• Pelepasan Pendidikan Dasar UKKM Arga Zarka ke-XIV

    15 February 2018
    425 Views
    Comments are off for this post

    KMPPLHK ARGA ZARKA adalah suatu organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) yang merupakan UKKM (Unit Kegiatan Keluarga Mahasiswa) di Universitas Al Azhar Indonesia. KMPPLHK Arga Zarka merupakan organisasi terdidik yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menganalisa perubahan-perubahan alam yang semakin tereksploitasi dan sebagai bukti bagi pecinta alam dalam mengaktualisasikan segala kemampuan yang dimiliki demi terciptanya keindahan alam yang selalu diridhoi Allah SWT.

    Pada hari Sabtu, 3 februari 2018 acara pembukaan dan pelepasan pendidikan dasar ukkm arga zarka ke-XIV di hadiri oleh Direktur Kesejahteraan, Minat, dan Alumni (KMA) Bapak Dr. Suwardi, M.Pd. Acara pendidikan dasar yang diadakan di Gunung Rungking, Karawang, Jawa Barat selama empat hari ini bertujuan  untuk membekali para calon anggota MAPALA Arga Zarka dengan pengetahuan dan keterampilan berupa teori maupun praktek, keorganisasian, kepemimpinan dan manajemen serta pembentukan kemampuan fisik dan mentalitas yang dibutuhkan untuk persiapan aktivitas alam bebas serta Menciptakan kepribadian kader-kader penerus Arga Zarka yang tangguh, kritis, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan guna keseimbangan ilmu dan alam. di akhiri dengan doa bersama agar acara berjalan dengan lancar.

    Continue Reading
  • Korps Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional (KOMAHI) adakan Workshop dengan Tema “Citizen Journalism in Digital Era”

    13 February 2018
    278 Views
    Comments are off for this post

    JOURNALISTIC WORKSHOP 2018- Tema besar yang diambil pada acara pelatihan jurnalistik ini adalah “Citizen Journalism in Digital Era” mengingat Fenomena digital saat ini yang sangat membantu Citizen Journalism dalam memainkan perannya di dunia internasional. Acara ini juga sebagai salah satu langkah untuk membentuk prospek lulusan ilmu hubungan internasional UAI yang sesuai dengan prospek lulusan program studi yang ketiga yaitu menjadi seorang penulis dan wartawan di bidang hubungan internasional pada lembaga pers nasional dan asing, baik media cetak, media online, maupun media elektronik serta tenaga kehumasan (public relations).

    Workshop jurnalistik kali ini masih sama dengan tahun lalu, yakni diselanggarakan selama tiga (3) hari, dimulai dari tanggal 9 hingga 12 Februari 2018. Dan acara ini resmi dibuka oleh Ibu Dr. Nita Noriko, MS. selaku Wakil Rektor III Universitas Al-Azhar Indonesia. Dekan FISIP, Ibu Dr. Irwa Rochimah Zarkasi, SE., M.Si. dan Ketua prodi HI bapak R. Mokhamad Luthfi, S.IP. M.Si, serta dosen HI lainnya, juga turut hadir saat pembukaan acara.

    Yang membedakan workshop jurnalistik ini dengan tahun lalu, yaitu acara ini dibuka untuk umum dengan kuota terbatas. Sehingga banyak mahasiswa-mahasiswa dari universitas sekitar Jakarta yang turut hadir sebagai peserta, seperti mahasiswa dari universitas Trilogi, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pamulang, Universitas 17 Agustus dan Universitas lainnya. Bahkan ada juga beberapa pelajar SMA maupun dosen dan pengamat yang sengaja hadir dalam acara ini.

    Dengan mengundang para pembicara yang sangat berpengalaman dibidangnya langsung. Pada hari pertama (9/2/18) Jum’at kemarin, pukul 08:30 WIB, di ruang 517, Universitas Al-Azhar Indonesia. Materi pertama dimulai oleh Sheila Purnama selaku Presenter News Net TV dengan mengangkat “Fenomena Citizen Journalism in Global Era”. Pembicara pertama memberikan penjelasan tentang perbedaan jurnalis dan seorang citizen jurnalis, membuka wawasan peserta tentang sebuah informasi yang dengan mudah meluas dikalangan masyarakat karena kemudahannya di era global maupun era digital. Ia pun juga memberitahukan cara menjadi seorang Citizen Journalist yang baik sehingga dapat dimuat oleh kantornya.

