Mahasiswa Magister Psikologi Pendidikan Universitas Al-Azhar Indonesia (MPP UAI) menyelenggarakan kegiatan MoodScape Art Therapy Fair dengan tema Ekspresi Mood melalui Seni Terapi. Pameran ini dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2025 bertempat di Lobi UAI. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi sekaligus apresiasi karya mahasiswa dalam bidang expressive art therapy.
Pameran ini diselenggarakan dalam rangka memahami pentingnya pendekatan seni dalam mendukung kesehatan mental. Expressive art therapy memanfaatkan media seni sebagai sarana untuk mengekspresikan emosi, meningkatkan kesadaran diri, serta membantu individu mengelola stres dan tekanan psikologis. Melalui kegiatan ini, mahasiswa menampilkan hasil proses terapi seni yang telah dijalani selama perkuliahan.
Pandangan Pimpinan dan Dosen
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Taufik Kasturi, S.Psi., M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa terapi memiliki berbagai bentuk dan pendekatan, termasuk melalui media seni. Beliau juga menekankan pentingnya bersandar dan bergantung kepada Allah SWT dalam mencurahkan setiap permasalahan kehidupan. “Permasalahan yang dipendam secara terus-menerus dapat berdampak pada kesehatan pikiran dan hati,” ucap Prof. Taufik.
Dekan Fakultas Psikologi dan Pendidikan (FPP), Dr. Drs. Fidesrinur, M.Pd., turut memberikan sambutan bahwa mata kuliah Art Therapy memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan emosi melalui berbagai media seni. Menurut beliau, art therapy berperan penting sebagai sarana pengungkapan emosi dalam bentuk seni. Dekan FPP UAI berharap kegiatan ini dapat terus dikembangkan dan memberi manfaat bagi pendidikan serta masyarakat.
Selanjutnya, Dosen Mata Kuliah Art Therapy, Aliah B. Purwakania Hasan, S.Psi., M.Kes., menyampaikan bahwa pameran ini merupakan bagian dari proses pembelajaran Expressive Art Therapy. Menurut beliau, pembelajaran ini mendorong mahasiswa untuk melakukan refleksi diri, memahami kondisi emosional, serta mengembangkan kepekaan psikologis melalui karya seni.
Ketua Pelaksana kegiatan, Uswatun Hasanah, S.Pd., menyampaikan bahwa MoodScape Art Therapy Fair merupakan bentuk apresiasi terhadap karya seni mahasiswa. “Kegiatan ini tidak hanya merepresentasikan kreativitas, tetapi juga menjadi media ekspresi emosi, batin, dan kondisi diri selama proses pembelajaran” ucapnya. Seni dinilai mampu membangun empati serta memperkuat koneksi antar individu.
Apresiasi Karya dan Rangkaian Kegiatan
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan presentasi materi MoodScape Art Therapy oleh Mervie Anne Dwita Amelia, S.Psi., Mahasiswa MPP UAI. Melalui presentasinya, ia memaparkan konsep MoodScape sebagai pemandangan batin, hubungan art therapy dengan kesehatan mental, serta proses kreatif yang melandasi karya-karya yang dipamerkan.
Kegiatan pameran menampilkan berbagai karya mahasiswa, mulai dari photovoice, sculpting, dan mask yang dikemas dalam konsep galeri seni bernuansa reflektif. Setiap karya dilengkapi dengan penjelasan mengenai proses kreatif dan makna psikologis yang terkandung di dalamnya. Banyak mahasiswa UAI turut berpartisipasi dalam workshop mini seperti melukis topeng dan DIY makrame, serta sesi dance movement sebagai bentuk ekspresi dan pelepasan emosi.
Melalui MoodScape Art Therapy Fair, Universitas Al-Azhar Indonesia menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang edukatif dan reflektif yang mendukung pengembangan kesehatan mental di lingkungan kampus.
Program Studi Magister Psikologi Pendidikan Universitas Al-Azhar Indonesia adalah tempat yang tepat untuk mengembangkan potensi akademik dan profesional Anda dalam lingkungan S2 yang inklusif, reflektif, dan peduli terhadap kesehatan mental. Bergabunglah sekarang melalui penerimaan.uai.ac.id!















