SMA Islam Al Azhar 3 Kebayoran Baru meresmikan gedung International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) pada Senin, 17 Agustus 2026. Kehadiran fasilitas baru ini menjadi bagian dari pengembangan program pendidikan berorientasi global di lingkungan YPI Al Azhar. Dalam kegiatan tersebut, Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Prof. Dr. Widodo Muktiyo, bersama Wakil Rektor I UAI, Prof. Taufik Kasturi, S.Psi., M.Si., Ph.D., turut hadir dalam rangkaian peresmian yang berlangsung di Kampus Al Azhar Kebayoran Baru, Senin, 17 Agustus 2026.
Peresmian gedung baru tersebut menjadi bagian dari pengembangan fasilitas pendidikan YPI Al Azhar untuk mendukung pelaksanaan International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP). Program ini ditujukan bagi siswa usia 15-19 tahun sebagai persiapan untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai universitas top di dunia, dengan tetap mengedepankan karakter pendidikan Islam Al Azhar. Untuk menunjang proses pembelajaran, gedung tersebut dilengkapi berbagai fasilitas, diantaranya ruang kelas, ruang peminatan, ruang guru, serta laboratorium fisika, biologi, dan kimia.
Tidak hanya peresmian gedung baru, kegiatan tersebut juga memaparkan perkembangan program yang dipersiapkan untuk membekali siswa dalam melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi di dunia. Program tersebut diarahkan untuk mempersiapkan peserta didik agar memiliki wawasan global, dengan tetap mempertahankan standar pendidikan Islam sebagai karakter utama Al Azhar.
Dalam sambutannya, Dr. Fuad Bawazier, M.A., selaku Ketua Umum YPI Al Azhar, menegaskan komitmen Al Azhar untuk terus memajukan pendidikan Islam dengan menyediakan beragam pilihan program, termasuk program internasional dan Cambridge. Menurutnya, pilihan tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin besar terhadap pendidikan berorientasi internasional, tanpa meninggalkan standar keislaman yang menjadi keunggulan Al Azhar.
Peresmian gedung IBDP menjadi bagian dari langkah YPI Al Azhar memperluas pilihan pendidikan berorientasi global, sekaligus mempertahankan nilai-nilai Islam sebagai bagian dari karakter pendidikan Al Azhar.



