Pemuda Yang Berjiwa Dan Berbangsa (Musik Sore)

29 October 2016
418 Views
Comments are off for this post

            Musik Sore yang diadakan oleh mahasiswa Universitas Alazhar Indonesia kembali digelar dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2016. Rektor, dosen, hingga mahasiswa UAI menyambut baik dan mendukung penyelenggaraan acara musik ini. Para panitia pun sangat antusias dengan acara ini, hal itu salah satunya diutarakan oleh ketua panitia Musik Sore kali ini. “acara ini merupakan kegiatan yang sangat positif sehingga saya dan teman-teman yang lain sangat antusias pada acara ini. Momen sumpah pemuda harus membuat generasi muda seperti mahasiswa melahirkan ide-ide kreatif yang dapat memajukan bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia memerlukan pemuda yang berjiwa dan berbangsa dengan semangat 45 dan pancasila. Oleh karena itu, banyak harapan yang kami miliki dari terselenggaranya acara ini.” ungkap Destian.

            Dengan tema ‘Berjiwa dan Berbangsa’ yang memiliki arti, diharapkan para mahasiswa yaitu para pemuda harus tetap memiliki jiwa cinta tanah air dan memiliki rasa berbangsa Indonesia. Karena seperti yang kita ketahui, saat ini jiwa cinta tanah air sudah semakin pudar dikarenakan efek globalisasi yang semakin marak. Sehingga membuat para pemuda melupakan jati diri mereka sebagai Bangsa Indonesia. Oleh karena itu dengan adanya acara Musik Sore ini dengan tema tersebut diharapkan menumbuhkan kembali jiwa cinta tanah air dan mengembalikan rasa cinta Indonesia.

            “Acara ini bertujuan untuk menyatukan semua mahasiswa UAI, terutama untuk mahasiswa baru angkatan 2016. Karena panitia Musik Sore kali ini diisi oleh angkatan 2016 atau kita menyebut mereka ‘new member Musik Sore’. Adapula panitia inti atau kita sebut ‘rink satu’ yang diisi oleh para senior angkatan 2014, nah disini saya dan rink satu hanya memantau dan membimbing para new member saja untuk membuat acara ini. Saya bisa melihat semangat dan kekompakan para new member ini, dan hal itu membuat saya dan rink satu optimis kalau acara kali ini pasti sukses seperti acara Musik Sore yang sudah-sudah.” ungkap Rakmat Suwandi selaku Pembina Musik Sore.

            Di acara Musik Sore ini menampilkan band, soloist, atau duo dari mahasiwa atau mahasiswi Universitas Alazhar Indonesia. Para performance memainkan dua lagu yang dimana salah satu lagunya diharuskan lagu nasional yang diaransemen ulang oleh para performance, kemudian satu lagu lagi adalah lagu bebas. Hal tersebut ditujukan agar tujuan dari tema acara Musik Sore kali ini tercapai, yaitu menumbuhkan rasa cinta Indonesia. Selain tujuan tersebut, Musik Sore kali ini juga bertujuan untuk selalu menyatukan semua mahasiswa yang berbeda fakultas dengan menikmati acara Musik Sore ini bersama-sama.