Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) mengembangkan penelitian berjudul “Transkripsi Naskah Kuno Tulisan Tangan Skrip Jawi Berbasis Artificial Neural Network” sebagai upaya pelestarian khazanah intelektual dan budaya Nusantara melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan. Penelitian ini memperoleh Hibah DRTPM Kemdiktisaintek Tahun 2025 pada Skema Penelitian Terapan-Luaran Model.

Penelitian tersebut diketuai oleh Dr. Iin Suryaningsih, S.S., M.A., dengan anggota tim Dr. Ade Jamal, M.T., Dr. Nur Hizbullah, S.Ag., M.Hum., Arif Supriyanto, S.T., M.Kom., Dinnan Nahdiyatul Fairuz, dan Mentari Bila Pancar. Fokus utama penelitian ini adalah pengembangan model transkripsi otomatis naskah kuno tulisan tangan untuk pengenalan skrip Jawi (Arab-Melayu) berbasis kecerdasan buatan.

Urgensi penelitian ini berangkat dari tantangan pelestarian manuskrip Jawi yang selama ini masih mengandalkan proses transkripsi manual. Metode konvensional tersebut memerlukan waktu lama dan tingkat ketelitian tinggi karena kompleksitas bentuk huruf serta variasi penulisan yang berbeda antar periode. Padahal, isi naskah kuno memuat pengetahuan, sejarah, dan nilai budaya lokal yang penting untuk dikaji dan diwariskan.

Melalui pendekatan Artificial Neural Network (ANN), penelitian ini menghadirkan kebaruan dalam proses transkripsi naskah kuno. Model yang dikembangkan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi pengenalan karakter skrip Jawi, sehingga mempercepat riset berbasis manuskrip dan memperluas akses terhadap isi naskah kuno.

Pengembangan model ANN untuk skrip Jawi juga menghadapi tantangan, seperti ketidakkonsistenan karakter tulisan tangan serta keberadaan titik diakritik sebagai hasil penyesuaian bunyi huruf Arab ke dalam Bahasa Melayu. Oleh karena itu, sistem kecerdasan buatan yang adaptif dan mampu mengenali pola kompleks menjadi kebutuhan utama.

Metode penelitian meliputi pengumpulan dataset skrip Jawi dengan berbagai varian tulisan, tahap pra-pemrosesan, segmentasi karakter, klasifikasi berbasis deep learning, hingga implementasi dan pengujian model. Melalui penelitian ini, UAI menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan riset, teknologi, dan pelestarian budaya sebagai bagian dari kontribusi akademik bagi pengembangan ilmu pengetahuan nasional.

Sumber : YouTube Universitas Al-Azhar Indonesia