Seminar Pengawasan dan Perkembangan Industri Jasa Keuangan di Indonesia

20 March 2014
1415 Views
Comments are off for this post

 IMG_8453 (1024x683)

Indonesia akan menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2015. Saat hal tersebut terwujud, investasi oleh investor domestik dan asing di Indonesia diperkirakan akan meningkat seiring dengan bertambahnya dengan bertambahnya perusahaan di Indonesia. Bertambah dn masuknya perusahaan tersebut tentu akan meningkatkan akses pembiayaan melalui Pasar Modal sebagai bentuk pendanaan. Sebagai salah satu bentuk industri jasa keuangan, Pasar Modal masih belum dilirik oleh masyarakat Indonesia.

Data pada 2011 dari 10.000 penduduk di Indonesia hanya 15 penduduk yang mengakses salah satu produk jasa keuangan tersebut. Secara keseluruhan berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Worldbank, Global Finncial Inclusion Index pada tahun 2011, hanya 20% masyarakat Indonesia yang mengakses jasa keuangan di Indonesia. Oleh sebab itulah dalam memberikan pemahaman mengenai seluk beluk jasa keuangan yang ada di Indonesia, Fakultas Ekonomi UAI bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia melaksanakan Seminar Pengawasan dan Perkembangan Industri Jasa Keuangan di Indonesia.

Hadir sebagai pembicara Biger A. Maghribi, SE., M.Bus (Auditor AIMPRK OJK). Dalam seminar yang diadakan pada Selasa, 18 Maret 2014 di Auditorium UAI beliau memaparkan tentang latar belakang didirikannya OJK, visi dan misi, bentuk organisasi OJK, serta ruang lingkup pengawasab OJK. Lebih jauh lagi beliau juga memaparkan produk dan layanan keuangan apa saja yang ada di Indonesia. Disamping itu beliau juga menjelaskan tentang plus minus investasi yang bisa dilakukan. Beliau juga memaparkan bagaimana cara investasi yang aman.

Seminar yang juga dibuka oleh Prof. Dr. Ilya Avianti, S.E., M.Si., Ak, CPA sebagai anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan tambahan bagi mahasiswa dan civitas akademika UAI dalam dunia industri jasa keuangan di Indonesia.

 

Berita Terkait:

Warta Ekonomi

JPNN.com

[nggallery id=187]