UAI dan Pintaria Dukung Transformasi Pendidikan di Indonesia Kuliah Blended Learning, Solusi Cerdas Kuliah di Era Digital

25 July 2018
1384 Views
Comments are off for this post

Jakarta (24/07) – HarukaEdu, perusahaan teknologi edukasi dengan fokus pada online learning dari Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 2013 secara resmi meluncurkan pintaria (www.pintaria.com) untuk membantu masyarakat Indonesia yang ingin meningkatkan pendidikan dan keahlian demi percepatan karier dan taraf hidup yang lebih baik. Pintaria diluncurkan langsung oleh Novistar Rustand, CEO sekaligus Co-Founder dari HarukaEDU, melalui konferensi pers di Jakarta (24/7). Di sini Novistar Rustard juga hadir sebagai narasumber utama yang menjelaskan secara keseluruhan bagaimana aplikasi Pintaria ini akan berjalan dan sangat membantu askes pendidikan online di masyarakat.

Saat ini, Indonesia kekurangan tenaga kerja yang berpendidikan tinggi dan memiliki keahlian yang dibutuhkan industri. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2007, dari 115 juta pekerja di Indonesia, hanya 8% yang memiliki gelar sarjana. Sementara itu, tuntutan akan tenaga kerja Indonesia di era digital ekonomi semakin tinggi dengan adanya digitalisasi, otomatis dan kecerdasan buatan.

Keinginan untuk meningkatkan pendidikan dan keahlian diantara angkatan kerja di Indonesia sebenarnya cukup tinggi. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh HarukaEDU mengenai pendidikan tinggi yang diselenggarakan pada bulan April 2018 terhadap 1.521 responden dengan rentang usia 18-35 tahun, sebanyak 69% responden lulusan SMA/SMK ingin melanjutkan pendidikan untuk mendapatkan gelar sarjana sebanyak 41% tertarik pada pembelajaran online. Survey oleh HarukaEDU ini juga menunjukan bahwa alasan terbesar masyarakat yang ingin meraih sarjana adalah untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Sementara, hambatan terbesar untuk melanjutkan ke tingkat pendidikan tinggi adalah biaya yang tinggi dan kesulitan untuk mengikuti program kuliah regular karena jadwal kerja yang tidak memungkinkan untuk pergi ke kampus setiap hari/malam. Menanggapi hal tersebut, Novistiar mengatakan, “Sudah saatnya dunia pendidikan beradaptasi dengan percepatan teknologi informasi, dimana masyarakat bisa menempuh pendidikan tinggi dan meningkatkan keahlian secara fleksibel, terjangkau, namun tetap berkualitas.”

Pintaria adalah online platform untuk pendidikan dan pelatihan. Di Pintaria, pengguna dapat mempelajari berbagai macam profesi yang sedang dibutuhkan oleh industri, lengkap dengan deskripsi pekerjaan dan standar gaji, pendidikan dan keahlian yang diperlukan, lowongan pekerjaan yang tersedia, dan berbagai program kuliah serta pelatihan (training) yang dapat memberikan pendidikan dan keahlian yang relevan. Salah satu program penting yang tersedia di pintaria adalah program kuliah blended learning. Berbeda dengan kuliah online, pada kuliah blended learning, proses pembelajaran dilakukan dengan metode campuran online dan offline (tatap muka). “Program kuliah blended learning menawarkan jadwal kuliah yang lebih fleksibel sehingga mahasiswa bisa tetap meraih gelar sarjana di sela sela kesibukan bekerja. Selain itu, program ini menawarkan kelebihan dibandingkan kuliah online karena masih memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan dosen untuk berinteraksi secara langsung pada saat kuliah tatap muka” ujar Novistiar. Metode kuliah blended learning dapat menjadi solusi cerdas yang tidak hanya memberikan kemudahan dari sisi biaya, namun juga dari sisi waktu dan jarak.

Pintaria menawarkan berbagai macam program kuliah blended learning yang diselenggarakan oleh 10 perguruan tinggi swasta ternama di Jakarta dan Bandung dengan akreditasi program studi A dan B, termasuk Universitas Al Azhar Indonesia sebagai salah satu institusi yang turut menyediakan program blended learning bersama HarukaEDU untuk memberikan kemudahan belajar bagi para mahasiswa. Universitas Al Azhar Indonesia sendiri terdiri dari enam fakultas dengan enam belas program studi yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dengan sangat baik, dan ini menjadikan UAI sebagai harapan baru untuk mencetak kepemiminan visioner dan berakhlak mulia. Fasilitas blended learning Universitas Al Azhar Indonesia memudahkan mahasiwa mengakses e-journal, e-book, digital library, maupun berbagai akses sumber-sumber pembelajaran dan memudahkan dosen untuk pengembangan pembelajaran.

Dengan falsafah pendidikan ilmu terkini, Universitas Al Azhar Indonesia senantiasa berupaya mengembangkan berbagai program menuju visi Universitas Al Azhar Indonesia yaitu “Menjadi Universitas yang terkemuka dalam membentuk manusia unggul dan bermartabat, yang memiliki kemampuan intelektual berlandaskan nilai-nilai spiritual, moral dan etika Islami.” Sebagai wujud langkah pencapaian visi tersebut, pengembangan situs ini diarahkan untuk mewujudkan Universitas Al Azhar Indonesia sebagai bagian dari Universitas yang menggunakan teknologi informasi secara efisien dan produktif. Dunia usaha juga dapat memperoleh akses secara langsung lulusan Universitas Al Azhar Indonesia melalui usaha pengembangan karir yang dikembangkan oleh Universitas Al Azhar Indonesia melalui Career Development Center (CDC).  “Kami berharap Pintaria dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas tenaga kerja Indonesia melalui program kuliah blended learning serta pelatihan yang ditawarkan. Kami juga berharap melalui lingkungan pembelajaran berbasis online, semakin banyak masyarakat yang bisa meraih gelar sarjana,” pungkas Novistar.