• Communication Futsal Week 2017

    23 May 2017
    29 Views
    Comments are off for this post

    Communication Futsal Week 2017 atau yang disingkat CFW 2017 berganti nama yang sebelumnya Communileague. CFW sebuah ajang silaturahmi melalui futsal yang di adakan selama 13 pekan dan dua hari cup terhitung tanggal 11 maret 2017 sampai 20 mei 2017. Pada tahun ini CFW 2017 mengadakan dua acara yaitu Communileague dan Communicup.

    Communileague adalah ajang silaturahmi melalui futsal untuk para keluarga Ilmu Komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia. Ini adalah tahun ke 6 communileague diadakan, tahun ini disebut communileague season 6. Communileague diadakan selama 13 pekan pada hari sabtu dan beberapa hari selasa dengan sistem liga. Mengikut sertakan 13 tim dari angkatan 2009-2016 dan 1 tim yang berisi staf dan dosen Ilmu Komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia. Acara ini diadakan di lapangan SMA Al Azhar Pusat dan lapangan kampus Universitas Al Azhar Indonesia.

    Communicup adalah ajang silaturahmi melalui ajang futsal untuk pelajar SMA sederajat sejabodetabek. Ini adalah tahun pertama diadakan communicup, acara ini disebut communicup season 1. Acara ini diadakan selama dua hari pada tanggal 19-20 mei 2017 di Gor Bulungan. Mengikut sertakan 24 tim dari berbagai sekolah dengan sistem gugur.  Akhir dari acara CFW adalah tanggal 20 Mei 2017 di Gor bulungan dengan penentuan pemenang dari communileague dan communicup.

    Berikut pemenang Communileague dan Communicup:

    Communileague Communicup
    Juara 1 : Gatsbi Juara 1: SMKN 41
    Juara 2: Saik Juara 2: SMAN 8 Bekasi
    Juara 3: Shaolin Soccer Juara 3: SMAN 101
    Juara 4: Blomstra  
    Best Player: Rozi (Saik) Best Player: Arya (SMKN 41)
    Top Skor: Zainal (Gatsbi) Top Skor: Alief (SMAN 8 Bekasi)
    Best Supporter: Shaolin Soccer Best Supporter: SMAN 8 bekasi
     

     

    Informasi lebih lanjut:

    Audiyatul Ikrimah

    081314717209

    auidyatulikrimah@gmail.com

    Humas CFW 2017

    Continue Reading
  • Kunjungan Sekretaris Jenderal Fujian Normal University

    16 May 2017
    679 Views
    Comments are off for this post

    Jakarta-Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) telah menjalin hubungan yang baik dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (HANBAN), RRT. Salah satu bentuk kerjasama ini ditandai dengan ditunjuknya UAI menjadi salah satu dari enam Pusat Bahasa Mandarin (PBM) yang ada di Indonesia. Dalam pengelolaan PBM tersebut, UAI bekerjasama denga Fujian Normal University (FNU) China.

    Pada hari Senin, tanggal 15 Mei 2017, Universitas Al Azhar Indonesia kedatangan Sekretaris Jenderal Fujian Normal University  Mr. Lin Heping berserta rombongan. Dalam kunjungan ini diisi berbagai macam kegiatan, diantaranya berinteraksi kepada mahasiswa Universitas AL Azhar Indonesia dan memberikan sertifikat kepada dosen-dosen UAI untuk menjadi peneliti tamu di Fujian Normal University. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor II Bapak Dr. Ir. Ade Jamal, Wakil Rektor III Ibu Dr. Nita Noriko, MS.

    Diharapkan dalam pertemuan ini lebih meningkatkan dan mengembangkan kerja sama Bahasa China dan Budaya China serta budaya Indonesia dan Bahasa Indonesia.