    Kemudian sesuai dengan acara ini, Pemateri pertama memberikan materi tentang Pelatihan Teknik Reportase dan Wawancara yang diberikan oleh bapak Nanang Haroni, selaku Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UAI. Dimana Ia memberikan penjelasan tentang cara menulis berita maupun melakukan sebuah wawancara dengan cara yang benar. Setelah penjelasan materi yang diberikannya, peserta pun diberikan tugas untuk mewawancarai seorang narasumber dengan tema yang tidak ditentukan, tetapi menggunakan teknik reportase dan wawancara sesuai dengan apa yang telah diajarkan.

    Setelah materi yang telah terlaksana, ada pembicara dari Redaktur Pelaksana CNN pada acara ini, yaitu dari Ike Aguste yang membahas tentang “Cara Kerja Media di Dunia Internasional”. Pada kesempatannya kali ini, ia bercerita tentang pengalamannya menjadi seorang jurnalis yang telah meliput mulai dari wilayah daerah bagian yang aman sampai wilayah yang sedang terjadi konflik. Ia pun mengajarkan bagaimana sebuah informasi yang ada dapat diolah menjadi sebuah berita dan juga memberitahukan bagaimana langkah untuk menjadi seorang jurnalis dan perlindungan untuk menjadi seorang jurnalis apabila berada diwilayah konflik, maupun tidak. Dalam pembahasannya ia juga mengajak peserta untuk dapat menyaring pemberitaan dari seluruh media yang ada pada saat ini supaya kita dapat tahu apa inti dari berita tersebut dan tidak terbawa arus dari berita yang tidak benar adanya.

    Acara pada hari pertama selesai dilaksanakan pada jam 15.30 wib, dan ditutup dengan penjelasan lebih lanjut mengenai tugas karena masih banyak peserta yang menanyakan mekansime tugas yang diberikan oleh pemateri pertama. Pada hari pertama dapat disimpulkan ada 2 pembicara dan 1 pemateri yang mengisi acara Journalistic Workshop 2018.

    Hari kedua acara (10/02), dimulai sejak pukul 08.00 yang diawali dengan pembukaan MC yang langsung diikuti dengan pemateri kedua di kegiatan ini. Materi dari pelatihan ini disampaikan oleh Bapak Eko Febrianto, selaku Produser Seputar Indonesia RCTI yang menyampaikan materio tentang Teknik Penulisan berita. Seperti yang telah ditugaskan oleh pemateri pertama dihari yang pertama, dimana peserta diminta untuk mewawancari seorang narasumber, maka pemateri kedua ini memberikan penjelasan tentang bagaimana menuliskan berita dengan benar dan sesuai dengan wawancara yang telah dikerjakan oleh para peserta. Pembahasan materi ini berisi tentang unsur berita maupun tata cara menulis berita dengan baik dan benar. Kemudian setelah pemateri menjelaskan materinya, peserta diminta untuk mengerjakan tugas yaitu merubah hasil wawancaranya menjadi sebuah berita dan akan dikumpul dan dikoreksi bersama setelah ISHOMA siang harinya.

    Setelah pemateri kedua selesai menyampaikan materinya, agenda acara berpindah ke pembicara ketiga pada pelatihan jurnalisitik ini yaitu seorang Public Relation Manager dari peneliti lembaga riset keamanan cyber atau organisasi CISSReC (Communication & Information System Security Research Center). Pada kesempatannya, Ia membahas Fenomena Generasi Millenials di Era digital yang inti pembahasannya kearah media sosial, fenomena dan ancamannya di dunia. Ia pun memberikan beberapa informasi tentang persentase masyarakat Indonesia yang menggunakan teknologi informasi terutama yang menggunakan internet. Ia juga membahas tentang bagaimana cyber dapat menjadi media informasi yang paling lengkap karena segala jejak yang ada di dunia cyber sifatnya tidak dapat dihapus atau hilang, pasti dapat dilacak. Maka dari itu beliau mengajak peserta untuk menggunakan dan memanfaatkan teknologi dengan bijak.

    Kemudian dengan selesainya materi dari pembicara ketiga ini, dilanjutkan dengan ISHOMA dan selesai ISHOMA peserta diminta untuk mengumpulkan tugas yang telah diberikan oleh pemateri kedua tadi. Dengan dikumpulnya tugas berupa sebuah berita yang didapat dari hasil wawancara para peserta, maka acara dilanjutkan dengan evaluasi dari apa yang telah ditulis oleh para peserta tadi. Evaluasi ini kembali disampaikan oleh Bapak Eko Febrianto yang telah menyampaikan materinya. Pada evaluasi ini, ia mengoreksi berita yang telah dibuat dan dikumpulkan dan memberitahukan kepada masing-masing peserta dimana kekurangannya didalam menulis sebuah berita. Pada evaluasi ini juga dipilih tiga berita terbaik yang mendapat hadiah yang telah disediakan oleh pihak program studi.

