Studium Generale Wakil Menteri Luar Negeri RI, A.M. Fachir “Refleksi HUT RI ke-70: Menuju Kemandirian Politik Luar Negeri Indonesia yang Berdaulat dan Berkemajuan”

19 October 2015
1911 Views
Comments are off for this post

 

 

Berbagai peristiwa yang mewarnai perkembangan negara ini membawa Indonesia semakin matang dalam pengambilan keputusan untuk mencapai tujuan dari politik luar negeri itu sendiri. Indonesia sebagai sebuah negara berdaulat juga menjalankan politik luar negeri yang senantiasa berkembang disesuaikan dengan kebutuhan dalam negeri dan perubahan situasi internasional. Ini adalah sebuah manuver penting sebagai bentuk kekuatan selain ekonomi dan militer  yang membuat sebuah negara diperhitungkan.

Masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Indonesia lebih mengambil keputusan untuk melakukan politik bebas aktif, yang artinya Indonesia dapat dengan tegas mengambil keputusannya sendiri dengan tidak ikut-ikutan membentuk dan bergabung dalam aliansi tertentu sehingga Indonesia tidak memiliki musuh dalam konteks hubungan internasional. Dapat dikatakan pada masa kepemimpian Presiden SBY politik luar negeri Indonesia tergolong aman dengan fondasi bebas aktif. Namun, dibawah kepemimpinan Jokowi, Indonesia lebih berani dalam menentukkan sikap politik luar negerinya.

Untuk itu, Fakultas Hubungan Internasional Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) mengadakan Studium Generale mengenai “Refleksi HUT RI ke-70: Menuju Kemandirian Politik Luar Negeri Indonesia yang Berdaulat dan Berkemajuan”. Studium Generale yang berlangsung pada Senin, 19 Oktober 2015 dihadiri oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI, Bapak Dr. A.M. Fachir.  Dalam seminar yang berlangsung di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al Azhar, juga diadakan Bedah Buku “Dinamika Politik Luar Negeri Indonesia” oleh Bapak Nazarudin Nasution, SH., MA,.

Raden Mokhammad Lutfi, S.Si., M.Si, Dosen Hubungan Internasional UAI, menyatakan Studium Generale ini diadakan agar seluruh sivitas akademika khususnya mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai politik luar negeri RI khususnya pada era pemerintahan saat ini.