Keikutsertaan Mahasiswi Teknik Informatika di Simposium Internasional

 

 

Pada tanggal 15-16 Mei 2012, salah satu Mahasiswi Teknik Informatika Universitas Al Azhar Indonesia, Nuke Dewi Kania, mengikuti Simposium internasional bertajuk International Symposium on Computational Science (ISCS) yang diselenggarakan di Universitas Gajah Mada (http://coecs.mipa.ugm.ac.id/ISCS/).

ISCS berawal dari kolaborasi antara ITB, Kanazawa University of Japan untuk meningkatkan pendidikan ilmu komputer dan matematika numerik pada level pasca sarjana, dan telah diselenggarakan 5 kali sejak 2007. Dalam dua hari penyelenggaraan, 56 makalah dipresentasikan dengan topik bervariasi. Tema yang diangkat diantaranya simulasi numerik, grid computing, dinamika molekuler, pengolahan citra, berbagai aplikasi matematika pada bidang kimia.

Pada seminar tersebut, Nuke mempresentasikan hasil penelitiannya dengan judul “Blood Component Classification for Malaria Computer Aided Diagnosis from Thin Blood Smear Microphotographs”. Tema tersebut merangkum kontribusi akademik dari skripsi sarjana Nuke, dan merupakan bagian dari kegiatan penelitian di bidang pengolahan citra di Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi BPPT, untuk pengembangan sistem diagnosa Malaria.

Penelitian ini diketuai oleh Dr. Anto Satriyo Nugroho, berkolaborasi dengan para peneliti Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, dan mendapat pendanaan dari Insentif Riset Kementrian Riset dan Teknologi tahun 2011 dan tahun 2012. Sejak tahun 2012, Nuke bergabung dalam tim, dan berkontribusi aktif bersama para peneliti yang lain.

 

Daftar Publikasi Nuke Dewi Kania:
1. Blood Component Classification for Malaria Computer Aided Diagnosis from Thin Blood Smear Microphotographs, Nuke Dewi Kania, Theda Lukito, Anto Satriyo Nugroho, I.Ekoprayitno Rozi, Made Gunawan, Vitria Pragejsvara, Dian Anggraini, Proc. of 5th International Symposium on Computational Science (ISCS), 15-16 May 2012
2. Semi-auto mated Computer-aided Diagnosis for Malaria Multi species Parasite Detection from Thin Blood Smear Microphotographs, Theda Lukito, Nuke Dewi Kania, I.Ekoprayitno Rozi, Anto Satriyo Nugroho, Made Gunawan, Vitria Pragejsvara, Dian Anggraini, Proc. of 5th International Symposium on Computational Science (ISCS), 15-16 May 2012
3. Malaria Parasite Identification from Thin Blood Smear Microphotographs using Computer Aided Diagnosis System, Theda Lukito, Nuke Dewi Kania, I.Ekoprayitno Rozi, Anto Satriyo Nugroho, Yanti, Made Gunawan, Vitria Pragejsvara, Dian Anggraini, International Seminar on Advances in Molecular Genetics and Biotechnology for Public Education, Atma Jaya Catholic University, 6-8 June 2012

 

Accounting Series 5th Edition “Risk Based Internal Audit”

Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Al Azhar Indonesia kembali mengadakan Accounting Series yang kelima. Dalam kesempatan ini,topic yang diperbincangkan adalah Risk Based Internal Audit. Tampil sebagai pembicara adalah Bapak Ahmad Baraba, SE. Ak, M.Ak.

Kegiatan Accounting Series yang kelima tersebut dibuka oleh Kepala Program Studi Akuntansi, bapak Ade Wirman Syafei, SE. Ak, MSAc. Kaprodi Akuntansi menyampaikan bahwa kegiatan Accounting Series adalah sebuah wadah diseminasi pengetahuan dan wawasan kepada mahasiswa dan staf pengajar di Prodi Akuntansi FE UAI yang rutin diadakan satu kali setiap bulannya. Kaprodi juga menyampaikan bahwa dalam seri yang kelimanya, Accounting Series mengangkan tema tentang Risk Based Internal Audit, dengan pembicara yang sudah malang melintang sebagai praktisi di bidang Akuntansi dan Akuntansi Syariah. Kegiatan ini tepat dibuka pada pukul 16.00 WIB dan dihadiri tidka kurang dari 100 orang mahasiswa dan staf pengajar Prodi Akuntansi FE UAI.