    Setelah evaluasi ini, peserta menjadi lebih tau kesalahannya dalam menulis sebuah berita, bahkan ada beberapa peserta yang meminta untuk membuat berita ulang karena ia ingin melatih dirinya lebih baik dalam menulis sebuah berita. Dengan selesainya evaluasi yang telah disampaikan oleh Bapak Eko Febrianto, dilanjutkan dengan foto bersama dengan beliau, dan pembagian sertifikat kepada peserta. Setelah itu diberitahukan nama-nama peserta yang terpilih menjadi peserta media visit pada tanggal 12 februari 2018, serta aturan kunjungan yang disampaikan kepada para peserta terkait dengan kunjungan.

    Hari ketiga acara (12/02) adalah kunjungan media ke Kantor CNN Indonesia. Pada hari ketiga, peserta diminta hadir sekitar pukul 13.30 wib, karena kunjungan dimulai pada 14.00. Setelah beberapa peserta hadir dan melakukan registrasi serta pembagian snack. Kemudian pihak humas acara berkordinasi dengan pihak humas CNN terkait kegiatan acara pada hari ini yaitu Sharing Session dan Tour didalam kantor CNN. Acara dimulai dengan Tour CNN terlebih dahulu, dimana peserta dapat melihat bagaimana ruang kerja CNN dan bagaimana CNN memproduksi sebuah berita. Kemudian acara dilanjutkan dengan sharing session yang disampaikan oleh ibu Yoko Sari selaku Pemimpin redaksi CNNIndonesia.com.

    Pada sharing session kali ini, ia menyampaikan bagaimana proses sebuah berita di CNNIndonesia.com itu terbit. Ia pun menyampaikan kepada peserta menjadi seseorang yang bekerja di media itu pasti banyak tantangannya, tetapi dengan pengalaman yang ada dan didapat didalam proses nya itu menjadi sebuah pembelajaran tersendiri. Dan Ia juga menyampaikan betapa pentingnya sebuah rekaman yang ada untuk sebagai back up jika beritanya dianggap tidak benar. CNNIndonesia,com juga bukanlah media pemerintah, jadi sifatnya tidak memihak kepada siapapun melaikan melihat kondisi yang nyata terjadi dilapangan. Pihak CNNIndonesia.com pun juga memberikan hadiah kepada peserta yang memiliki aplikasi CNN Indonesia.

    Setelah kegiatan media visit ini selesai, maka selesailah seluruh agenda kegiatan Journalistic Workshop 2018 yang telah berlangsung selama 3 hari ini. Acara ini diselenggarakan oleh Divisi Jurnalistik dibawah KOMAHI UAI dan bekerjasama dengan decode magazine sebagai media partner pada kegiatan ini. Semoga pelatihan jurnalistik ini dapat membawa manfaat untuk para peserta dan dapat menjadi program kerja ditahun mendatang dengan inovasi yang lebih baik lagi dikemudian hari.

    Continue Reading
  • Universitas Al Azhar Indonesia Gelar Wisuda ke-XVIII

    10 February 2018
    471 Views
    Comments are off for this post

    Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) menggelar wisuda ke-18 tahun akademik 2017-2018 di Gedung BPPT, Jakarta, Sabtu, 10 Februari 2018. Dalam acara ini sebanyak 287 mahasiswa dari berbagai fakultas telah diwisuda.UAI mendapat kehormatan khusus dengan hadirnya Prof. Dr. Shahbaz Khan (Direktur UNESCO Regional Asia Pasifik) yang akan menyampaikan orasi ilmiah mengenai “Peranan Islam, Ilmu Pengetahuan dan Kewirausahaan dalam Peradaban Kita.”

    Wisuda UAI ke XVIII ini dihadiri, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., (Dewan Pengawas YPI AL Azhar), Drs. Sobirin HS (Ketua Umum Yayasan Pesantren Islam Al Azhar), Prof. H. Muhammad Nasir, Ph. D, Ak (Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi), H.E. Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi (Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia), Dr. Ir. Illah Sailah, MS (Koordinator Kopertis Wilayah III), dan Jusman Syafii Djamal (Komisaris Utama PT Garuda Indonesia) dan para Guru Besar.