    Continue Reading
  • Career Development Center Universitas Al Azhar Indonesia (CDC UAI) bersama BEM Fakultas Hukum dan Top Karir menyelenggarakan seminar tentang Karir

    15 May 2017
    361 Views
    Comments are off for this post

    Setiap mahasiswa memiliki kebutuhan untuk mengaktualisasikan dirinya dan salah satunya adalah dengan bekerja. Saat mahasiswa dari perguruan tinggi lulus kuliah, salah satu pilihan untuk masa depannya adalah bekerja, namun sayangnya tidak selalu memilih pekerjaan atau mendapatkan kesempatan untuk bekerja saat/setelah lulus kuliah. Pertama, karena mahasiswa itu sendiri belum yakin dengan kemampuan dan karakter pribadi apa yang dimilikinya untuk modal dalam bekerja. Kedua, jenis pekerjaan dan perusahaan/instansi apa yang tersedia, dan ketiga semakin banyaknya tuntutan di dunia kerja yang mengharuskan para lulusan perguruan tinggi memiliki wawasan lebih selain yang diajarkan semasa kuliah, untuk mampu berkompetisi mendapatkan pekerjaan yang berkualitas.

    Berkaca dari beberpa persolan diatas, Career Development Center Universitas Al Azhar Indonesia (CDC UAI) bekerjasama dengan BEM Fakultas Hukum dan Top Karir  menyelenggarakan seminar karir yang bertema “Membangun Motivasi Dalam Dunia Kerja” dengan sub tema “Ayo Persiapkan Karirmu, Karena Sukses Dimulai Dari Sekarang”  dengan  Pembicara dalam acara ini yaitu Diana Tanu selaku COO TOP Karir dilaksanakan pada hari Jum’at, 12 Mei 2017 di Ruang Auditorium Arifin Panigoro Lt. 3, UAI. Hadir dalam acara ini Kepala Biro Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir Bapak Heri Herdiawanto, S.Pd., M.Si., Kepala Sub Bagian Pengembangan Karir dan Tracer Study Bapak Jatmiko Agus Nugroho, S.Kom dan Mahasiswa/I UAI.

    Acara ini juga bertujuan Memperluas pengetahuan dan wawasan para mahasiswa serta lulusan perguruan tinggi agar dapat memiliki daya saing yang lebih tinggi, Memberikan tips dan kiat sukses dalam karir serta Memotivasi para mahasiswa bahwa lulusan UAI mampu bersaing dengan para lulusan dari universitas ternama di Indonesia di dunia kerja.

    Continue Reading
  • Korp Mahasiswa Hubungan Internasional (KOMAHI) adakan Al Azhar International Relations Week 2017 (AIRWEEK)

    10 May 2017
    564 Views
    Comments are off for this post

    Perubahan iklim telah menjadi salah satu masalah lingkungan hidup dunia dan mengancam kelanjutan sistem penyangga kehidupan di bumi. Dampak perubahan iklim bagi manusia bersifat negatif sehingga sangat berpotensi menurunkan kualitas hidup manusia. Hal ini menyebabkan Perubahan Iklim menjadi topik yang hangat diperbincangkan di kalangan masyarakat, ilmuwan, maupun petinggi Negara.

    Sebagai mahasiswa/I prodi Hubungan Internasional Universitas Al Azhar Indonesia, merupakan sebuah objektifitas untuk mengetahui apa saja peran diplomasi Indonesia terhadap perubahan iklim global. Sehubungan dengan dilaksanakannya Al Azhar International Relations Week 2017 (AIRWEEK) dengan tema kegiatan “CLIMATE CHANGE”, maka diselenggarakan pula seminar yang bertema Indonesia’s Diplomacy towards Climate Change pada hari Senin, 08 Mei 2017 di Universitas Al Azhar Indonesia yang dihadiri oleh dua orang pembicara yakni pembicara pertama Bapak Muhsin Syihab sebagai Direktur Ekonomi, Pengembangan, dan Lingkungan Hidup, Kementerian Luar Negeri yang membahas terkait Gambaran Umum serta Peran Diplomasi Indonesia terkait Perubahan Iklim dan pembicara kedua oleh Bapak Charles-Henri Brosseau sebagai Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Perancis untuk Indonesia yang membahas terkait Paris Agreement sebagai salah satu perjanjian yang berlaku bagi Negara-negara untuk dapat mengurangi dampak perubahan Iklim.