Dalam pemaparannya, Bapak Ahmad Baraba menyampiakan rasa senang dan bangganya dapat menghadiri kegiatan Accounting Series Prodi Akuntansi FE UAI. Beliau memulai presentasinya dengan perjalanan peran Auditor Internal dari masa-ke masa. Menurut beliau sebelum tahun 60- an, auditor internal hanya dikenal sebagai verifikator dan kalaupun melakukan fungsi audit hanya terfokus pada bidang keuangan saja. Pada periode tahun 60 an sampai dengan 90 an, auditor internal sudah melakukan audit pada keseluruhan operasional entitas. Namun memasuki tahun 200an, auditor internal melakukan pekerjaan audit tidak dalam rangka untuk hanya menemukan keselahan yang ada, namun juga dalam rangka mencegah kesalahan tersebut terjadi dan memberikan nasehat mengenai jalan keluar atas kesalahan yang ditemukan.

Menurut Bapak Ahmad Baraba, perubahan paradigm atas pekerjaan auditor internal, menyebabkan auditor internal juga harus melakukan perubahan dalam melakukan pekerjaan tersebut. Setidaknya menurut Bapak Ahmad Baraba, untuk dapat melaksanakan fungsinya sesuai tuntutan pada era sekarang, auditor internal harus memberikan kontribusi atas peningkatan kemampuan entitas dalam mengelola resiko, pengawasan internal dan proses tata kelola perusahaan yang baik. Perubahan ini juga menyebabkan atas prilaku auditor internal. Menurut Bapak Ahmad Baraba, auditor internal saat ini harus memiliki prilaku positif  (menjadi contoh), memiliki kemampuan komunikasi lisan dna tulisan yang baik, memiliki pengetahuan dan keahlian atas operasional entitas.

Dalam menutup presentasinya, Bapak Ahmad Baraba tidka lupa menyampaikan bahwa auditor internal ketika melakukan audit berdasarkan resiko, telah mengubah peran dirinya tidak lagi hanya sebagai watchdog  atau pihak yang hanya bisa menemukan dan atau menyalahkan orang lain melainkan telah berubah menjadi mitra bagi karyawan dan perjabat entitas dalam rangka meningkatkan performa entitas. Dengan demikian, kehadiran auditor internal menurut karyawan dapat dianggap sebagai pihak yang memberikan jarring pengaman atas tercapainya keberhasilan dna bukan sebagai pengganggu atasu bahkan perusak atas kinerja entitas.

Dalam sesi penutup, Bapak Jumansyah, SE, MSc, selaku Sekretaris Program Studi Akuntansi FE UAI menyerahkan  souvenir dan piagam kepada Bapak Ahmad Baraba. Kegiatan ini pun ditutup dengan doa oleh seorang mahasiswa Akuntansi, yaitu sdr. Donny Wibiananda Suryaman. Kegiatan Accounting Series ini dilaksanakan oleh Program Studi Akuntansi berkolaborasi dengan Keluarga Mahasiswa Program Studi Akuntansi FE UAI dan tentunya mendapat dukungan penuh dari Sekretariat Fakultas Ekonomi UAI dan seluruh civitas akademika Universitas Al Azhar Indonesia. AWS

 

Discovery : Slice of India in Universitas Al Azhar Indonesia

Korps Mahasiswa hubunga Internasional (KOMAHI) Universitas Al Azhar Indonesia mengadakan kegiatan “Discovery”. “Discovery” merupakan seminar kebudayaan yang menjadi program kerja tahunan dari KOMAHI. Dimana pada tahun sebelumnya mengusung tema “Defending Traditional Culture in Globalization Era” dan bekerjasama dengan Kedutaan Besar Jepang. Pada kesempatan kali ini, KOMAHI UAI bekerjasama dengan Jawaharlal Nehru Indian Cultural Center (JNICC), menjadiakan “Discovery : Slice of India in Universitas Al Azhar Indonesia” menjadi tema seminar kebudayaan pada tahun ini.

