Mahasiswa UAI mengikuti Deklarasi bersama “Anti Narkoba”

2 May 2017
602 Views
Comments are off for this post

Selasa 25 April 2017, sekitar 5000  Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi yang  tegabung dalam Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalah Gunaan Narkoba (Artipena) mengadakan Deklarasi bersama Anti Narkoba , kegiatan  ini  dibarengi dengan Stadium General yang disampaikan  oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A.Ph.D  dengan  tema Tantangan Kebhinekaan dalam era Demokrasi dan Globalisasi , acara yang  mengambil tempat di Balairung UI Depok ini selain dihadiri oelh mahasiswa juga dihadiri oleh pimpinan dari berbagai  perguruan Tinggi serta undangan lainnya seperti  Kemenristekdikti, Kemensos,Kemenko OMK,Kopertis Wilayah III,APTISI serta pengurus DPW Artipena Pusat dan Daerah.

Universitas Al Azhar Indonesia yang merupakan bagian dari kampus bebas  Narkoba juga  mengirim   mahasiswanya (terdiri dari Lintas Fakultas dan Prodi)  dan turut mendampingi mahasiswa yaitu  ibu Dr. Nita Norika, MS. (Wakil Rektor III ),Pak Muhammad Rusdi,S.Kom (P3EK) dan Pak  Yudha Agung Perkasa , ST. ( Biro Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir).

Dalam kesempatan ini Kapolri menyampaikan bahwa pada tahun 2045 Indonesia akan memasuki era bonus demografi, dengan adanya bonus demografi yang berkualitas serta  didukung oleh sumber daya alam dan  posis strategis yang dimiliki Indonesia, Negara ini  akan dapat mencapai masa Indonesia emas yaitu Negara yang mempunyai daya saing tinggi sejajar dengan negara maju. Narkoba merupakan salah satu ancaman untuk mencapai hal tersebut, oleh karena itu kita harus berkomitmen untuk mencegah terjadinya penyebaran dan memberantasnya. Selain itu adanya ancaman stabilitas politik terhadap kebhinekaan Indonesia , perlu diterapkan demokrasi Pancasila dengan penuh kesadaran oleh semua elemen masyarakat dalam menghadapi hal tersebut .

Prof. Ir. Suryo Hapsoro Tri Utomo, Ph.D selaku ketua umum Artipena dalam sambutannya menambahkan bahwa pada usia 100 tahun kemerdekan Indonesia, kita  akan mendapatkan Bonus Demografi yang sangat hebat (Indonesia akan diisi oleh SDM yang sangat Produktif), untuk itu Indonesia harus menjaga generasi mudanya dari upaya-upaya bangsa lain yang tidak ingin Indonesia menjadi Negara besar dimana  salah satunya adalah  ancaman penyalah gunaan   Narkoba yang dapat  merusak generasi bangsa ini.

Acara ini ditutup dengan Deklarasi Anti Penyalah Gunaan Narkoba yang disampaikan oleh Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi  dibawah kopertis Wilayah III.

Semoga dengan acara ini Mahasiswa bisa menyadari dan lebih bersemangat lagi didalam membangun Indonesia sehingga apa yang diharapkan dari Bonus Demografi  ini bisa menjadi Kenyataan.

Wallahu A’lam Bishawab (Muhammad Rusdi)