    Dalam pidatonya, Rektor UAI, Prof. Dr. Asep Saefuddin, M.Sc, menyampaikan pidato mengenai “UAI ke Depan Dalam Menghadapi Era Distrupsi”. Ia menyampaikan, bahwa para sivitas akademika harus terbuka dengan perubahan zaman. “Kita harus siap dengan paradigma baru di era distrupsi. Para lulusan dan mereka yang saat ini sedang belajar di UAI harus menjadi driver perubahan, bukan sekedar follower”, lanjutnya. UAI juga berkewajiban mendidik generasi muda untuk menjadi pembelajar yang tekun, cepat tanggap, dan biasa bekerjasama. Sehingga setiap individunya dapat membawa manfaat dari kehadiran UAI dalam jumlah yang tidak sedikit. Karena UAI ingin agar ilmu dan teknologi serta perilaku baik itu dirasakan oleh sebanyak-banyaknya generasi muda dan mereka yang selalu ingin belajar. Untuk itu, Universitas akan memadukan pembelajaran konvensional dengan on line atau disebut blended (hybrid) learning. Semua ini kampus lakukan sebagai konsekuensi logis dari UAI yang bercirikan Enterprising University

    Di wisuda ke 17 ini, mahasiswa Hubungan Internasional, Angkatan 2012, Hafizh Al Ghifary, terpilih sebagai wisudawan terbaik se-Universitas. Ia memperoleh IPK 3,72 sehingga lulus dengan predikat cumlaude. Semasa kuliah, Hafidz aktif mengikuti berbagai organisasi, antara lain sebagai peserta Model United Nations (MUN) Simulation yang diadakan oleh @America dan ISAFIS, berkesempatan pula untuk menyampaikan sebuah working paper yang berjudul “Addressing Political Security Issues in ASEAN by Providing Grassroot Direct Acess to Public Goverment in Delivering Their Aspirations” dalam Konferensi Internasional Pre-Conference: ASEAN Youth Leaders Summit 2015, di Kuala Lumpur. Selain itu, ia juga aktif dalam organisasi kepemudaan di bawah bimbingan Masjid Agung Al Azhar yaitu Al Azhar Youth Leader Institute atau AYLI. Dalam sambutanya sebagai perwakilan wisudawan, ia mengingatkan kmebali bahwa usaha dan doa tidak akan mengkhianati hasil yang akan kita dapatkan. “Dan Yakinlah, bahwa Allah ‘azza wa jalla memberikan masalah-masalah tersebut kepada kita karena kita adalah orang yang tepat dan mampu melewati semua masalah. We Are The Chosen One!!. Kita semua orang terpilih, dan hal itu semua telah dibuktikan dengan hadirnya kita di wisuda ini” Ujar Hafiz yang kemudian diikuti oleh suara gemuruh tepuk tangan para wisudawan yang hadir.

    Pada kesempatan ini, UAI untuk pertama kalinya akan menyelenggarakan UAI Alumni Award 2018, dengan kategori UAI Alumni Award on Startup Entrepreneur yang diraih oleh Senja Lazuardi, Alumni Program Studi Teknik Informatika dan UAI Alumni Award on Artpreneur diraih oleh Sheila Purnama Bulan, Alumni Program Studi Hubungan Internasional. Penghargaan ini merupakan salah satu bentuk penghargaan UAI kepada para Alumni UAI atas dedikasi, pencapaian, dan kontribusi bagi masyarakat. Penghargaan ini juga kami maksudkan untuk menginspirasi para wisudawan dan wisudawati dalam menghasilkan karya yang berguna bagi masyarakat. “Terus bangun kreatifitas, peduli terhadap sivitas akademika sebagai almamater yang akan terus bergerak dalam membangun manusia unggul, kreatif dan driver pembangunan. Tunjukkan pada dunia bahwa dengan ilmu yang kalian miliki, Indonesia akan menjadi bangsa yang besar”. Ujar Rektor Universitas sebelum melepas Sarjana lulusan Universitas Al Azhar Indonesia untuk berkarya dengan bebas di masyarakat luas.

     

    Continue Reading
  • Korps Mahasiswa Hubungan Internasional (KOMAHI) UAI Kunjungi Kedutaan Besar Jepang di Jakarta

    8 February 2018
    434 Views
    Comments are off for this post

    (06/02/17) Korps Mahasiswa Hubungan Internasional (KOMAHI) Universitas Al-Azhar Indonesia mengadakan Kunjungan ke Kedutaan Besar Jepang di Jl. M. H. Thamrin, Jakarta Pusat. Sebelum keberangkatan Bapak Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin M.Sc selaku Rektor UAI memberi sambutannya dan membahas tentang ‘Go Out’ menjadi sangat penting dalam proses pembelajaran yang dimana Mahasiswa dididik tidak hanya didalam kelas namun mengeksplore dunia luar untuk mengembangkan Ilmu Pengetahuannya, contohnya kunjungan ini menjadi salah satu pembelajaran yang sangat penting khususnya bagi Mahasiswa Hubungan Internasional. Kegiatan ini juga didampingi oleh beberapa dosen HI.