Menurut Selo Soemardjan dan Soeleman Soemardi, budaya merupakan semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat yang meliputi nilai, kepercayaan, dan bahasa. Namun dengan adanya globalisasi maka terjadi masuknya berbagai budaya pop Amerika Serikat melalui instrument globalisasi seperti internet, film, tv, atau alat komunikasi lain dunia agak menjadi homogeny dalam hal bahasa inggris, musik, film, atau makanan yang tentunya mengubah nilai, kepercayaan, dan bebahasa tadi. Walau begitu terdapat pendapat lain yang dikemukakan oleh Umberto Eco yang menyatakan bahawa masuknya budaya-budya negara lain ke dalam budaya setempat sehingga yang terjadi adalah multikulturalisme.

Kemudian, yang terjadi adalah keberagaman budaya di berbagai negara atau regional. Salah satu negara yang bisa dijadikan bukti nyata dalam keberagamaan budaya adalah India. India telah memiliki budaya yang cukup dikenal oleh dunia, mulai dari musik, tarian, nyanyian serta busana-busana tradisional. Budaya India telah tersebar hingga ke berbagai penjuru dunia. India juga dapat dijadikan sebgai panutan bagi beberapa negara lain khususnya Indonesia, karena selain dapat mempertahankan keudnikan budayanya, India membawa budayanya ke berbagai negara dalam kondisi dunia yang terglobalisasi ini.

Hal-hal tersebutlah yang membuat KOMAHI UAI memilih India sebagai negara yang mempresentasikan budaya-budaya tradisionalnya pada kegiatan “Discovery” kali ini. Seminar yang pertama kali dihadiri oleh Ambassador of India, Mr. Gurjit Singn mengambil tempat di Auditorium Arifin Panigoro lantai 3 Universitas Al Azhar Indonesia. Acara yang diselenggarakan pada Rabu, 9 Mei 2012, dibuka oleh Presiden KOMAHI (Rizman Afian Azim), Director of JNICC (Mr. Zahur Zaidi), Head of Innovation Development and Partnership (Ir. YS Hidayat, Msc. PhD) serta Ambasador of India (Mr. Gurjit Singn). “Discovery” kali ini diisi oleh penampilan tari Khatak dan tari Bahara (salah satu jenis tarian tertua di India), latihan yoga bersama guru yang khusus dihadirkan oleh KOMAHI, penampilan  musik khas India, fashion show baju-baju tradisional India, mencicipi masakan khas India, serta diskusi “Retraining Cultural Values in Modern Times” bersama pembicara dari JNICC (Mr. Nirmal Nikhar) dan dari Indonesian heritage Society (Ibu Dewi Herawati).

 

Accounting Series 5th Edition Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Al Azhar Indonesia “Risk Based Internal Audit”

Dunia audit internal saat ini sudah berubah, dari posisi dimana dahulunya seseorang yang melakukan audit internal sebagai seorang watchdog atas pelaksanaan dan kepatuhan seluruh lini entitas bisnis atas kebijakan dan peraturan yang berlaku di entitas tersebut, saat ini sudah bergerser menjadi seseorang yang tidak hanya melakukan fungsi pengawasan namun juga turut serat memberikan saran dan masukan serta katalisator dalam peningkatan kinerja perusahan. Untuk itu seorang internal auditor harus meningkatkan wawasan dan ketrampilannya tidak hanya dalam melakukan pengawasan namun juga atas operasional entitas bisnis tersebut. Secara kongkrit, seorang internal auditor harus memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi resiko-resiko bisnis yang dihadapi oleh entitas bisnis dan mengevaluasi system pengendalian internal entitas bisnis dalam memantau dan memitigasi terjadinya resiko dari kegiata entitas bisnis.

Untuk itu, Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Al Azhar Indonesia bekerjamasa dengan Keluarga Mahasiswa Program Studi Akuntansi mengadakan Accounting Series yang Kelima dengan topic Risk Based Internal Audit pada hari Jumat, 11 Mei 2012. Tampil sebagai pembicara adalah Bapak Achmad Baraba, SE. Ak, M,Ak. Beliau adalah Ahli dan Praktisi Akuntansi dan Akuntansi untuk Lembaga Keuangan Syariah yang sudah malang melintang di berbagai bidang. Sebut saja misalnya pada tahun 19996-1999 beliau pernah diamanahkan sebagai Direktur Operasional Bank Muammalat Indonesia.

