Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, menghadiri kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual (KI) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Daerah Khusus Jakarta pada Selasa, 12 Mei 2026 di Aula A Lantai 4 Kanwil Kemenkum DK Jakarta.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh 111 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Provinsi DKI Jakarta. Penandatanganan PKS dilaksanakan secara serentak sebagai bagian dari upaya penguatan pengelolaan dan perlindungan Kekayaan Intelektual di lingkungan perguruan tinggi.
Agenda ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Surat Pencatatan Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) yang disaksikan secara daring oleh Menteri Hukum dalam kegiatan “What’s Up Calls Out” yang berpusat di Institut Teknologi Bandung. Kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum di seluruh Indonesia.
Partisipasi Universitas Al-Azhar Indonesia dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam mendukung penguatan budaya inovasi, riset, dan perlindungan karya intelektual di lingkungan akademik. Pembentukan Sentra KI menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan inovasi sekaligus perlindungan terhadap hasil penelitian dan karya sivitas akademika.
Selain agenda penandatanganan PKS, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi bertajuk “Strategi Pengelolaan Paten di Perguruan Tinggi” yang disampaikan oleh Ari Juliano Gema selaku Konsultan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya pengelolaan paten sebagai bentuk perlindungan terhadap inovasi dan hasil penelitian perguruan tinggi agar memiliki nilai tambah dan daya saing.
Melalui kehadiran Rektor di acara Kanwil Kemenkum DKI Jakarta, Universitas Al-Azhar Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem Kekayaan Intelektual yang mendukung pengembangan riset, inovasi, dan publikasi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.





