Tiga Mahasiswa sastra China Universitas Al Azhar Indonesia keluar sebagai juara dalam ajang perlombaan “Chinese Bridge tingkat mahasiswa se-DKI Jakarta tahun 2016”

9 May 2016
948 Views
Comments are off for this post

Pada hari Minggu, 1 Mei 2016 mahasiwa Prodi Sastra China Universitas Al Azhar Indonesia mengikuti Lomba Pidato Bahasa Mandarin & Bakat Keterampilan Oriental Masyarakat Provinsi DKI Jakarta yang diadakan oleh Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jakarta bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dan Pusat Bahasa Mandarin Universitas Al Azhar Indonesia (PBM-UAI). Acara ini diikuti oleh 23 peserta yang mewakili berbagai perguruan tinggi di Jakarta, seperti Universitas Al Azhar Indonesia, Universitas Binus, Universitas Nasional, Universitas Dharma Persada, Institut Xinya, Universitas Bunda Mulia dan Universitas Indonesia (UI) . Dari Prodi Sastra China UAI sendiri diwakili oleh 5 (lima) orang mahasiswi, yaitu Riyana Istiqoma, Irma Rosyana, Fitria Ramadhani, Ulfa aprilia, dan Ambar Widiawati.

Dalam lomba tersebut, pada sesi pertama masing-masing peserta diminta untuk berpidato dalam Bahasa Mandarin dengan tema “Dreams Enlighten the Future” . Sebelum menampilkan keterampilan oriental mereka, masing-masing peserta diminta untuk berpidato selama 1.5 menit berbahasa Mandarin dengan tema “Dreams Enlighten the Future”.

Sesi pertama yang dimulai dari pukul 09.00 WIB ini berlangsung hingga pukul 10.30 WIB ini diselingi dengan jeda waktu selama kurang lebih setengah jam, dimana peserta diberi kesempatan untuk beristirahat dan makan siang sebelum bersiap-siap untuk mengikuti sesi berikutnya.

Sesi kedua yang berlangsung dari pukul 11.00-13.00 WIB adalah sesi dimana masing-masing peserta diberi kesempatan selama 1.5 menit Pada saat menampilkan keterampilan oriental, masing masing peserta menampilkan berbagai kesenian tradisional Tiongkok, seperti menyanyi, menari, membaca sajak dan lain-lain. Peserta dari UAI, Riyana Istiqoma menampilkan kesenian Tradisional Tiongkok “Kuaiban”  , Fitria Ramadhani berbicara bahasa dialek Tiongkok, Irma Rosyana menulis kaligrafi Tiongkok, Ulfa aprilia menari dan Ambar Widiawati meniup seruling Tiongkok. Sesi perlombaan yang terakhir yaitu, sesi tanya jawab seputar kebudayaan Tiongkok, masing masing peserta diberi waktu 60 detik untuk menjawab pertanyaan.

Acara lomba ini kemudian dilanjutkan dengan pidato sambutan dari pihak penyelenggara,yaitu perwakilan dari Pusat Bahasa Mandarin UAI (PBM-UAI), Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jakarta (BKPBM) dan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) serta kepala atase kebudayaan pada Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Mr. Jin Hongyue.

Acara selanjutnya yaitu pertunjukkan Seni Tiongkok dari murid SMA dan Mahasiswa yang merupakan peserta lomba “Hanyu Qiao” yang telah dipilih oleh panitia sebagai penampilan terbaik, dari UAI diwakili oleh Riyana Istiqoma dan Irma Rosyana. Sebagai penutup acara adalah pengumuman pemenang lomba baik dari tingkat siswa SMA maupun tingkat mahasiswa. Alhamdulillah tiga dari lima mahasiswa UAI menjadi pemenang dalam lomba tahun ini. Riyana Istiqoma keluar sebagai pemenang dengan kategori Juara Harapan 1, Fitria Ramadhani sebagai pemenang juara harapan 3 dan Irma Rosyana keluar sebagai pemenang “penampilan terbaik”. Semoga prestasi dari mahasiswa kami dapat memotivasi mahasiswa yang lain dalam menimba ilmu. Amin