NGOPI KONSTITUSI “Ngobrol Prihal Konstitusi bersama Bapak Gayus Lumbuun”

4 June 2015
1629 Views
Comments are off for this post

Jakarta – Rasa keingintahuan masyarakat terkait kondisi hukum di Indonesia sangatlah besar, terutama pada para generasi muda yang sangat kritis dalam melihan kondisi hukum di Negara ini dengan berbagai peran dari lembaga-lembaga hukum tersebut.

Berdasarkan hal tersbut Forum Kajian Hukum dan Konstitusi bersama Fakultas Hukum Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) bekerjasama dalam mengadakan sebuah forum diskusi. Forum diskusi ini dibuka dengan sambutan oleh Rektor dari Universitas Al Azhar Indonesia Prof. Dr. Ir. Sardy Sar, M.Eng.Sc. dan menghadrikan pembicara yang tentunya sangat kompeten dalam bidangnya seperti Prof. Dr. Topane Gayus Lumbuun, SH, MH beliau merupakan hakim agung RI, juga anggota Komisi Yudisial yang merupakan tokoh hukum tata negara  Bapak Taufiqurrohman Syahuri, dan dua orang Dosen S2 Hukum UAI Dr. Fokky Fuad, SH.,M.Hum. dan Dr. Suparji, SH.,MH.

Kegiatan ini diadakan di Ruang Serbaguna Lantai 2 UAI pada Rabu 3 Juni 2015 dengan mengangkat tema “Ngopi Konstitusi” (ngobrol prihal konstitusi). Dihadiri oleh mahasiswa dari beberapa Universitas di Jakarta juga beberapa Lembaga-lembaga mahasiswa yang peduli akan penegakan hukum di Indonesia, kegiatan ini sangat membuat mereka antusias sehingga ruangan sangat di padati oleh para peserta yang hadir.

Forum diskusi ini dikemas dengan konsep yang santai dan sangat kekeluargaan dengan fokus pembicaraan terkait bagaimana proses seleksi pengangkatan Hakim di Indonesia, berbagai pertanyaan dari para peserta terlihat antusiasme mereka terhadap fokus diskusi tersebut, karena para narasumber menjelaskan dengan sangat terbuka bagaimana sistem hukum di Negara ini dan memang kurangnya hakim-hakim yang memiliki orientasi mengabdi pada Negara.

Berlangsung selama kurang lebih 2 jam ini dirasa kurang oleh para peserta karena melihat antusiasme yang tinggi dari para mahasiswa untuk bertanya terkait tema yang di angkat, dan di akhir acara dilakukan pembagian cinderamata dari pihak Universitas Al Azhar Indonesia kepada para narasumber juga diakhiri dengan foto bersama.

Diharapkan terselenggaranya kegiatan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan para generasi muda yang nantinya diharapkan akan dapat menggantikan senior-senior di ranah hukum saat ini, dan para narasumber berharap para generasi muda terutama mahasiswa yang hadir saat itu dapat tergerak untuk lebih mencintai bangsa dan Negara Indonesia agar dapat menjadi penegak hukum yang pamaham betul arti dari penegakan hukum itu sendiri.