    Kunjungan ini disambut hangat oleh pihak Kedutaan Jepang. Kami berkumpul disuatu ruangan seminar dan kami disuguhkan sebuah video oleh Bapak Kobo-san selaku pihak kedutaan Jepang dibagian Culture and Information sebelum melakukan pembukaan presentasinya. Video tersebut berisi tentang pengenalan negara Jepang terkait pendidikan, kebudayaan, sejarah, makanan dan  tempat wisata di Jepang. Kami juga disuguhkan video acara peringatan 60 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jepang yang diadakan pada 20 Januari 2018 bertempat di Kota Tua Jakarta.

    Acara diakhiri dengan pemberian plakat sebagai kenang-kenangan pihak Universitas Al-Azhar dan dari Pihak Kedutaan Besar Jepang sebagai tanda penghormatan dari kedua belah pihak. Diharapkan dalam kunjungan dapat memberikan wawasan dan pengalaman bagi para mahasiswa.

     

    Continue Reading
  • Kunjungan Rektor UAI ke Kedutaan Brunei Darussalam

    7 February 2018
    366 Views
    Comments are off for this post

    Jakarta – 5 februari 2018 Rektor Universitas Al Azhar Indonesia Bapak  Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin M.Sc,  Ketua (Bidang Dikti, Diklat & Litbang) YPI Bapak Dr. Ir. Ahmad Husin Lubis, M.Sc, Sekretaris Eksekutif  Ibu Dini Priatini, S.KM., Direktur Promosi dan Kerjasama Bapak Yasmi Adriansyah, S.IP., M.Si. berkunjung ke Kedutaan Besar Brunei Darussalam. Pada Kunjungan ini diterima oleh Duta Besar Brunei Darussalam Yang Mulia Brigadir Dato Seri Pahlawan Haji Yussof Bin Haji Abdul Rahman.

    Tujuan kunjungan ini adalah dalam rangka mempererat silaturahmi dan sosialisasi dalam rangka penjajakan kerjasama antara Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) dengan Universitas di Brunei Darussalam, khususnya Universitas Brunei Dasrussalam (UBD) dan Universitas Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA). Selain itu kunjungan ini untuk mepalorkan keikutsertaan UAI dalam Internasional Higher Education Fair di Bandar Seri Begawan pada Minggu-senin, 11-12 Februari 2018.

    Diharapkan kunjungan ini dapat mempererat hubungan serta  membangun persahabatan dan kerjasama dengan harmonis.

    Continue Reading
  • Poster Session : an Artificial Intellegence

    2 February 2018
    578 Views
    Comments are off for this post

    Jakarta– Menjelang minggu terakhir masa Ujian Akhir Semester, Universitas Al Azhar Indonesia menampilkan suatu hal yang baru. Yaitu diselenggarakannya pameran Poster Session  an Artificial Intellegence mulai tanggal 30 Januari sampai 1 Februari 2018 di lobi Universitas Al Azhar Indonesia. Pameran Poster ini merupakan salah satu bentuk Ujian Akhir Semester mata kuliah Kecerdasan Buatan, Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika  Fakultas Sains dan Teknologi. Dimana pada tanggal 1 Februari masing-masing mahasiswa akan mempresentasikan dan mendiskusikan karyanya dibawah dosen pengampu yaitu Bapak Ali Akbar Septiandri, S.T.,M.Sc dan Ibu Ir. Winangsari Pradani, M.T.

    Adapun pameran ini menampilkan hasil karya beberapa mahasiswa yaitu : “Kecerdasan Buatan Pada Permainan Ular Dalam Pencarian Jalur Terdekat menggunakan Algoritma A” oleh Novita Diyah Susanti, ”Menyelesaikan Knapsack Problem Dengan Menggunakan Algoritma Dynamic Programming” oleh Darwis Aji Saputro, “Analisis Algoritma Minimax Menggunakan Optimasi Alpha –Betha Pruning Pada Permainan Tic-Tac-Toe” oleh Nur Winda A sary, “Implementasi Algoritma Genetik dan Algoritma DFS Pada Pergerakan Ghost dalam Permainan Pac-man” oleh Tisha Astiayu Anda, “Implementasi Algoritma Genetik dalam Game Danmaku” oleh Fakhrizal Andykho P, “ Analis Penyelesaian Permainan 8-Queen dengan Algoritma Backtracking dan Algoritma Hill Climbing” oleh Endah Sulistyani.

