsi suplemen, atau memperbaiki pola hidup.

Orang-orang yang dengan sabar menjaga pola dan gaya hidup, aktivitas dan makananannya, agar tetap bias tampil bugar dan prima, adalah yang mengerti akan arti penting kesehatan. Bahkan, tidak jarang mereka rela mengeluarkan uang dalam jumlah yang banyak demi menjaga kesehatan. Sebab mereka yakin, bila sakit ongkos yang dikeluarkan akan lebih mahal dibandingkan dengan menjaga kesehatan.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Tubuhmu mempunyai hak atas dirimu.” Itu artinya, tubuh kita juga harus mendapatkan perhatian. Jika menit demi menit tubuh dimanfaatkan, dieksploitasi, tapi tidak mendapatkan perhatian yang semestinya. Ibarat mesin, tubuh juga memerlukan perawatan rutin dan kontinu agar tidak cepat rusak. Termasuk dalam perawatan tubuh dalah tidak memberinya asupan makanan yang buruk dan berbahay, semisal narkoba dan minuman beralkohol.

Kita baru mersakan betapa bahagianya hidup sehat ketika sedang sakit atau ada sebagian anggota tubuh kita yang sakit. Berbagai rencana tiba-tiba muncul di benak kita apabila nanti kembali sehat. Kita akan rutin berolahraga, mengurangi makan makanan yang berlemak, berhenti merokok, mengurangi begadang, dan lain sebagainya. Tapi, ketika kita sudah sehat semua rencana itu segera terabaikan.

Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW adalah teladan sempurna dalam berbagai hal, termasuk dalam menjaga kesehatan. Itu terbukti dari jarangnya beliau sakit, sepanjang 63 tahun usia beliau. Beliau pernah sakit karena dizalimi oleh kamun kafir, dilempari batu sehingga pelipis beliau berdarah, atau terkena senjata musuh kala berperang dan diracuni seorang wanita Yahudi. Kalaupun sakit, maka beliau akan segera berobat dengan dibekam (hijamah). Selebihnya, Rasulullah SAW hidup dalam keadaan sehat karena selalu menerapkan pola dan gaya hidup sehat, baik melalui aktivitas fisik yang seimbang, menjaga pola makan dan istirahat, serta terinteraksi social yang bermanfaat. Sebagai muslim, sudah selayaknya kita meneladani Rasulullah dalam segala hal, termasuk menjaga kesehatan