Pemuda UAI Peduli Bangsa

28 October 2016
247 Views
Comments are off for this post

Tanggal 28 Oktober 1928 merupakan hari yang bersejarah bagi seluruh pemuda Indonesia. Kala itu pemuda Indonesia berjuang untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan Indonesia guna mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Mereka bersatu padu memyelaraskan semangat serta pemikiran demi mencapai satu cita yaitu Indonesia merdeka.

Awal perjuangan para pemuda Indonesia memprakarsai Sumpah Pemuda 1928 adalah berdirinya Budi Utomo. Setelah itu, mulailah berdiri organisasi-organisasi pemuda yang lainnya, yang berasal dari suku masing-masing seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, Jong Batak, Jong Minahasa, dll. Dapat ditarik kesimpulan bahwa berdirinya Budi Utomo membakar semangat para pemuda Indonesia untuk bersatu, dan memperjuangkan kemerdekaannya.

Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, Jumat 28 Oktober 2016 mahasiswa/i Universitas Al Azhar Indonesia akan melakukan sebuah kegiatan untuk membangun kesadaran diri serta menjadi pemuda yang tangguh dan juga menjadi pemuda yang aktif dalam melakukan positif.

Dalam kegiatan ini hadir Rektor UAI Bapak Dr. Ir. Ahmad H. Lubis, M.Sc., Wakil Rektor III Ibu Dr. Nita Noriko, M.S., Kepala Biro Kemahasiswaan Ibu Dra. Eny Suwarni, M.Si., Psikolog, Bapak Andri Hadiansyah, M.Psi dan para Mahasiswa/i UAI 2016.

Kegiatan tersebut diadakan guna menyelaraskan kembali langkah pemuda khususnya mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia untuk membangkitkan semangat nasionalisme agar mereka dapat menjadi penerus bangsa Indonesia yang memiliki jiwa patriotik.

Pemuda Indonesia adalah pemuda yang memiliki mimpi serta mengetahui potensi diri. Pemuda Indonesia adalah pemuda yang peduli akan nasib saudara sebangsa dan setanah air. Oleh karena itu, untuk mengimplementasikan hal tersebut, maka dalam acara ini kami mengadakan acara peluncuran buku yang berisi tentang berbagai cerita dan menyiratkan berbagai makna yang dituliskan oleh mahasiswa baru Universitas Al Azhar Indonesia tahun 2016, yang mana keuntungan dari hasil penjualan buku tersebut akan disumbangkan untuk Rumah Tahfidz Qur’an di desa Cikadang, Sukabumi, Jawa Barat.