    Pameran ini merupakan salah satu bentuk studi praktek yang diterapkan di Universitas Al Azhar Indonesia. Metode analisis sendiri dapat membantu mahasiswa menerapkan teori yang dipelajari dalam kelas ke berbagai hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Begitupun praktek Ujian Akhir Semester mahasiswa program studi Teknik Informatika ini yang mengambil media berupa Game untuk dianalis menggunakan unsur fungsi Algoritma di dalamnya, yang kemudian divisualisasikan dalam bentuk poster yang menarik. Semoga dengan diadakan mata kuliah praktek visual seperti ini dapat terus mengembangkan kreatifitas mahasiswa dalam berkarya sesuai dengan bidangnya masing-masing.

    Continue Reading
  • Improve Your Weakness To Be The Best Marketers as You Can Be !!

    1 February 2018
    333 Views
    Comments are off for this post

    Jakarta (31/1) – Menanggapi perkembangan era digital yang semakin canggih, menjadikan kita sebagai masyarakat juga harus awas diri terhadap perkembangannya dan mampu mengenali peluang besar di dalamnya. Universitas Al Azhar Indonesia bekerjasama dengan HIMPSI Jaya mengadakan seminar “Marketing, Moving From Traditional To Digital” yang diisi oleh Riadi Sughitani (an Avid Marketer with a quarter century of Asia Pasific and Eurasian Experience) dan Didi Pradnando (Marketing and Sales Manager SPM). Acara yang berlangsung di ruang serbagua lantai 2 Universitas Al Azhar Indonesia ini dihadiri oleh mahasiswa Program Studi Psikologi semester 4. Kegiatan ini diadakan guna menunjang pengetahuan mahasiswa akan dunia pekerjaan sebelum menempuh Praktek Kuliah Kerja Lapangan yang akan mereka hadapi di beberapa bulan kedepan.

    Dengan judul “Marketing in Millenial Era” Riadi membuka seminar dengan pengenalan macam macam kecanggihan teknologi masa kini yang kerap kita temukan di dunia bisnis dan marketing. Yaitu seperti  Kehadiran sistem Beacon yang dapat mentransfisikan bluetooth dengan sinyal yang rendah, secara tidak langsung setiap penjaga toko mampu mengenali kesukaan konsumen melalui aplikasi/ mesin pencarian yang ada di smartphone masing masing strategi seperti ini kerap disebut dengan mobiliography. Selain membicarakan marketing, beliau juga menjelaskan kepada banyak mahasiswa tentang ketatnya persaingan marketing di era teknologi masa kini dan sebagai Pemasar yang pandai kita harus mampu menggunakan kecanggihan teknologi dalam mengolah data yang ada, untuk perkembangan marketing kedepannya.

    Pemateri kedua dibawakan oleh bapak Didi Pradnando dari HIMPSI Jaya dengan judul “Unlock Your Potential & Develop Your Career in Marketing”. Berbeda dengan materi sebelumnya, kali ini yang dibahas adalah prospek kedepan karir atau pekerjaan seorang lulusan sarjana Psikologi. Banyak yang mengira bahwa sarjana psikologi hanya akan berakhir di sebidang meja HRD, namun tanpa disadari ada kaitan yang erat antara pemahaman konsep perilaku manusia yang dipelajari dalam ilmu psikologi dengan kebutuhan marketing yang ada di masa kini, inilah yang membuka peluang besar sarjana Psikologi untuk terjun ke dunia marketing. Karena Pemahaman perilaku dan kebutuhan masyarakat adalah kunci sebuah marketing yang besar dan semuanya telah dipelajari dalam kajian ilmu psikologi.

    Teori yang kita dapatkan tidak selalu sejalan dengan pekerjaan yang kita dapatkan. Disini beliau mengajak mahasiswa untuk mengetahui pentingnya melihat kembali peluang bisnis besar yang juga dapat digeluti oleh masing masing sarjana Psikologi. Ditutup dengan sesi tanya jawa dan pemberian cinderamata. Acara ini sukses memotivasi seluruh mahasiswa yang hadir untuk terus mengimprovisasi diri, untuk karier yang lebih baik dimasa depan.

    Continue Reading
  • Kunjungan Studi Banding Badan Penjaminan Mutu (BPMU) UAI ke Kantor Audit Internal IPB

    1 February 2018
    363 Views
    Comments are off for this post

    Pada hari Jum’at (26 Januari 2018), Badan Penjaminan Mutu Universitas (BPMU) UAI melakukan kunjungan studi banding ke Kantor Audit Internal, Institut Pertanian Bogor (KAI IPB). Selain bersilaturahmi, kunjungan tersebut diagendakan untuk memperluas wawasan, saling bertukar pengalaman dan mencari informasi mengenai SPMI dan Audit Internal yang ada di IPB, yang dianggap baik dalam proses pelaksanaan penjaminan mutunya.

