Konseling
Layanan konseling membantu para mahasiswa yang menghadapi masalah pribadi maupun hubungan interaksinya dengan sosial yang membutuhkan bantuan konsultasi baik dalam bentuk tatap muka secara individu ataupun kelompok. Khusus bagi mahasiswa yang menghadapi kendala pribadi dan kendala lainnya yang berhubungan dengan kelangsungan studinya di UAI, dapat berkonsultasi dengan Pembimbing Akademik (PA) di masing-masing Program Studi.

Jenis-jenis Konseling
1. Konseling Akademik
Konseling ini diarahkan agar mahasiswa mampu merencanakan studinya secara cermat dan benar untuk menghindari keterlambatan masa studi akibat kesalahan pengambilan mata kuliah ataupun karena kendala nilai yang telah dipersyaratkan serta kendala lainnya.
Konseling akademik dilakukan oleh mahasiswa minimal 3 kali per semester dengan ketentuan pertemuan:
Tahap I:
Saat menjelang dimulainya perkuliahan (proses pengisian KRS yaitu penentuan mata kuliah dan jumlah beban studi yang akan diambil untuk semester yang akan datang). PA bertanggung jawab atas kebenaran isi KRS (ketepatan pemilihan mata kuliah) dan wajib memberi penjelasan yang cukup atas beban studi yang diambil agar mahasiswa dapat menyadari dan menerima penuh pengertian.
Tahap II:
2 minggu setelah UTS (evaluasi hasil pembelajaran setengah semester berjalan). Jika mahasiswa tidak mempunyai prakarsa sendiri menemui PA untuk mengemukakan masalahnya, maka PA wajib mengambil inisiatif memanggil mahasiswa yang diperkirakan mempunyai masalah dengan tujuan menggali informasi yang diperlukan untuk kepentingan pembimbingan.
Tahap III:
1 minggu sebelum UAS (evaluasi persiapan UAS).
PA memberikan informasi kepada mahasiswa tentang boleh/tidaknya mahasiswa yang bersangkutan menempuh UAS serta memberikan motivasi yang berkenaan dengan persiapan UAS mahasiswa ybs.
2. Konseling Non-Akademik
Konseling non-akademik diarahkan pada bimbingan pengembangan potensi diri ataupun secara sosial agar mahasiswa dapat lebih mampu mengembangkan kemampuannya secara lebih optimal. Konseling yang berhubungan dengan masalah-masalah pribadi maupun keluarga ditangani oleh Pusat Konseling Mahasiswa. Sedangkan konseling yang berhubungan dengan pelanggaran tata-tertib dan etika yang berlaku umum di UAI akan ditangani oleh Lembaga Pengkajian, Pengembangan dan Penerapan Etika (LP3E).
Beasiswa
UAI memberikan beasiswa kepada para mahasiswanya. Jenis beasiswa yang diberikan berupa
1. Beasiswa Korporat
Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa UAI di awal penerimaan mahasiswa baru dengan mempertimbangkan kemampuan akademik mahasiswa tersebut di SMA dan keadaan status ekonomi mahasiswa bersangkutan. Besiswa ini diberikan maksimum selama 8 (delapan) semester dengan persyaratan mampu mempertahankan IP tiap semesternya minimal 3,00. Mahasiswa yang memperoleh beasiswa ini akan dibebaskan dari pembayaran BPP,BOP dan SKS.
2. Beasiswa kerja
Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi dengan indeks prestasi kumulatif minimal 3,5. Mahasiswa penerima beasiswa ini akan dibebaskan dari pembayaran BOP dan SKS pada semester bersangkutan, namun dipersyaratkan untuk membantu kegiatan-kegiatan teknis pada unit-unit kerja di UAI.
3. Mahasiswa kerja
Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang hanya menyisakan sedikit beban studi (mahasiswa tingkat akhir) dengan mendapatkan balas jasa berupa kompensasi atas kegiatannya membantu kegiatan-kegiatan teknis pada unit-unit kerja di UAI.
Selain beasiswa yang diberikan UAI, mahasiswa juga dapat mendapatkan informasi tentang seputar beasiswa yang ditawarkan oleh pihak luar baik itu beasiswa untuk perkuliahan maupun beasiswa untuk melanjutkan program studi di dalam dan di luar negeri.
|
Konseling Layanan konseling membantu para mahasiswa yang menghadapi masalah pribadi maupun hubungan interaksinya dengan sosial yang membutuhkan bantuan konsultasi baik dalam bentuk tatap muka secara individu ataupun kelompok. Khusus bagi mahasiswa yang menghadapi kendala pribadi dan kendala lainnya yang berhubungan dengan kelangsungan studinya di UAI, dapat berkonsultasi dengan Pembimbing Akademik (PA) di masing-masing Program [...]