Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Al-Azhar Indonesia (KMFISIP UAI) menyelenggarakan Seminar Nasional (SEMNAS) 2025 bertajuk “#KitaMauTahu: Karena Demokrasi Butuh Kejujuran” pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium UAI Lantai 3 serta Ruang Serbaguna UAI dan diikuti oleh mahasiswa serta peserta dari berbagai kalangan.

Sambutan Wakil Dekan FISIP

Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UAI, Syafiuddin Fadlillah, B.A., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa demokrasi sejatinya hadir untuk kepentingan rakyat. Meskipun sistem ketatanegaraan telah membagi kekuasaan ke dalam trias politica, praktik korupsi masih menjadi persoalan serius yang menjalar di berbagai sektor. “Oleh karena itu, kejujuran (honesty) dinilai sebagai fondasi utama dalam pengelolaan negara”, tutup Wakil Dekan FISIP.

Talkshow Bersama Wakil Rektor III dan Praktisi

Memasuki sesi utama, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow bertajuk “Keterbukaan Pemerintah dan Kritisnya Generasi Digital” yang menghadirkan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAI, Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H., content creator, Viridian Aurellio Hartono, Direktur Eksekutif DEEP, Neni Nur Hayati, M.I.Kom., serta perwakilan Bijak Memantau, Florida Andriana.

Dalam pemaparannya sebagai narasumber, Dr. Yusup Hidayat menekankan pentingnya menjaga integritas serta nalar berpikir kritis dalam berpolitik. Beliau menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mengawal nilai-nilai demokrasi agar tetap berjalan secara sehat dan bertanggung jawab.

“Peran perguruan tinggi tentu membentuk generasi kritis, kita yang kritis tapi tetap bertanggung jawab. Jangan sampai kemudian kita menyebarkan sesuatu yang justru itu kontraproduktif,” pesan Wakil Rektor III.

Sementara itu, narasumber lainnya menyoroti pengaruh politik terhadap kehidupan sehari-hari, pentingnya transparansi kebijakan sejak tahap perumusan, serta mengingatkan bahwa kemunduran demokrasi kerap berawal dari sikap apatis masyarakat terhadap demokrasi itu sendiri. 

Workshop Waktu Indonesia Terbuka (WIT)

Rangkaian SEMNAS 2025 berlanjut dengan sesi hiburan dan workshop bertajuk “WIT (Waktu Indonesia Terbuka)” yang bekerja sama dengan Bijak Memantau dan diselenggarakan di Ruang Serbaguna UAI. Workshop ini berfokus pada penguatan literasi digital, pengawasan publik, serta peningkatan kesadaran demokrasi di era digital oleh perwakilan Bijak Memantau.

Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan penutupan oleh pembawa acara. SEMNAS 2025 menegaskan peran Universitas Al-Azhar Indonesia sebagai universitas yang konsisten mendorong kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Al-Azhar Indonesia (FISIP UAI) adalah tempat yang tepat bagi kamu untuk mengembangkan nalar kritis, integritas, dan kepedulian terhadap isu-isu demokrasi. Yuk, bergabung dan berkembang bersama UAI di penerimaan.uai.ac.id.