Mahasiswi Prodi Jepang Ninda Murtisari Berangkat Ke Jepang Sebagai Hadiah Pemenang Pertama Loma Pidato Osaka Study Fair

6 February 2015
2295 Views
Comments are off for this post

        Pada tanggal 18 – 24 Januari lalu, Ninda Murti Sari, mahasiswi prodi Sastra Jepang dan Choerul Sandria Hikari, pelajar SMAN 22 Bandung, berangkat ke Jepang sebagai hadiah atas kemenangan mereka dalam lomba yang diadakan oleh pemerintahan Osaka. Acara tersebut bernama Osaka Study Fair 2014. Ninda sebagai pemenang Japanese Speech Contest dan Sandria sebagai pemenang Rodoku Contest.

       Pada hari kedua, Ninda dan Sandria mengunjungi sekolah bahasa bernama Seifu. Seifu adalah sekolah untuk mahasiswa asing yang ingin belajar Bahasa Jepang. Disana Ninda dan Sandria mengikuti kelas Bahasa Jepang bersama pelajar asing lainnya. Lalu, mereka diantar oleh para guru sekolah tersebut ke otera yang cukup besar disekitar sekolah Seifu.

       Pada hari ketiga, mereka pergi ke Osaka Prefecture University untuk mempresentasikan tentang Indonesia. Ninda dengan tema Jakarta dan Universitas Al-Azhar Indonesia, sedangkan Sandria dengan tema Bandung dan SMAN 22. Mahasiswa disana yang terdiri dari mahasiswa Jepang dan asing sangat antusias mendengarkan presentasi yang disampaikan oleh Ninda dan Sandria. Mereka melontarkan banyak pertanyaan mengenai Indonesia, sehingga situasi diskusi sangat menyenangkan. Diakhir acara, mereka menyatakan ingin sekali mengunjungi Indonesia.

       Pada hari keempat, mereka mengunjungi Kansai University untuk melakukan diskusi bersama para mahasiswa universitas tersebut dengan tema perbedaan Indonesia dengan Jepang. Banyak hal yang berbeda diantara dua negara tersebut, sehingga situasi diskusi sangat menyenangkan. Diskusi tidak hanya membahas perbedaan budaya yang ada, namun Ninda dan Hikari mengajarkan pada mereka Bahasa Indonesia.

       Menurut Ninda, selama seminggu di Osaka adalah pengalaman yang sangat berharga, karena dapat mengenalkan Indonesia dan universitas Al-Azhar Indonesia kepada masyarakat Jepang, serta menerima banyak pelajaran mengenai sejarah dan budaya Jepang.