Selepas di  Bank Muammalat, beliau ditugaskan sebagai anggota Komite Fit dan Proper Test di Bank Indonesia pada periode 1999-2007. Hampir pada saat yang bersamaan yaitu pada periode 2002-2007 beliau menjabat sebagai Direktur Bidang Akuntansi Syariah KAP Ernst and Young (EY). Semenjak tahun 2000 sampai dengan saat ini,  beliau juga mengabdi sebagai Komite Pengembangan Perbankan Syariah di Bank Indonesia. Terakhir, semenjak tahun 2007 sampai dengan saat ini, beliau adalah Komisaris Independen Bank Jabar Banten. Oleh karenanya, pantas kiranya beliau didaulat untuk menjadi pembicara dalam Accounting Series yang Kelima dengan topic Risk Based Internal Audit.

Kegiatan Accounting Series adalah salah satu kegiatan ilmiah untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan mahasiswa dan seluruh civitas akademika Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Al Azhar Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan 1 kali dalam setiap bulan. Nara sumber dalam kegiatan ini adalah praktisi dan akademisi dengan topik-topik hangat di seputar bidang Akuntansi dan Akuntansi Syariah. Peserta yang mengikuti kegiatan ini pada umumnya adalah mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Al Azhar Indonesia. Kegiatan ini sepenuhnya dibiayai oleh Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Al Azhar Indonesia.  AWS

 

 

 

Emotional Spiritual Achievement 4

Perguruan Tinggi memiliki peran penting dan strategis terhadap pembangunan masyarakat melalui Tri Dharma Pendidikan Tinggi yaitu; karya ilmiah, proses pengajaran dan pendidikan serta pengabdian masyarakat. Pusat Kajian Komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia (Puskakom UAI) pada Sabtu-Minggu, 21 dan 29 April 2012 kembali melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan Emotional and Spiritual Achievement (ESA) untuk keempat kalinya bagi 1.000 pelajar SMAN/SMKN se-Jabodetabek di kampus UAI.

Yayasan Al Kahfi Jabodetabek merancang suatu pelatihan Emotional Spiritual Achievement bekerja sama dengan Pusat Kajian Komunikasi Universitas al Azhar Indonesia untuk membantu pihak sekolah menengah dalam memberikan wawasan dan pelatihan kepada pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Pelatihan tersebut dimaksudkan juga sebagai bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi komitmen perguruan tinggi sebagaimana wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Proses pendidikan –di samping sebagai transfer pengetahuan–   seharusnya menjadi alat transformasi nilai-nilai moral dan character building. Semakin terdidik seseorang, secara logis, seharusnya semakin tahu mana jalan yang benar dan mana jalan yang menyimpang, sehingga ilmu dan kualitas akademis yang didapatkan tidak disalahgunakan”, ujar Muhammad Iqbal, M.Si., peneliti Puskakom UAI sebagai penanggungjawab kegiatan.

Menurut Irwa Zarkasi, M.Si, Ketua Pusat Kajian Komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia, kegiatan ESA UAI ini merupakan kerjasama antara Puskakom UAI dengan Islamic Student Center Yayasan Al Kahfi yang memperoleh perhatian positif bagi Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dan Majelis Ulama Indonesia DKI Jakarta. “Kegiatan ini implementasi bagi kontribusi positif UAI terhadap masyarakat. Sejauh ini kami selalu berupaya mendukung kerjasama antarlembaga yang berkomitmen terhadap nilai-nilai sosial, pendidikan dan keagamaan”, ujar Irwa Zarkasi.

Kami menilai modul dan materi pelatihan ESA ini layak dijadikan model bagi pembentukan karakter moral dan spiritual bagi pelajar. Makanya, kami mendukung kegiatan semacam ini untuk terus dikembangkan”, kata DR Syamsul Ma’arif, MA, Sekretaris Umum MUI DKI Jakarta sekaligus sebagai penasehat Yayasan Al Kahfi.

Kegiatan ini akan dilaksanakan di kampus Universtias Al Azhar Indonesia pada tanggal 21April dan 29 April 2012 ini akan kembali diikuti oleh 1000 siswa SMA/SMK jabodetabek, serta mengundang beberapa tokoh nasional dalam acara pembukaan tanggal 21 April 2012 seperti; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI: Prof. DR. Ir. KH. Muhammad Nuh, DEA., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta: DR. H. Taufik Yudi Mulyanto, M.Pd., Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi DKI Jakarta: DR. H. Syamsul Ma’arif, MA., Kepala Bidang Mapenda Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta: Drs. H. Wahyudin, M.Pd., Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Inovasi, dan Kemahasiswaan Universitas Al Azhar Indonesia: DR. Ir. H. Ahmad Lubis, M.Sc., Dekan FISIP Universitas Al Azhar Indonesia: Prof. DR. H. Yahya A. Muhaimin., serta Ketua Yayasan Al Kahfi Pusat: Suwari, SH.