    Dr. Ir. Ahmad H. Lubis, M.Sc, rektor UAI turut memberi sambutan dan mengikuti seminar berjalan hingga akhir. Seminar tersebut dihadiri oleh sebagian besar mahasiswa/i program studi Hubungan Internasional. Dengan mengikuti seminar tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa isu perubahan iklim sejauh ini sudah menjadi perhatian dunia sehingga Negara-negara harus saling berkontribusi dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim serta mematuhi dan melaksanakan kesepakatan dalam Paris Agreement dengan baik.

    Continue Reading
  • IT Fest 2017

    10 May 2017
    259 Views
    Comments are off for this post

    Himpunan Mahasiswa Teknik Informasi  Universitas Al Azhar Indonesia (HMIF UAI) mengadakan IT Fest 2017  dengan tema “Digitalization Era for Youth Generation”. Acara yang diadakan selama empat hari (Selasa 2/05/17 sampai  Kamis 5/045/17) merupakan wujud kepedulian nyata dari HMIF UAI dalam memberikan wawasan tentang perkembangan  Digitalisasi untuk Generasi Muda.

    Pada Kamis, 4 Mei 2017 diadakan Talk Show yang terbagi kedalam 2 sesi, pada sesi pertama hadir Hendi Rachmat (Founder of Westbike Messenger Servise), Gigih Rezki S (Co Founder at WeCare.id & Charity Lights). Pada sesi kedua hadir Diwantara A P (Youtuber Indonesia TARA ARTS) dan Nurfadli M (Creator Tahilalat membahas dengan tema “Digitalization Era for Youth Generation”. IT fest 2017 juga mengadakan lomba perlombaan DOTA2, Merakit PC dan Design Poster.

    Disamping para pembicara yang berkompeten dibidangnya masing-masing, hadir pula Rektor Bapak Dr. Ir. Ahmad H. Lubis, M.Sc., Wakil Rektor II Bapak Dr. Ir. Ade Jamal, Ka. Program Studi Teknik Informatika UAI Ibu Ir. Winangsari Pradani, MT., Mahasiswa UAI.

    Acara diakhiri dengan pemberian pelakat kepada pembicara dan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba.

    Continue Reading
  • Professor Shambaugh: AS, China, Indonesia, dan ‘Jebakan Ekonomi’

    5 May 2017
    589 Views
    Comments are off for this post

    Perkembangan kontemporer Asia perlu dicermati oleh negara-negara di kawasan. Indonesia tak terkecuali. Munculnya Tiongkok sebagai aktor ekonomi-politik besar telah menjadikan kawasan ini layaknya ladang pertarungan pengaruh. Secara lebih spesifik, sebuah rivalitas pengaruh antara sang negara tirai bambu dan negara adidaya Amerika Serikat (AS).

    Lebih jauh, negara-negara di kawasan Asia disarankan bersikap hati-hati dalam menghadapi strategi ‘kebergantungan ekonomi’ (economic dependency) yang dilancarkan Tiongkok. Mengingat hal ini – sebagaimana akan atau sudah terjadi terhadap Kamboja dan Laos – berpotensi menciptakan ‘jebakan ekonomi’ (economic trap).

    Demikianlah salah satu benang merah dari studium generale (kuliah umum) pada 3 Mei 2017 di Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) yang bertajuk “Macro Trends in Asian International Relations”. Tampil sebagai pembicara adalah Professor David Shambaugh, pakar hubungan internasional dan khususnya kebijakan luar negeri Tiongkok dari George Washington University (GWU), AS.

