
Sumber : freepik.com
Pergi ke Jepang merupakan salah satu impian mahasiswa Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang, baik untuk jalan-jalan, belajar, bekerja, maupun menetap di sana. Supaya bisa beradaptasi dengan baik, kamu perlu menguasai bahasa Jepang sekaligus memahami budayanya. Untuk mengetahui sejauh mana kemampuanmu, mengikuti J.TEST (Test of Practical Japanese) adalah langkah yang sangat penting. Yuk kita pelajari lebih dalam seputar J.TEST!
Apa itu J.TEST
Dikutip dari jtest-indonesia.com, J.TEST atau 実用日本語検定 (Jitsuyou Nihongo Kentei) merupakan ujian kemampuan bahasa Jepang yang menekankan kepada penggunaan secara praktikal. Tes ini ditujukan kepada orang asing yang sedang mempelajari bahasa Jepang.
Sertifikat bahasa Jepang J.TEST merupakan salah satu sertifikasi kredibel yang diakui secara resmi oleh pemerintah Jepang. Sertifikat ini digunakan di sejumlah kampus, dan perusahaan di Jepang sebagai penilaian kemampuan tingkat bahasa Jepang siswa dan karyawan mereka.
Tujuan Mengikuti J.TEST
Mengikuti ujian J.TEST bertujuan untuk menilai kemampuan bahasa Jepang secara menyeluruh dan aplikatif. Ujian ini menjadi langkah penting bagi kamu yang berencana melanjutkan studi, mengembangkan karier, atau menetap di Jepang. Selain itu, perusahaan Jepang memanfaatkan hasil J.TEST sebagai acuan dalam menilai kemampuan komunikasi praktis. Ujian ini dapat menilai bagaimana seseorang mempraktikkan bahasa Jepang, baik di lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari.
Manfaat Mengikuti Ujian J.TEST
Mengikuti JLPT memberikan banyak manfaat yang bisa mendukung karier dan pengembangan dirimu di masa depan. Dengan memiliki sertifikat JLPT, kamu akan memiliki nilai lebih saat melamar pekerjaan di perusahaan Jepang, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Selain itu, ujian ini juga dapat menjadi alat untuk mengukur kemampuan bahasa Jepang. Kamu dapat mengetahui sejauh mana kemampuanmu dalam membaca, menulis, dan mendengar bahasa Jepang, sekaligus memahami bagian mana yang perlu ditingkatkan. Sertifikat J.TEST juga diakui secara internasional dan sering digunakan sebagai bukti kemampuan bahasa bagi mereka yang ingin bekerja, magang, atau menempuh studi di Jepang.
Tingkatan Ujian J.TEST
J.TEST tidak mengenal istilah “lulus” atau “gagal”. Nilai yang diperoleh langsung menunjukkan tingkat kemampuan bahasa Jepang yang kamu kuasai. Dengan begitu, kamu bisa langsung mengetahui apakah sudah bagus atau perlu adanya evaluasi. J.TEST menggunakan sistem berdasarkan skor untuk menentukan tingkat kemampuan peserta, mulai dari Tingkat A hingga G.
Ujian ini terbagi menjadi tiga kategori utama, yaitu:
-
Tingkat A–C (Tingkat Menengah ke Atas – Mahir)
Ditujukan untuk peserta yang sudah terbiasa menggunakan bahasa Jepang dalam konteks profesional dan akademik. -
Tingkat D–E (Tingkat Dasar – Menengah)
Cocok untuk pembelajar yang sudah bisa berkomunikasi dalam situasi umum sehari-hari. -
Tingkat F–G (Tingkat Pemula)
Diperuntukkan bagi peserta yang baru mulai mempelajari dasar-dasar bahasa Jepang.
Semakin tinggi skor yang kamu capai, semakin tinggi pula tingkat kemampuan bahasa Jepangmu.
Apa yang Diujikan dalam J.TEST?
J.TEST mengukur kemampuan bahasa Jepang dari berbagai aspek agar hasilnya lebih menyeluruh dan realistis. Komponen ujiannya mencakup:
-
Listening (Choukai)
Menilai kemampuan peserta dalam memahami percakapan sehari-hari, instruksi, dan situasi nyata di tempat kerja. -
Reading (Dokkai)
Menguji kemampuan membaca teks-teks pendek dan panjang dalam konteks kehidupan nyata, seperti pengumuman, artikel, atau percakapan tertulis. -
Vocabulary & Grammar (Mojigoi dan Bunpou)
Mengukur penguasaan kosakata, kanji, dan tata bahasa yang digunakan dalam berbagai konteks kalimat.
Beberapa versi lanjutan dari J.TEST juga mencakup writing dan kanji dictation, yang membuat ujian ini semakin relevan untuk menilai kemampuan komunikasi Bahasa Jepang secara praktis.
Pendaftaran J.TEST
Kamu bisa mengikuti ujian J.TEST dengan mendaftar langsung melalui situs resmi jtest-indonesia.com. Proses mendaftar ujian ini cukup mudah. Kamu hanya perlu memilih periode ujian dan lokasi tes yang paling dekat, lalu mengisi formulir pendaftaran dengan data diri secara lengkap. Setelah itu, lakukan pembayaran sesuai dengan level ujian yang dipilih, dan kartu peserta ujian dapat diunduh setelah proses konfirmasi selesai. Kamu dapat mengikuti J.TEST dengan biaya pendaftaran sebesar Rp500.000.
Kerjasama UAI dan J.TEST
Sebagai salah satu kampus yang mendukung pengembangan kemampuan bahasa Jepang mahasiswa, Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menjalin kerja sama dengan penyelenggara resmi J.TEST. Melalui kerja sama ini, UAI menjadi salah satu lokasi pelaksanaan ujian J.TEST di Indonesia. Pelaksanaan J.TEST di UAI dilakukan secara rutin setiap enam bulan sekali.
Mengikuti J.TEST bukan hanya soal mendapatkan sertifikat, tetapi juga menjadi langkah penting untuk membuka peluang baru, baik untuk beasiswa, magang, maupun karier di Jepang. Tes ini membantu kamu mengukur sejauh mana kemampuan berbahasa Jepangmu dan memotivasi untuk terus berkembang.
Kalau kamu ingin mempersiapkan J.TEST dengan lebih matang sambil memperdalam budaya Jepang, Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang Universitas Al-Azhar Indonesia adalah tempat yang tepat untuk memulainya. Yuk daftar sekarang juga di penerimaan.uai.ac.id!