Pada Kesempatan kali ini. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. DR. Ir. KH. Muhammad Nuh, DEA., membagikan sedikit ilmunya. Menurut beliau dalam mempersiakan masa depan dengan baik, setidaknya ada 3 modal yang harus kita miliki. Modal ilmu, modal kesempurnaan kepribadian serta modal jejaringan. Dengan ketiga modal tersebut diharapkan dapat menciptakan sebuah generasi yang cerdas. Adapun menurut beliau setidaknya ada 3 ciri bangsa yang cerdas. Pertama, setiap ada masalah ia mencari solusi bukan mempermasalahkan masalah tersebut. Kedua, cost effectiveness. Jika ia menyelesaikan masalah, maka biaya menyelesaikan masalahnya rendah. Ketiga, dalam menyelesaikan masalah, ia tetap menjaga harkat dan martabat, atau harga diri.

Selain dihadiri 1000 Pelajar dan Kepala Sekolah/Guru-guru dari 95 SMAN/SMKN Se-Jabodetabek,  acara Pembukaan juga akan menampilkan Seni Musik Islami Modern Alkahfinita dan Tari Zapin dari Mahasiswa UAI.

Tujuan yang diharapkan dari kegiatan ESA adalah membangun kecerdasan emosional dan spiritual bagi generasi muda. Dengan bekal tersebut, pelajar mampu menyikapi dengan arif pola kehidupan metropolis yang sedemikian bebas, serta memberi jawaban dan langkah konkret yang bersifat preventif dan rehabilitatif terhadap kompleksitas perkembangan hidup bermasyarakat.

Adapun materi pada pelatihan ESA ke-4 ini adalah bukti-bukti ilmiah adanya Tuhan dan bukti-bukti ilmiah kebenaran ajaran Islam yang disampaikan dengan metode sosiodrama, yang bermanfaat menumbuhkan kecintaan para pelajar kepada ajaran agama dan ilmu pengetahuan, sehingga perilaku menjadi terarah sesuai dengan nilai-nilai agama.

 

Kunjungan Perdana Menteri Inggris, Mr. David Cameron.

Kamis (12/04/2012) Universitas Al Azhar Indonesia mendapatkan kunjungan resmi dari Perdana Menteri Inggris David Cameron. Kunjungan ini merupakan salah satu agenda Perdana Menteri tersebut selama berada di Indonesia. Cameron tiba di Universitas Al Azhar Indonesia sekitar pukul 08.00 WIB dan disambut oleh Rektor Universitas Al Azhar Indonesia, Prof. Dr. Ir. Zuhal, M.Sc.E.E. Cameron lalu memasuki Auditorium Arifin Panigoro dan menyapa peserta kuliah umum dengan ucapan Assalamualaikum.

Selama kurang lebih 50 menit, Cameron membahas tentang kemampuan Indonesia di dunia. Ia mengatakan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menghasilkan banyak kemajuan di bidang politik, ekonomi, dan sosial.

“Indonesia membuat kagum banyak dunia termasuk Inggris, melihat perubahan yang terjadi selama satu dekade. Indonesia berubah dari kekuasaan diktator ke demokrasi,” ucap PM Cameron dalam kuliah umum di Universitas Al-Azhar Indonesia.

Tapi pemerintahan dan negara harus menghadapi empat ancaman yang akan menjegal Indonesia menjadi negara besar. Keempat ancaman itu yakni korupsi, kekerasan, perselisihan demokrasi dengan Islam, dan toleransi perbedaan. Lantaran itu, katanya, pemerintahan SBY harus tegas menghadapi ancaman tersebut.

Cameron juga memuji kebebasan yang dinikmati oleh warga Indonesia saat ini. Ini dilihatnya dari kebebasan masyarakat Indonesia seperti di lihat dalam media ataupun media. “Saat ini Indonesia merupakan negara paling dinamis dan menarik untuk melakukan bisnis di planet ini,” ucap Cameron. “Saya salut dengan anda,” tutur Cameron dalam bahasa Indonesia.

