Sosialisasi HIV dan Bahaya Merokok oleh Puskesmas Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

7 January 2015
2009 Views
Comments are off for this post

Jakarta – Selasa, 6 Januari 2015 Puskesmas Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menyambangi Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) dalam rangka Sosialisasi HIV dan Bahaya Merokok di lingkungan Kampus. Kegiatan yang dihadiri oleh pegawai dan mahasiswa UAI ini merupakan bagian dari program kerja Puskesmas Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang mendukung program Kementerian Kesehatan dalam upaya pencegahan HIV dan sosialisasi bahaya merokok di lingkungan kampus.

Hadir sebagai narasumber dr. May Rabiulyati yang menjelaskan mengenai pengertian HIV dan AIDS, cara penularan, gejala, dan bagaimana mengetahui bahwa seseorang terinfeksi oleh virus HIV tersebut. Menurut dr. May, saat ini 50% pada negara berkembang, tingkat penularan HIV terbesar adalah pada usia 15-24 tahun. Untuk itu penting sekali bagi masyarakat terutama usia produktif untuk mengetahui lebih jauh mengenai HIV dan AIDS agar dapat melakukan pencegahan dengan lebih baik.

Sementara itu, narasumber kedua, Nurdianaturahma, S.K.M., menjelaskan mengenai bahaya merokok dan pentingnya menghentikan kebiasaan merokok sedini mungkin. Menurutnya bahaya perokok pasif lebih besar daripada perokok aktif. Beliau juga memaparkan cara-cara untuk dapat berhenti dari kebiasaan merokok, yaitu dengan cara mendadak, menunda, atau mengurangi.