    Macro Trends

    Dalam kuliah yang dimoderatori Mokhamad Luthfi, MSi, Sekretaris Prohi HI UAI ini, Prof. Shambaugh menyatakan setidaknya ada empat kecenderungan besar (macro trends) di kawasan Asia: (1) pengaruh Tiongkok; (2) pengaruh AS; (3) rivalitas pengaruh antara AS dan Tiongkok; dan (4) pengaruh negara-negara berkekuatan menengah (middle powers).

    Terkait pengaruh Tiongkok di Asia, Prof. Shambaugh menyoroti strategi ‘economic dependency’ yang selama ini dijalankan Tiongkok. Dalam kacamata intelektual yang sudah menghasilkan lebih dari 30 buku mengenai Tiongkok ini, beberapa negara di Asia sudah diindikasikan masuk dalam jebakan ekonomi (economic trap). Negara-negara tersebut, diantaranya, adalah Laos dan Kamboja. Karena jebakan ekonomi ini, negara-negara tersebut telah didominasi dan cenderung mengikuti apapun kemauan Tiongkok.

    Situasi economic trap ini tidak saja berpengaruh secara bilateral. Organisasi regional pun turut terpengaruh. Organisasi ASEAN, yang merupakan penjuru kebijakan luar negeri Indonesia, sudah terimbas pengaruh Tiongkok. Fenomena ASEAN tidak dapat mencapai konsensus, khususnya jika menyangkut isu Tiongkok atau Laut China Selatan, merupakan indikasi jelas adanya pengaruh Tiongkok di dalam organisasi yang tahun ini mencapai usia setengah abad.

    Terkait pengaruh AS di Asia, Prof Shambaugh berpandangan bahwa sang paman sam selama ini berusaha mempengaruhi persepsi para elite. Karena dalam hubungan internasional persepsi memainkan peranan penting. Lebih jauh, AS juga berupaya untuk tetap menjaga kehadiran di Asia dengan tujuan untuk mengimbangi pengaruh Tiongkok.

    Rivalitas pengaruh antara AS dan Tiongkok merupakan macro trend yang sangat nyata di Asia. Jika pada dekade 1990an AS adalah aktor dominan di Asia dan belahan dunia lainnya, munculnya Tiongkok sebagai pemain besar di Asia dalam satu dekade terakhir telah menjadikan benua ini sebagai ladang penyemaian pengaruh. Situasi menjadi lebih kompleks jika diimbuhi dengan isu Korea Utara yang terus-menerus melakukan unjuk gigi (deterrence) melalui uji coba nuklirnya.

    Terkait negara-negara middle powers di Asia, Prof Shambaugh yang kini mengabdi di Elliott School of International Affairs, GWU, itu berpandangan bahwa mereka adalah India, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Indonesia. Namun demikian, peran dan pengaruh negara-negara tersebut di Asia masih di bawah bayang-bayang AS dan Tiongkok dan lebih khusus lagi rivalitas antara keduanya.

    Kuliah umum yang dihadiri oleh mahasiswa, dosen Hubungan Internasional UAI dan beberapa kampus lain di Jakarta, terselenggara atas kerjasama Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UAI dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Dalam kunjungannya ke Universitas Al Azhar Indonesia, Prof. David Shambaugh juga menyempatkan diri untuk berkenalan dan berbincang dengan Rektor Universitas Al Azhar Indonesia, Dr. Ahmad H. Lubis.

    Continue Reading
  • Ratih Nurfitri Mahasiswi Sastra China Meraih Juara I dalam lomba Bahasa Mandarin Chinese Bridge Tingkat DKI Jakarta