 

Mahasiswa Universitas Al Azhar Wakili DKI Jakarta dalam Acara “Bangkok Sister City Youth Program 2012”

Salah satu mahasiswa program studi Sastra Inggris UAI Joko Supriyanto, berkesempatan mewakili DKI Jakarta untuk terbang ke Bangkok, Thailand untuk menghadiri Bangkok Sister City Youth Program 2012 (BSCYP) pada tanggal 29 Maret – 5 April 2012. Acara ini telah berjalan ditahun ke-4 dan memang rutin diadakan setiap tahunnya oleh BMA (Bangkok Metropolitan Administration).

BSCYP adalah kegiatan pertukaran pikiran dan kebudayaan yang melibatkan pemuda-pemudi kota Bangkok dan kota-kota kembar Bangkok lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperat rasa persaudaran para pemuda yang berasal dari kota Bangkok atau lainnya dan membuka jaringan internasional. BSCYP kali ini dihadiri oleh para peserta yang berasal dari Bangkok, Jakarta, Singapura, Fukuoka, Washington DC, Vientiane, Hanoi, Beijing, Chaozhou, Chongqing, Busan, dan Incheon.

Dalam kegiatan ini para peserta dituntut untuk dapat bekerja sama secara berkelompok, karena pada acara ini peserta harus melakukan study visit secara berkelompok. Karena dalam program ini setiap kelompok harus membahas tema-tema yang telah di tentukan, antara lain Charm, Love, Abundance, Humour, Diversity, Uniqueness, dan Conservation. Setiap harinya setiap kelompok memiliki tugas yang berbeda dan pergi ke tempat-tempat yang berbeda. Pada program ini peserta lebih sering mengunjungi  tempat-tempat keagamaan dan tempat-tempat bersejarah yang dibangun dari King Rama I – King Rama IX (masih menjabat hingga sekarang). Peserta juga melakukan kegiatan sosial seperti membuat kerajinan tangan untuk para tuna netra sebagai media belajar dan mengunjungi yayasan School Blind. Para peserta juga harus menampilkan kebudayaan dari tiap kota pada acara Culture Night. Selain itu peserta juga diajak untuk mengunjungi beberapa  tempat-tempat kepemerintahan dan beberapa universitas ternama di Thailand, antara lain Thamassat University dan Chulalongkorn University. Dan diakhir acara setiap kelompok harus mempresentasikan atas tema yang telah ditentukan diawal acara.

Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk para pemuda selain untuk bertukar kebudayaan kegiatan ini juga dapat membantu para peserta membuka jaringan internasional yang berguna untuk masa sekarang dan masa depan dan yang terpenting dari kegiatan ini adalah menjalin persaudaraan antar dunia. (Joko Supriyanto, Sastra Inggris 2011)

 

Tes IQ, Kepribadian dan Pengembangan Karir Gratis untuk SMU

Selasa, 10 April 2012. Sejumlah pelajar SMU Jakarta Selatan mengikuti Psikotes yang diadakan oleh Mahasiswa & Dosen dari Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi UAI. Psikotes ini diadakan untuk mengetahui IQ, Minat dan Bakat dari siswa-siswi SMU tersebut. Psikotes ini merupakan salah satu active learning yang diberikan dosen kepada mahasiswanya.

Bagi yang berminat untuk mengikuti Psikotes ini, pendaftran bisa melalui pkppi@uai.ac.id  (minimal 50 peserta)

 

Seminar Internasional Dakwah Dan Pendidikan Islam “Reaktualisasi Peran Masjid sebagai Pusat Peradaban Islam.”

Jakarta. Masjid merupakan satu institusi sentral dalam peradaban Islam dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sejarah umat Islam. Dari dan melalui masjidlah tumbuh dan berkembang khazanah pemikiran dan keilmuan serta strategi pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat Islam. Masjid sejatinya selain menjadi basis ideologi dan spiritual umat Islam, juga berperan sebagai agen sentral untuk memfasilitasi berbagai upaya pemberdayaan dan penguatan kapasitas umat di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, budaya serta berbagai bidang lainnya.