    Rombongan BPMU UAI dipimpin oleh Ibu Ir. Endang Ripmiatin, M.T. (Ketua BPMU UAI) diterima dengan hangat oleh tim dari IPB, yaitu Dr. Wonny Ahmad Ridwan, SE., MM. (Kepala KAI IPB), Dr.Ir. Diniah, M.Si (Kepala Bidang Audit Akademik) dan Dr. drh. Dewi Ratih (Auditor Akademik Internal). Pada kesempatan tersebut, Dr. Wonny Ahmad Ridwan, SE., MM.  terlebih dahulu membuka presentasi dengan menyampaikan garis besar sistem penjaminan mutu dan audit internal yang diterapkan di IPB. Beliau mengungkapkan bahwa pada intinya Badan Penjaminan Mutu bertugas untuk membantu Rektor selaku Penjamin Mutu Universitas  untuk mengetahui kondisi di Universitas, yang nantinya menjadi dasar dalam pengambilan keputusan. Karena itu, penjaminan mutu tidak hanya berarti mempersiapkan borang akreditasi, tetapi lebih ke arah evaluasi terhadap segala sesuatu yang telah dilaksanakan, yang kemudian hasilnya dapat digunakan untuk mengambil keputusan selanjutnya.

    Selain sebagai aturan Dikti dan BAN-PT yang wajib dilaksanakan di setiap perguruan tinggi, Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (SPMPT) menjadi tuntutan dalam menghadapi persaingan antar perguruan tinggi yang semakin ketat dalam memberikan pelayanan yang optimal. Karena itu, dalam menjalankan sistem penjaminan mutu diperlukan komitmen serta kesadaran yang tinggi dari pimpinan untuk melakukan perubahan ke arah peningkatan mutu dan menjadikan mutu sebagai budaya bagi seluruh sivitas akademika.

    Dari kunjungan tersebut BPMU UAI mendapatkan banyak pengetahuan yang sangat berguna bagi pengembangan sistem penjaminan mutu di Universitas Al Azhar Indonesia nantinya. BPMU UAI bertekad untuk memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan, yang dijalankan  secara internal untuk mewujudkan visi dan misinya, serta untuk memenuhi kebutuhan stakeholders yaitu lulusan yang berkualitas.

    Terima kasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada KAI IPB yang telah menerima kunjungan rombongan BPMU UAI, serta berkenan membagi ilmu yang bermanfaat bagi UAI.

     

    Continue Reading
  • Sharing Seru deCODE Magazine Bersama Kak Martha Warta Silaban

    22 January 2018
    759 Views
    Comments are off for this post

    Jakarta- (19/1) Universitas Al azhar Indonesia kedatangan tamu istimewa dari wartawan surat kabar Tempo yaitu Kak Martha Warta Silaban. Bertempat di Ruang Multimedia Prodi Ilkom Basement I, Kak Martha memberikan sharing tentang pengelolaan berita secara offline dan online, beliau juga berbagi pengalaman kariernya selama menjadi redaktur di Tempo. Acara yang dipandu oleh Bapak Nanang Haroni M.Si, selaku Sekertaris Program Studi Ilmu Komunikasi , kedatangan beliau juga bertujuan memotivasi para mahasiswa khususnya yang tergabung dalam deCODE Magazine, CFM dan CTV untuk terus berkarya dalam menuliskan berita teraktual dan bermanfaat bagi masyarakat.

    Dalam sesi sharing singkat ini, mahasiswa yang tergabung dalam deCODE Magazine  ini diberi kesempatan untuk bertanya tentang penulisan berita. Bagaimana sebuah berita online dapat begitu cepat berproses, maupun saat sebuah surat kabar mampu memberikan berita aktual dan mengungkap fakta dalam sebuah kasus. Pabrik surat kabar yang sudah berdiri sejak tahun 1971 ini menjadi salah satu surat kabar yang sudah dipercaya oleh masyarakat. Kemampuannya dalam menguak sebuah kasus, maupun menghadirkan berita problematika tanah air telah banyak membuka pikiran masyakarat. Maka tak heran jika banyak dari masyarakat menyatakan aspirasi maupun keresahan mereka langsung ke kantor Tempo, dengan harapan dapat diberitakan untuk kemudian diketahui oleh publik.