    5 May 2017
    430 Views
    Comments are off for this post

    Jakarta, 30 April 2017 Program Studi Sastra China Universitas Al Azhar Indonesia telah meraih Juara I Kategori 非华语; Non Tionghoa (Ratih Nurfitri CN13), Juara Pidato Terbaik (Suci Ramadhani CN15), dan Juara Harapan II (Fitrya Ramadhani CN14) dalam acara Lomba 汉语桥 2017 世界中文比赛雅加达赛区; Bahasa Mandarin Chinese Bridge Tingkat DKI Jakarta. Acara ini diikuti oleh 26 peserta yang mewakili berbagai perguruan tinggi di Jakarta, seperti Universitas Bina Nusantara (BINUS), Universitas Tarumanegara (UNTAR), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Darma Persada (UNSADA), Universitas Bunda Mulia (UBM), dan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI). Prodi Sastra China UAI mengirimkan 5 (lima) orang mahasiswi, yaitu Ratih Nurfitri, Fitrya Ramadhani, Luciana Rahayu, Suci Ramadhani, dan Wina Nursafira H.

    Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas Tarumanegara (UNTAR), Pimpinan Pusat Bahasa Mandarin UAI (PBM-UAI), Pimpinan Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin (BKPBM) Jakarta dan Rektor Universitas Al Azhar Indonesia Bapak Dr. Ir. Ahmad H. Lubis, M.Sc. Lomba ini diadakan di Universitas Tarumanegara dan diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jakarta bekerjasama dengan Pusat Bahasa Mandarin Universitas Al Azhar Indonesia (PBM-UAI). Adapun kompetisi ini berada di bawah bimbingan dari Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia.

    Semoga Prodi Sastra China terus berprestasi, 加油!

    Continue Reading
  • Tim Bola Voli Universitas Al Azhar Indonesia Juara Ketiga Dalam Athena 2017 di Universitas Tarumangara

    5 May 2017
    235 Views
    Comments are off for this post

    Jakarta, 3 Mei 2017 – Tim Bola Voli Universitas Al Azhar Indonesia berhasil menjadi juara ketiga dalam kejuaraan olahraga ATHENA 2017 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Tarumanagara. Kegiatan yang diadakan di Gelanggang Olahraga Kampus I Universitas Tarumanagara ini diikuti oleh 32 Perguruan Tinggi sejabodetabek, Bandung dan Yogyakarta. Selain Bola Voli cabang yang diperlombakan adalah Bola Basket, Bulutangkis dan futsal.

    Tim Bola Voli Universitas Al Azhar Indonesia sukses mengamankan juara ketiga setelah mengalahkan tim Bola Voli Universitas Tarumanagara dengan skor 3-2. Tim Bola Voli Universitas Al Azhar Indonesia gagal melaju kefinal setelah pada semifinal kalah dengan skor 3-2 dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Ghufron (Teknik Industri) selaku ketua Unit Kegiatan Keluarga Mahasiswa (UKKM) Bola Voli membawa Muhammad Taufiqurohman (Hukum), Yahya Sunarya (Hukum), Sidiq Marzuki (Hukum), Agus Riansyah (Hukum), Hilman Hidayah (PG PAUD) dan Zulmiadi (Teknik Informatika) untuk memperkuat tim Bola Voli Universitas Al Azhar Indonesia.

    Cabang Bola Voli pada kejuaraan ATHENA 2017 ini dimenangkan oleh Institut Teknologi Bandung setelah menang dengan skor 4-1 atas tim Bola Voli Universitas Atmajaya Jakarta.

    Continue Reading
  • Mahasiswa UAI mengikuti Deklarasi bersama “Anti Narkoba”

    2 May 2017
    500 Views
    Comments are off for this post

    Selasa 25 April 2017, sekitar 5000  Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi yang  tegabung dalam Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalah Gunaan Narkoba (Artipena) mengadakan Deklarasi bersama Anti Narkoba , kegiatan  ini  dibarengi dengan Stadium General yang disampaikan  oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A.Ph.D  dengan  tema Tantangan Kebhinekaan dalam era Demokrasi dan Globalisasi , acara yang  mengambil tempat di Balairung UI Depok ini selain dihadiri oelh mahasiswa juga dihadiri oleh pimpinan dari berbagai  perguruan Tinggi serta undangan lainnya seperti  Kemenristekdikti, Kemensos,Kemenko OMK,Kopertis Wilayah III,APTISI serta pengurus DPW Artipena Pusat dan Daerah.

