Bedah Buku dan Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.

5 December 2013
5140 Views
Comments are off for this post

IMG_1338 (800x533)

Keluarga Ilmu Komunikasi (KOMIK UAI) Universitas Al Azhar Indonesia bekerja sama dengan Ikatan Mahasiswa Djakarta (IMADA) serta Soraya Intercine Film menyelenggarakan bedah buku dan film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Film ini diangkat dari novel karya sastrawan legendaris Indonesia, Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan nama Hamka. Novelnya sendiri mengangkat tema persoalan adat yang berlaku di Minangkabau dan perbedaan latar belakang sosial yang menghalangi hubungan cinta sepasang kekasih hingga berakhir dengan kematian. Diterbitkan sebagai novel pada tahun 1939, Tenggelamnya Kapal Van der Wijck terus mengalami cetak ulang sampai saat sekarang. Novel ini juga diterbitkan dalam bahasa Melayu sejak tahun 1963.

Tidak berbeda jauh dengan novelnya, film ini mengisahkan kisah Zaenuddin (diperankan oleh Herjunot Ali) yang berlayar menuju tanah kelahiran ayahnya di Batipuh, Padang Panjang. Diantara keindahan ranah negeri Minangkabau ia bertemu Hayati (diperankan oleh Pevita Pearce), gadis cantik jelita, bunga di persukuannya. Kedua muda mudi itu jatuh cinta. Apa daya adat dan istiadat yang kuat meruntuhkan cinta suci mereka berdua. Zainuddin hanya seorang melarat tak berbangsa, sementara Hayati perempuan Minang keturunan bangsawan. Lamaran Zainuddin ditolak keluarga Hayati. Hayati dipaksa menikah dengan Aziz (diperankan oleh Reza Rahardian), laki-laki kaya berbangsa yang ingin menyuntingnya. Perkawinan harta dan kecantikan mematahkan cinta suci anak manusia. Zainuddin pun memutuskan untuk berjuang, pergi dari ranah minang dan merantau ke tanah Jawa demi bangkit melawan keterpurukan cintanya. Hingga akhirnya Zainuddin dan Hayati dipertemukan kembali oleh waktu, perkawinan harta dan kecantikan bertemu dengan cinta suci yang tak lekang waktu. Pada akhirnya kisah cinta Zainuddin dan Hayati menemui ujian terberatnya, dalam sebuah tragedi pelayaran kapal Van Der Wijck.

Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck disutradai dengan apik oleh Sunil Soraya. Film ini diperankan Herjunot Ali, Pevita Pearce, Reza Rahardian dan beberapa bintang lainnya. Hadir pada kesempatan bedah film dan buku kali ini adalah Herjunot Ali, Pevita Pearce, dan Kevin Andrean. Selain mempromosikan filmnya, mereka hadir ke tengah-tengah mahasiswa untuk berbagi pengalaman-pengalaman dalam membuat film tersebut. Tentunya pengalaman-pengalaman ini bisa menjadi informasi bagi mahasiwa. Bedah buku dan film yang diselenggarakan pada Rabu (04/12/13) ini merupakan salah satu cara dalam mencari sumber informasi-informasi yang berguna untuk perkuliahan para mahasiswa. Disamping itu kegiatan ini merupakan cara dalam menerapkan ilmu yang telah mahasiswa dapatkan di dalam kelas.

[nggallery id=173]