Intropeksi Diri Dari Kesombongan

25 April 2014
23558 Views
Comments are off for this post

Bapak Ibu civitas akademika UAI yang dirahmati Alloh ….kita ketahui bahwa Sombong Adalah salah satu sifat tercela dan sejarah membuktikan betapa banyak manusia binasa karena sifat ini, sombong diibaratkan seperti api kayu bakar  yang lambat laun akan menghanguskan bangunan kita.

Salah satu contoh gamblang tentang kesombongan  dan di abadikan dalam Al Qur’an adalah tentang kesombongan Raja Fir’aun yang mengaku melebihi kekuasaan tuhan dimuka bumi ini.

ADAPUN Definisi sombong sebagaimana disinyalir oleh Rasulullah dalam riwayat Muslim yaitu “Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia”(Riwayat Muslim)

“Sombong adalah keadaan seseorang yang merasa bangga dengan dirinya sendiri. Memandang dirinya lebih besar dari pada orang lain, Kesombongan yang paling parah adalah sombong kepada Rabbnya dengan menolak kebenaran dan angkuh untuk tunduk kepada-Nya baik berupa ketaatan ataupun meng esakan-Nya”.

Orang SOMBONG   merasa lebih dan hebat  pada diri sendiri, kemudian ditambah dengan sifat suka menghina dan merendahkan orang lain.

Begitu sombongnya Iblis yang enggan sujud kepada Nabi Adam. Tidak cukup dengan kesombongannya kepada Allah, lalu ia berkata : “Mana bisa aku bersujud kepada manusia, kerana aku dijadikan dari api yang mulia, sedangkan Adam dijadikan dari tanah yang hina.

Penyakit sombong bisa menyerang siapa saja, baik lelaki atau perempuan, golongan bangsawan atau bawahan, pejabatan tinggi sampai pengemis di jalanan.

Di dalam All-Quran, Allah SWT telah memberikan peringatan  kepada umat manusia akan kebencianNya terhadap manusia yang berlaku  sombong :

“Dan janganlah engkau memalingkan mukamu (karena memandang rendah) kepada manusia, dan janganlah engkau berjalan di bumi dengan bersikap sombong; sesungguhnya Allah tidak suka kepada tiap-tiap orang yang sombong takabur, lagi membanggakan diri.” [surah Luqman, ayat 18]

Sombong juga merupakan perdurhakaan terhadap Rasul dan ajaranNYA, seperti Firaun yang mengaku dan menganggap dirinya tuhan, tidak mengaku Nabi Musa sebagai rasul utusan Allah.

Begitu juga Abu Lahab serta kaum Quraisy yang enggan menerima Muhammad SAW sebagai nabi akhir zaman.

Bapak Ibu Civitas Akademika UAI ..mari kita renungkan….? apakah kita sendiri sudah terjangkit  virus sombong  atau tanpa   disadari mungkin sebenarnya  kita adalah salah satu dari orang yg sudah terjangkit/penghidap serius penyakit sombong  selama berpuluh tahun.

Iman Al-Ghazali menyimpulkan ada tujuh indikasi  untuk mengenali seseorang  mempunyai  penyakit hati yang merbahaya ini :

  • Pertama,  seseorang karena pengetahuannya, dan merasa dengan ilmunya itu hanya dia yang paling hebat dan menganggap semua orang lain tidak mengerti apa-apa , sehingga pendapat orang lain dianggap tidak berguna.

Orang seperti ini, selalu menghendaki dirinya  dihormati oleh orang lain,disanjung oleh khalayak ramai, oleh atasannya, bawahannya serta sentiasa meminta diberi pelayanan yang baik dan selalu merasa minta dihargai.

Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak akan masuk neraka, orang yang di dalam hatinya ada seberat sebiji sawi keimanan, dan tidak akan masuk syurga yang di dalam hatinya ada seberat biji sawi dari kesombongan.” (Hadis riwayat Muslim dan Abu Daud)

  • Kedua, berlebihan dalam  beribadah . Penyakit orang ahli ibadah (seorang abid) yang merasa diri mereka  banyak beribadah  dibandingkan  dengan orang lain sehingga menganggap orang lain tidak mampu beribadah seperti yg mereka lakukan.

Sedangkan mereka terpedaya dengan tipu daya syaitan. Rasulullah SAW mengingatkan melalui sabdanya:

“Bahwa siapa yang memuji dirinya sendiri atas suatu amal saleh, berarti sudah tersesat dari rasa syukurnya, dan gugurlah segala amal perbuatannya.”