    Produksi surat kabar yang telah meraih penghargaan sebanyak lima kali untuk “Media Massa Terbaik dalam Berbahasa Indonesia”  dalam deretan surat kabar. Tak heran usaha Tempo dalam membangun integritas medianya patut diapresiasi. Di dalam penulisan berita online maupun offline tidak boleh memiliki narasumber yang sama, kalaupun sama beritanya harus ditulis dengan point yang berbeda di masing-masing media. Wartawan Tempo juga sangat menjunjung tinggi etika jurnalisme, dimana point pentingnya menurut kak Martha, adalah setiap berita yang memiliki kasus lebih dari seorang harus mampu merangkup dari kedua belah pihak, atau cover both side.

    Beliau juga membagi strategi khusus bagaimana membedakan berita yang akan dicetak di majalah maupun berita yang akan diterbitkan secara online. Jika di majalah kita menulis sebuah kasus secara mendalam, maka dalam sajian online kita harus mampu menulisnya menjadi lebih singkat namun padat dikarenakan masyarakat yang membaca ingin sesuatu yang cepat dan praktis. Ditutup dengan acara foto bersama, kehadiran Kak Martha memberikan udara segar bagi generasi literasi dan jurnalis di masa depan.

    Continue Reading
  • Seminar World Hijab Day bersama LDK Karisma UAI

    22 January 2018
    387 Views
    Comments are off for this post

    Jumat(19/1)- Menyambut hari hijab sedunia, Universitas Al Azhar Indonesia mengadakan seminar World Hijab Day One Step Closer To Hijab dengan tema “Apakah hijrahku sebatas pakaian ?” dengan narasumber Sabrina Piscalia (Hijrah Inspirator muslimah, Motivator Muslimah, Volunteer kemanusiaan dan Penyanyi Religi) acara yang sangat menginspirasi ini terselenggara berkat kerjasama dengan Kementrian Pemberdayaan perempuan LDK Kharisma Universitas Al Azhar Indonesia.

    “Dan Hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedadanya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasaanya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka… “ (QS An-nur :31). Perkembangan zaman yang semakin maju, menjadikan hijab bukan lagi sesuatu yang dipandang sebelah mata. Banyaknya public figure terutama kaum akhwat  yang melakukan hijrah mengungkap kembali apa definisi hijah sesungguhnya dalam islam. Dimana kini kita harus lebih sadar untuk memaknai kalimat hijrah yang bukan hanya sekedar menutup aurat. Hijrah dalam Islam secara Hakiki adalah berpindah menuju kehidupan yang lebih baik. Yaitu seperti  Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang melakukan Hijrah dari Makkah ke Madinah pada hari Jumat tanggal 13 Rabi’ul Awwal atau 24 September 622 Masehi.

    Ada dua hal yang dapat menimbulkan niat untuk berhijrah, yaitu ketika seseorang yang telah diberikan Taufiq dan Hidayah. Dan bagi mereka yang telah diberikan Hidayah Oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala secara tidak langsung akan berproses secara jasmani dan rohaninya untuk berhijrah. Hidayah adalah karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala yang sangat besar, karena tidak setiap orang bisa mendapatkannya secara percuma. Dan kita sebagai muslim yang telah diberikan hidayah untuk menutup aurat oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sudah seharusnya menjaga agar tetap istiqomah, dan terus memperkaya diri dengan ilmu, sehingga dalam perjalana berhijrah hati tidak akan kembali goyah. Ada begitu banyak manfaat dan kebaikan dalam berhijrah, salah satunya tertera begitu jelas dalam tafsiran ayat berikut : “Barangsiapa berhijrah di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (An- Nisa : 100).

    Disini kak Sabrina mengajak para akhwat untuk tidak hanya menghijrahkan pakaian, tapi juga lisan, hati dan perbuatan. Tidak ada balasan yang lebih indah untuk mereka yang ingin berhijrah kecuali jaminan surga dan diampuni dosa dosanya yang telah lalu oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, jelas beliau. Selain berbagi ilmu tentang hijrah beliau juga berbagi pengalamanya saat berhijrah. Kepulanganya dari tanah suci untuk melakukan ibadah umroh telah banyak memberikannya ilmu dan hidayah yang membuatnya memantapkan hati untuk menutup diri dengan selembar kain hijab. Kini selain aktif di kajian kajian umum, beliau juga aktif membimbing kaum muda yang terkumpul dalam grup Pemuda Hijrah (Shift), yang mana juga dinaungi langsung oleh Ustadz Hanan Attaki. Semoga dengan diadakan seminar ini, makin banyak energi positif yang dapat ditularkan oleh Mahasiswi Universitas Al Azhar Indoensia satu sama lain. Membawa setiap akhwat kejalan yang lebih baik, terutama dalam hal berhijrah.

    Continue Reading