    Universitas Al Azhar Indonesia yang merupakan bagian dari kampus bebas  Narkoba juga  mengirim   mahasiswanya (terdiri dari Lintas Fakultas dan Prodi)  dan turut mendampingi mahasiswa yaitu  ibu Dr. Nita Norika, MS. (Wakil Rektor III ),Pak Muhammad Rusdi,S.Kom (P3EK) dan Pak  Yudha Agung Perkasa , ST. ( Biro Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir).

    Dalam kesempatan ini Kapolri menyampaikan bahwa pada tahun 2045 Indonesia akan memasuki era bonus demografi, dengan adanya bonus demografi yang berkualitas serta  didukung oleh sumber daya alam dan  posis strategis yang dimiliki Indonesia, Negara ini  akan dapat mencapai masa Indonesia emas yaitu Negara yang mempunyai daya saing tinggi sejajar dengan negara maju. Narkoba merupakan salah satu ancaman untuk mencapai hal tersebut, oleh karena itu kita harus berkomitmen untuk mencegah terjadinya penyebaran dan memberantasnya. Selain itu adanya ancaman stabilitas politik terhadap kebhinekaan Indonesia , perlu diterapkan demokrasi Pancasila dengan penuh kesadaran oleh semua elemen masyarakat dalam menghadapi hal tersebut .

    Prof. Ir. Suryo Hapsoro Tri Utomo, Ph.D selaku ketua umum Artipena dalam sambutannya menambahkan bahwa pada usia 100 tahun kemerdekan Indonesia, kita  akan mendapatkan Bonus Demografi yang sangat hebat (Indonesia akan diisi oleh SDM yang sangat Produktif), untuk itu Indonesia harus menjaga generasi mudanya dari upaya-upaya bangsa lain yang tidak ingin Indonesia menjadi Negara besar dimana  salah satunya adalah  ancaman penyalah gunaan   Narkoba yang dapat  merusak generasi bangsa ini.

    Acara ini ditutup dengan Deklarasi Anti Penyalah Gunaan Narkoba yang disampaikan oleh Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi  dibawah kopertis Wilayah III.

    Semoga dengan acara ini Mahasiswa bisa menyadari dan lebih bersemangat lagi didalam membangun Indonesia sehingga apa yang diharapkan dari Bonus Demografi  ini bisa menjadi Kenyataan.

    Wallahu A’lam Bishawab (Muhammad Rusdi)

    Continue Reading
  • Akreditasi dan Visitasi Pada Program Studi Ilmu Komunikasi (FISIP)

    2 May 2017
    290 Views
    Comments are off for this post

    Jakarta – Jumat 21 April 2017 Universitas Al Azhar Indonesia di kunjungi oleh dua orang Asesor dimana keduanya bertugas untuk melakukan visitasi guna pembaharuan akreditasi yang biasa dilakukan secara berkala pada Program Studi Ilmu Komunikasi. Kedua Asesor tersebut berasal dari Universitas Universitas Padjajaran Ibu Dr. Funny Mustikasari Elita dan dari Universitas Jenderal Soedirman Ibu Dr. Mite Setiansah. Kegiatan yang berlangsung satu hari ini diisi dengan berbagai kegiatan antara lain mengecek bukti fisik dokumen, wawancara, dan pihak-pihak yang diwawancarai adalah Pimpinan Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dosen-dosen program studi Ilmu Komunikasi, mahasiswa, alumni, tanya jawab oleh Asesor kepada Dekan, Kepala Program Studi juga para Dosen terkait. Diharapkan dengan adanya kegiatan Akreditasi dan Visitasi ini dapat memicu Universitas dan Program Studi untuk lebih baik lagi dan berharap akreditasi A dapat dipertahankan dan dapat menjadi motivasi Ilmu Komunikasi agar menjadi jurusan yang terbaik dan menginspirasi.

    Continue Reading