Jika kita mempunyai sifat seperti ini, misalkan menghina orang yang tidak sholat atau ketika melihat orang berbuat maksiat lantas bergumam dalam hati , “Apa jadinya dengan kamu semua. Mengapa tidak alim dan shaleh seperti aku,” maka hal demikian adalah dalam kategori  orang yang berpenyakit sombong. Oleh itu, bersegeralah bertaubat atas hal ini.

  •  ketiga  sombong  karena  membanggakan keturunan, asal usul(latar belakang) pendidikan,keluarga  mulia/bangsawan, suka menyebut nama gelar2 dunia yg  berasal dari nenek moyang yang dulunya dikatakan keramat atau hebat.

Sifat sombong seperti ini tidak ubah seperti kaum Bani Israel yang dilaknat Allah SWT., seperti diinformasikan dalam al-Quran.

Mereka  melakukan apa saja termasuk membunuh golongan lemah karena ke egoan mereka, menganggap orang lain tidak semulia mereka.

keempat  merasa diri cantik/tampan dan sempurna dan memandang orang lain dengan hina, seperti merendahkan ciptaan Allah SWT. hingga  menyindir atau menyebut  gelar tidak baik kepada orang lain seperti pendek, berkulit hitam atau gemuk.

kelima merasa kelebihan HARTA, berbangga diri dengan kekayaan yang ada, rumah besar, mobil mewah hingga memandang rendah orang yang kurang berada.

Lihatlah apa yang telah terjadi kepada Namrud, Firaun, Haman dan Qarun yang mana mereka ini adalah diantara manusia yang telah diberikan kekuasaan dan kekayaan yang besar di atas muka bumi tetapi bersikap sombong. Mereka telah kembali kepada Tuhan mereka dengan keadaan hina. Kekuasaan dan kekayaan mereka lenyap dengan serta-merta apabila mereka menemui ajal.

  • Keenam,sombong karena kekuasaan. Sehingga semua orang dengan mudah dizalimi dan dibuat tidak merasa nyaman atas  kesewenang-wenangannya
  •  ketujuh kata Imam Ghazali, ialah sombong dan berbangga karena banyak pengikutnya, sepertinya orang alim berbangga dengan banyak  murid yang memuji.

 

HUKUM SOMBONG

Sombong haram hukumnya dan termasuk dosa besar. Ayat2 diatas telah dengan tegas menjelaskannya.dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh” maksudnya janganlah kamu menjadi orang yang sombong, keras kepala, lagi berbuat semenamena. Jangan kamu lakukan semua itu yang menyebabkan Allah akan murka kepadamu” (Tafsir Ibnu Katsir 3/417)

Rasul saw bersabda :“Tidak akan masuk sorga orang yang dalam hatinya ada sifat sombong,

walaupun hanya seberat biji sawi” (Riwayat Muslim)

Seorang sahabat bertanya kepada Nabi Saw:“Sesungguhnya seseorang menyukai kalau pakainnya itu indah atau sandalnya juga baik”  Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah Swt adalah Maha Indah dan menyukai keindahan. Sifat sombong adalah mengabaikan kebenaran dan memandang rendah manusia yang lain” [HR Muslim]

” Dari al-Aghar dari Abu Hurarirah dan Abu Sa’id, Rasulullah Saw bersabda: “Allah Swt berfirman; Kemuliaan adalah pakaian-Ku, sedangkan sombong adalah selendang-Ku. Barang siapa yang melepaskan keduanya dari-Ku, maka Aku akan menyiksanya”. [HR Muslim]

 

BEBERAPA ANCAMAN BAGI ORANG SOMBONG

  1. 1.       Dibenci  Allah  SWT.

Allah  telah berfirman: Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karenasombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri” (Luqman :18)

Rasulullah telah bersabda:

“Sesungguhnya Allah mewahyukan kepadaku agar kalian rendah hati,

hingga tidak ada seorangpun yang bangga atas yang lain dan berbuat

aniaya atas yang lain” (Riwayat Muslim)

2. Menjadi Penghuni Neraka

Orang yang sombong akan diadzab Allah  dengan dimasukannya

kedalam neraka. Rasulullah bersabda:“Para penghuni neraka adalah orang-orang yang keras kepala, kasar lagi sombong” (Riwayat Bukhari-Muslim)

Yang demikian itu karena hanya Alah lah yang berhak untuk sombong.Pantaskah manusia yang lemah dan diciptakan dari setetes air mani yang hina bersikap sombong dihadapan Allah??, Olehkarena itu Allah mengharamkan sorga bagi orang-orang yang sombong.