Demikian disampaikan Wakil Presiden Boediono dalam sambutan pembukaan Seminar Internasional Dakwah Dan Pendidikan Islam Dalam Rangka Puncak Acara Peringatan Milad Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al-Azhar Ke-60 di Aula Arifin Panigoro, Universitas Al-Azhar Indonesia, Jakarta, Kamis 5 April 2012. Seminar mengangkat tema: “Reaktualisasi Peran Masjid sebagai Pusat Peradaban Islam.”

Nampak hadir Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia Prof. Dr. Ir. Zuhal, M.Sc, E.E, Ketua Umum Al-Azhar H. Hariri Hady, Gubernur DKI Jakarta Dr. Ing. H. Fauzi Bowo dan sejumlah perwakilan diplomatik dari negara-negara muslim.

Wapres mengatakan, seminar ini  merupakan kegiatan yang strategis untuk  menggali dan mengangkat kembali khazanah dan gagasan tentang reaktualisasi peran dan fungsi masjid dalam bidang dakwah dan pendidikan. Dan Wapres banyak berharap dari seminar ini agar dapat diperoleh suatu rumusan langkah-langkah strategis untuk memberdayakan dan memperkuat peran dan fungsi masjid dalam membangun peradaban umat Islam di masa modern, dalam membangun bangsa, khususnya melalui pendidikan. Kenapa pendidikan? Karena pendidikan sebenarnya merupakan penentu maju-mundurnya peradaban sebuah kaum, suatu bangsa. “Saya mencatat kiprah Yayasan Al-Azhar di bidang pendidikan sudah mendapatkan pengakuan dan penghargaan dari masyarakat,” kata Wapres.

“Diperkirakan jumlah masjid dan mushola di seluruh Indonesia saat ini mendekati 800.000 buah. Tidak pelak lagi bahwa masjid mempunyai peran yang cukup sentral dalam membangun karakter bangsa. Karenanya, disamping sebagai tempat ibadah bersama, pemrakarsa masjid juga dituntut untuk sungguh – sungguh memerhatikan agenda dan kepengurusan masjid,” kata Wapres

Wapres mengucapkan selamat kepada Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar atas hari jadinya ke-60 tahun pada 7 April 2012. “Saya berharap semoga di usia yang semakin matang ini dapat terus mengabdikan diri untuk memberikan palayanan kepada umat, bangsa, dan negara sejalan dengan misi Yayasan Al-Azhar sebagaimana telah dicita-citakan oleh para pendirinya,” kata Wapres.

Menurut Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Prof. Dr. Ir. Zuhal, M.Sc, E.E, Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim demokratis terbesar di dunia punya peran sangat besar dalam menunjukkan bagaimana Islam bisa menjadi jalan hidup yang memberi pencerahan bagi semua makhluk. Masjid Agung Al-Azhar itu menginginkan masjid ini bukan saja dalam arti sempit hanya melaksanakan ibadah, tapi juga bisa berperan sebagai pusat pendidikan dan kebudayaan. Universitas Al Azhar Indonesia berupaya mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan nilai-nilai Pancasila bagi pembangunan karakter pemuda Indonesia ke depan.

“UAI bukan sekedar transfer pengetahuan, tapi juga transfer nilai. Kami mencoba menghilangkan dikotomi pendidikan Islam dan pendidikan umum oleh karena ilmu berasal dari Allah SWT,” kata Rektor UAI.

SUMBER.

 

Mahasiswa PAUD UAI mengisi acara di KB – TK Al Azhar 1

Jakarta, Senin (19/3/2012) Salah satu mahasiswa PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Universitas Al Azhar Indonesia mengisi acara Pembukaan Karnaval dan Pameran Hasil Karya dan Edufair di Kelompok Bermain (KB) & Taman Kanak-Kanak (TK) Al Azhar 1. Mahasiswa bernama Abdus Somad yang biasa dipanggil bang Thomas,  memiliki keahlian Sulap dan dapat menghibur para murid-murid TK dan KB tersebut. Macam-macam sulap dan atraksi yang disuguhkan oleh thomas ini mendapat antusias yang luar biasa dari anak-anak tersebut. Thomas pun mengajak beberapa anak ke atas panggung untuk ikut bermain sulap bersamanya. Dengan mengajak anak-anak ini bermain bersama didepan temen-temannya, dapat mengajarkan anak-anak ini berani tampil di depan umum tanpa rasa malu.

 
Halaman 1 dari 912345...Akhir »