Seminar “Economic and Financial Relations Between Indonesia and China”

18 November 2015
1381 Views
Comments are off for this post

Jakarta – Indonesia adalah merupakan negara penghasil komoditi dan bahan baku seperti hasil-hasil pertanian, barang galian dan pertambangan seperti minyak bumi dan gas di mana sebagiannya di ekspor ke luar negeri. Pada saat yang sama Indonesia juga pengimpor barang-barang jadi yang bahan bakunya malah dihasilkan di Indonesia. Dengan demikian dapat dikatakan Indonesia menjadi kehilangan nilai tambah (value added).

Negara-negara tujuan komoditi ekspor Indonesia yang dominan adalah Amerika Serikat, negara-negara di Eropa, Jepang, dan China. Sedangkan Indonesia mengimpor berbagai bahan jadi dari berbagai negara termasuk juga dari China. Terjadi defisit neraca perdagangan antara Indonesia dengan negara-negara lain yang semakin lama semakin besar.

Untuk mengurangi defisit perdagangan tersebut, Indonesia perlu meningkatkan volume dan nilai ekspornya ke negara-negara tradisional maupun ke negara-negara baru lainya termasuk ke negara China yang jumlah penduduknya sangat besar. Dari China, Indonesia selama ini mengimpor berbagai bahan jadi mulai dari mainan anak-anak sampai kebutuhan lainnya termasuk sandang dan pangan, alat angkutan dan lain-lain. Sekaligus juga muncul kegiatan keuangan menyangkut neraca perdagangan dan investasi kedua negara yaitu Indonesia dan China.

Dalam rangka kegiatan ekonomi tersebut, Fakultas Ekonomi Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) bersama Pusat Bahasa Mandarin UAI mengadakan Seminar Internasional dengan tema “Economic and Financial Relations Between Indonesia and China”. Seminar yang dilaksanakan pada Rabu, 18 November 2015 di Ruang Auditorium Arifin Panigoro Lantai 3 akan dihadiri oleh Zhang Min (Direktur Bank Of China di Indonesia), Ahmad Syaukat (Market Integration Directorate ASEAN Economic Community Department), Prof. Dr. Ir. Ahmad Muslim., M.Sc (Dekan Fakultas Eknomi, UAI), dan Shinta R. I. Soekro (Asisten Direktur dari Departemen Riset Kebanksentralan Bank Indonesia). Diharapkan dalam seminar ini  dapat diketahui prospek kerjasama ekonomi dan keuangan antara Indonesia dan China.