Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menyambut kepulangan Pancaran Ratna Mustika, mahasiswi Program Studi Informatika yang telah menuntaskan program International Student Mobility (ISM) di Daugavpils University, Latvia. Kegiatan penyambutan ini berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2025 bertempat di Ruang Rektor.

Penyambutan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia, Prof. Dr. Widodo Muktiyo; Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Taufik Kasturi, S.Psi., M.Si., Ph.D.; Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Dr. Ir. Achmad Syamsudin, MBA.; Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Aprilia Tri Purwandari, S.T., M.T.; Direktur Kemitraan dan Kantor Urusan Internasional (KUI), Dr. Mohamad Ghozali Moenawar, Lc., M.M.; serta dosen Program Studi Informatika, Dr. Eng. Andi Arniaty, S.T., M.M.

Sambutan Pimpinan UAI

Rektor UAI, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, menyampaikan apresiasi atas capaian Pancaran Ratna Mustika selama di Latvia. Beliau menekankan pentingnya pengalaman pembelajaran internasional sebagai bekal pengembangan kompetensi global mahasiswa. Prof. Widodo juga mendorong Pancaran agar pengalaman tersebut dapat dibagikan sebagai inspirasi bagi mahasiswa lain untuk mengikuti program mobilitas internasional.

Sekilas Program International Student Mobility (ISM)

Program International Student Mobility (ISM) membuka kesempatan bagi mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia untuk menempuh perkuliahan di luar negeri. Melalui program ini, Pancaran Ratna Mustika mengikuti perkuliahan selama satu semester di Daugavpils University, Latvia, pada 29 Agustus 2025 hingga 30 Januari 2026.

Kisah Perjalanan Pancaran Selama di Latvia

Mahasiswa Prodi Informatika UAI angkatan 2022, Pancaran Ratna Mustika menceritakan bahwa pengalamannya mengikuti perkuliahan di Daugavpils University menjadi momen berharga dalam perjalanan studinya. Ia tidak hanya mendapatkan banyak hal baru secara akademik, tetapi juga berkembang dalam kemampuan soft skills dan hard skills. Kesempatan belajar di Latvia ini terasa sangat berarti karena didukung oleh kepercayaan orang tua yang mengizinkannya menempuh studi di luar negeri.

Pancaran juga menyampaikan bahwa sistem pembelajaran di Latvia membantunya menjadi lebih mandiri dan percaya diri. Materi perkuliahan sudah dipelajari sebelum kelas dimulai, sehingga diskusi di kelas berjalan lebih fokus. Interaksi yang dekat dengan dosen, termasuk bimbingan tatap muka secara langsung, menjadi pengalaman penting yang memperkaya cara berpikir dan proses belajarnya.

Melalui program mobilitas internasional ini, Universitas Al-Azhar Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan. Program Studi Informatika UAI menjadi tempat yang tepat bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik dan kesiapan global melalui berbagai peluang pembelajaran serta kerja sama internasional. Mari bergabung sekarang juga di UAI !