Home Bidang Ekonomi

..:: UAI | Universitas Al Azhar Indonesia ::..

Poverty alleviation: the islamic way

Tulisan ini mengenai pemberantasan kemiskinan.
Kemiskinan ini merupakan masalah yang dominan di negara-negara muslim termasuk Indonesia. Makalah ini sudah disampaikan dalam suatu konferensi internasional, mengusulkan agar pemberantasan korupsi menggunakan nilai-nilai universal Islam, agar bisa berkelanjutan.

Tulisan ini mengusulkan juga agar sistem kapitalisme dalam bentuk sistem ekonomi campuran perlu digantikan dengan sistem ekonomi syariah.

Last Updated ( Friday, 15 January 2010 06:57 )
 

ECONOMIC VALUE OF TIME SEBAGAI DASAR PERHITUNGAN MANAJEMEN KEUANGAN ISLAMI

ECONOMIC VALUE OF TIME
SEBAGAI DASAR PERHITUNGAN
MANAJEMEN KEUANGAN ISLAMI
Oleh: Kuncoro Hadi, M.Si

Sistem keuangan yang terjadi sekarang ini seluruhnya berdasarkan pada asas time value of money. Time value of money sendiri memiliki ruh/filosofi yaitu proses pembunga-an uang secara majemuk. Proses pembunga-an uang secara majemuk secara sistematik memisahkan antara uang/sistem moneter dengan sektor riilnya. Sektor moneter selalu dan pasti memiliki sebuah growth yang  positif, sementara sektor riil memiliki grwoth yang  tidak pasti, bisa positif bisa negatif. download disini

 

Ekonomi Syariah Dan Perlunya Konsistensi Dalam Membangun Ekonomi Syariah

Oleh:
Prof. Sayuti Hasibuan, PhD
Dekan Fakultas Ekonomi, Universitas Al Azhar Indonesia
Dosen Tetap Program Pasca Sarjana, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Solo

 

Abstrak

Hukum konsistensi pembangunan bangsa-bangsa adalah sebuah hukum alam yang diperlu dipatuhi oleh sebuah bangsa bilamana bangsa tersebut menginginkan keberhasilan dalam mencapai cita-citanya. Hukum ini mengatakan akhlak sosial sebuah bangsa harus sesui dengan nilai-nilai  yang terkandung dalam visis dan visinya. Visi bangsa Indonesia adalah sebagaimana yang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Indonesia dalam sejarah pembangunannya sejak proklamasi kemerdekaan telah melaksanakan strategi yang pada dasarnya adalah kapitalistik. Strategi kapitalistik ini dilaksanakan dalam regim liberal, sosialistik, liberal campuran dan neoliberal. Kapitalisme merupakan  kuda tunggang dari materialisme, individualisme, kebebasan dan positivisme. Nilai-nilai ini berlawanan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam visi dan misi bangsa. Oleh karena itu Indonesia belum berhasil merealisasikan cita-cita kemerdekaannya. Untuk masa depan bangsa Indonesia perlu menggantikan proses kapitalisme  dalam strategi pembangunannya  dengan proses penciptaan kemampuan manusia berbasis syariah yang berisikan peningkatan keimanan, penigkatan kecerdasan, peningkatan mutu hidup dan peningkatan kekayaan materi agar cita-cita kemerdekaan bisa diwujudkan.

Kata-kata kunci: hukum konsistensi, visi bangsa, liberalisme, kapitalisme, syariah.

Download artikel di sini

Last Updated ( Wednesday, 24 June 2009 03:32 )
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 3

UAI on Facebook

Facebook Share

Share on facebook