3. Orang Sombong Akan Mendapat kehinaan

Orang yang sombong akan mendapatkan kehinaan didunia berupa kejahilan dan tidak diberi petunjuk, sebagai balasan perbuatannya. Allah berfirman:“Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku” (AlA’raf : 146)

Yaitu Aku akan halangi mereka memahami hujjah-hujjah dan dalil-dalil yang menunjukan keagungan-Ku, syari’at-Ku, dan hukum-hukum-Ku

4. Akan mendapat Kebodohan, pada hati orang-orang yang sombong untuk taat kepada-Ku dan sombong kepada manusia tanpa alasan yang benar. Sebagaimana mereka sombong tanpa alasan yang benar, maka Allah  akan hinakan mereka dengan kebodohan.(Tafsir Ibn Katsir 2/228)

5. Hatinya Terkunci dari kebenaran

Orang yang sombong terhadap dirinya sendiri atau menolak kebenaran dan merendahkan manusia, Allah  akan kunci mati hatinya dari menerima kebenaran. Allah  berfirman:“ Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang” (Ghafir : 35)

Imam As Syaukani mengatakan : “sebagaimana Allah mengunci mati hati orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah, maka demikian pula Allah akan mengunci mati hati orang yang sombong lagi berbuat semena-mena”

Lanjutnya lagi; “Yang demikian itu, karena hati merupakan sumber kesombongan. Sedangkan anggota badan yang lain tunduk mengikuti hati” (Fathul Qadir 4/492)

6. Mendapatkan Tempat Yang Paling Buruk Hal ini sebagaimana dinyatakan Allah  dalam firman-Nya: “Dikatakan (kepada mereka): “Masukilah pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kamu kekal di dalamnya”. Maka neraka Jahannam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri”

(AzZumar : 72)

7.Tidak Diajak Bicara oleh Allah SWT. Pada hari kiamat, Kesombongan pada tingkat tertentu akan mendapat adzab yang pedih. Disamping itu mereka tidak akan diajak bicara Allah  pada hari kiamat kelak. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah

“Ada tiga golongan yang tidak akan diajak bicara oleh Allah, tidak disucikan oleh-Nya, dan baginya adzab yang pedih; (yaitu) Orang yang sudah tua berzina, penguasa pendusta dan orang miskin yang sombong” (Riwayat Muslim)

8. Dikumpulkan Pada Hari Kiamat Seperti Semut Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:“Orang-orang yang sombong akan dikumpulkan pada hari kiamat bagaikan semut kecil dalam bentuk manusia.

9. kehinaan dari setiap penjuru, lalu mereka digiring menuju penjara neraka jahannam yang bernama Bulas. Mereka dikelilingi api neraka, yang akhirnya mereka diberi minuman dari perasan penghuni neraka yang merusak” (Riwayat Tirmidzi 2492,Ahmad 2/179, dengan sanadshahih)

10. orang sombong akan Menjadi Pengikut Iblis

Allah  berfirman:“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah

kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan

takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir” (AlBaqarah : 34)

11. Orang Sombong Orang Yang Paling Jelek

Rasulullah J bersabda:“Maukah aku khabarkan kepada kalian hamba Allah yang paling jelek?

Yaitu orang yang kasar lagi sombong” (Riwayat Ahmad 2/174 dengansanad shahih)

Betapa besar ancaman yang akan diderita oleh orang2 yg berprilaku sombong, yaitu kehinaan di dunia dan diakhirat kelak.

Untuk itu kita sebagai hambaNYA hendaklah selalu ber istigfar memohon ampun dan  perlindungan dari sifat sombong  dan hendaklah senantiasa menyadari bahwa

Kita adalah  mahkluk ciptaanNYA yang  terbuat dari tanah, tumbuh berkembang secara fisik dan pemikiran itu semua karena karunia Alloh semata.

Dan hendaklah kita sadari bahwa kehidupan di dunia ini berputar, silih berganti dan segala sesuatu ada batasnya.

Ingatlah bahwa kita akan berpulang ke padaNYA dan jasad kita akan dikembalikan menjadi tanah sementara RUH kita terus hidup sepanjang masa . Apabila selama ini kita menjadi orang baik maka kehidupan kita akan bahagia selamanya dan sebaliknya apabila kita menjadi orang yg tidak baik (sombong) maka kesengsaraan dan kehinaanlah yg akan diterima, sebagaimana Alloh Firmankan [dalam surah Al Mu’min, ayat 76]

“Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong .”

Bapak Ibu Civitas Akademika UAI Jadilah kita manusia yang bersifat tawadhu. Berbicaralah dengan perkataan yang lemah lembut dan baik di antara kita. Janganlah kita menyakiti hati orang lain dengan sikap  dan gaya kita. Karena hal itu merupakan bagian dari kesombongan.