Semangat Sumo

11 June 2013
1488 Views
Comments are off for this post

 

Apakah anda pernah berpikir  bagaimana para pesumo yang beratnya sekitar dua setengah kwintal naik pesawat  dari Narita menuju Jakarta?   Yang pertama mereka harus menahan makan dan minum selama beberapa jam agar  tidak  mampir ke toilet, karena toilet di pesawat tidak cukup untuk tubuh mereka.  Demikian penjelasan tersebut membuka  public lecture  tanggal 5 juni 2013 yang dibawakan oleh  Mr. Yusuke Shindo  selaku Minister Informasi dan Kebudayaan Kedutaan Besar Jepang Jakarta bekerja sama dengan The Japan Foundatioun dan Prodi Sastra Jepang Fakultas Sastra .  Public lecture  hari itu  bertema  sumo sebagai salah satu kebudayaan Jepang tradisional yang masih eksis hingga sekarang.  Dalam public lecture ini  Mr. Shindo  menjelaskan secara runtun dan jelas mengenai asal–usul sumo di Jepang. Seperti yang ada dalam mitologi Jepang Nihonshoki (Abad 7) , pada awalnya sumo adalah kegiatan ritual yang dipersembahkan kepada para Dewa-Dewa Shinto, sebagai salah satu bentuk kepercayaan orang Jepang di masa lalu.  Sampai akhirnya sumo berkembang menjadi olahraga rakyat dan terbentuk menjadi salah satu budaya populer di Jepang.   Namun sayangnya saat ini orang Jepang khususnya para pemuda  yang berminat untuk menjadi pesumo animonya berkurang sehingga banyak pesumo yang berasal dari luar negara Jepang  seperti  Estonia, Mongolia, dan negara lainnya

Setelah selesai public lecture dari Mr. Shindo kemudian memutarkan film komedi berjudul  Shiko Funjatta. Film  berdurasi 105 menit ini  membuat para mahasiswa dapat  memahami apa makna olahraga sumo yang sebenarnya. Dengan pemutaran film tersebut, Jepang telah membuka mata para masyarakat Indonesia bahwa sumo bukanlah olahraga membosankan yang hanya mengandalkan berat badan dan otot. Tetapi, terdapat makna tersendiri dari olahraga tersebut yang membuat olahraga ini menjadi bernilai dan terkenal seantero dunia.  Semangat yang tinggi dan pantang menyerah yang terdapat pada sumo telah menjadi sebuah nilai yang patut di contoh  dan memotivasi masyarakat. Pada tanggal 18 April 2013 lalu, delegasi Ozumo (sebutan untuk pesumo) datang ke Indonesia untuk melakukan konferensi pers mengenai acara pertandingan sumo yang akan di adakan pada Agustus 2013 ini . Acara pertandingan sumo ini juga menjadi bagian dari peringatan 55 tahun hubungan persahabatan Indonesia dan Jepang.

[nggallery id=156]