Seminar Cloud Computing : Infrastruktur Ekonomi Digital Indonesia dan Launching Indonesia Cloud Award 2018

12 April 2018
456 Views
Comments are off for this post

Jakarta (10/04)- Universitas Al Azhar Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) dan APTIKOM mengadakan seminar yang bertajuk “Cloud Computing: Infrakstruktur Ekonomi Digital Indonesia” acara yang dibarengi oleh Launching Indonesia Cloud Computing Award 2018 ini dihadiri oleh 4 Keynote Speaker dan 14 Speaker yang pakar dibidangnya. ACCI sendiri merupakan Asosiasi yang berdiri sejak 14 Juni 2017 yang didirikan oleh 21 pendiri, dengan visi menjadi wadah yang mampu menselaraskan perkembangan teknologi cloud computing serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk memenuhi kebutuhan industri dibidang teknologi informasi. Sedangkan APTIKOM

Acara yang diselengarakan di Auditorium Universtas Al Azhar Indonesia mengundang  Rudiantara (Menteri Komunikasi dan Informasi), Ilham Akbar Habibie (Ketua Tim Pelaksana WANTIKNAS), Ucok Zainal Hasibuan (Ketua Umum APTIKOM) dan Asep Saefudin (Rektor Universitas Al Azhar Indonesia). Selain 4 Keynote Speaker ada 14 Speaker lain yang turut diundang dalam seminar kali ini yang masing masing dibagi menjadi 3 panel diskusi dengan judul yang berbeda.

Diskusi Panel pertama dimulai dengan judul “Regulasi, market, SDM dan Infrakstruktur penunjang Cloud Computing” dengan speaker oleh Azhar Hasyim (Direktur E- Bussines Kominfo), Mevira Munindra (County Head of Consulting IDC), I Made Wiryatama (Dosen & peneliti Universitas Gunadharma), Merza Fachys (Ketua ATSI), Jamalul Izza (Ketua Umum APJII) dan Soegiharto Santoso (Ketua Umum APTIKNAS). Mengutip materi yang diberikan oleh ibu Mevira Murindra bahwa mulai 2018 setiap organisasi lambat laun akan mengadopsi digital-native operating model untuk bersaing dengan bagian terkecil dari global economy. “Multicloud management, multicloudsecurity and cloud at the edge are the key changes in cloud environment in the next 3 years” ujarnya. Khusus Opsi perangkat keras cloud  juga akan berkembang sesuai permintaan dengan XaaSfor AI, IoTsulation dan komputasi yang kompleks.  IDC sendiri kini Fokus pada tahap awal mengembangkan kerangka kerja integrasi terstruktur di seluruh platform cloud untuk mengurangi pengerjaan ulang dan rekayasa ulang proses, serta mempertahankan kelincahan dalam platform IT di perusahaan.

Berlanjut ke Diskusi Panel Kedua mengenai “Layanan Cloud Computing Infrastuktur Ekonomi Digital” dengan speaker Sutedjo Tjahjadi (Managing Director Datacomm Cloud), Noerman Taufik (CEO Indonesia Cloud), Muhammad Bahesti (CTO Dekstop IP), Tony Seno Hartono (National Technology Officer Microsoft Indonesia) dan Fanky Christian (Sekretaris Jendral ACCI). Pada diskusi ini Bapak Noerman taufik menjelaskan beberapa peran indonesian cloud bagi perusahaan maupun individu masyarakat, yaitu Cloud Infrastruktur yang meliputi public, private dan Hybird, Cloud Service, Cyber Security dan Cloud Business Solution. Setelah membicarakan konsep program dan strategi yan digunakan dalam Cloud, diskusi pun berlanjut ke topik praktisi yaitu, bagaimana cloud nantinya akan dijalankan di masyarakat dalam ranah industri, pemerintah, ekonomi maupun pendidikan  dengan judul “Cloud Computing Best Practice” semuanya disajikan dalam Diskusi Panel Ketiga, diskusi ini diisi oleh Kristiono Setyadi (CTO The Jakarta Post), Charles Sitorus (Directur IT PT. Pos Indonesia), Panji Gautama (CTO Kudo), Denny Hermawan (Dosen & Peneliti Universitas Al Azhar Indonesia) dan Totok Sediyantoro (Government Relation ACCI).

Ditutup dengan sesi pertanyaan oleh peserta seminar, semoga acara ini dapat membuka pikiran dan menambah banyak pengetahuan mahasiswa akan perkembangan teknologi masa kini yang semakin maju, terutama dalam bidang IT.