Select Page

Sebanyak 16 mahasiswa Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) mengikuti pembekalan keberangkatan program pertukaran mahasiswa ke Tiongkok. Kegiatan berlangsung di Ruang Rektor UAI pada Jumat, 28 Agustus 2026, menjelang keberangkatan yang dijadwalkan pada 1 September 2026.

Pembekalan tersebut dihadiri Wakil Rektor II UAI Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H., Wakil Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Dr. Soraya, S.Pd., M.Hum., Ketua Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok Dr. Nanda Lailatul Qadriani, S.Pd., M.TCSOL., serta dosen Sri Hartati, S.S., M.TCSOL.

Sebanyak 15 mahasiswa, yakni Nadya Wafi Khasanah, Johan Tritamaloe, Thegar Erendra, Nanang Muhammad Masum, Badri Salam, Carla Syafira Barlian, Dwi Pita Sari, Fatimah Azzahra Nur Annisa Soleha, Jihan Luthfun Nisa, Kanya Aimee Salgita Putri, Maliq Rizqy Attaya, Muhamad Ilham Nursadi, Rindu Rindang Cintakami, Syandhini Siti Fadlikha, dan Wildan Apriyadi, akan mengikuti program di Fujian Normal University. Sementara itu, Aiska Rahmadhani akan mengikuti program di Yunnan Normal University.

Selama mengikuti program, mahasiswa akan menjalani kegiatan akademik di perguruan tinggi mitra sekaligus memperdalam kemampuan bahasa Mandarin dan mengenal kebudayaan Tiongkok secara langsung. Program ini juga merupakan bagian dari kerja sama UAI dengan perguruan tinggi mitra di Tiongkok serta memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun jejaring dan memperoleh pengalaman akademik internasional.

Dalam arahannya, Wakil Rektor II UAI Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H. mendorong mahasiswa memanfaatkan kesempatan selama satu tahun di Tiongkok untuk memperluas wawasan dan membangun relasi. Beliau juga mengingatkan mahasiswa untuk tetap menjaga identitas dan kewajiban sebagai Muslim selama berada di luar negeri. “Niatkan bahwa ini adalah sebuah proses pembelajaran dan pengalaman yang luar biasa. Sebagai duta UAI, tentu ada kesan baik yang perlu ditinggalkan di sana.”

Wakil Dekan FIB Dr. Soraya, S.Pd., M.Hum., turut menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam program pertukaran tersebut merupakan pencapaian bagi Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok, FIB, dan UAI. Program pertukaran yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini menjadi bagian dari pengembangan kerja sama dengan perguruan tinggi mitra sekaligus memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa di Tiongkok.

Program pertukaran mahasiswa ini menjadi bagian dari upaya UAI mengembangkan pengalaman belajar internasional bagi mahasiswa melalui kegiatan akademik di luar negeri. Pengalaman dan jejaring yang dibangun mahasiswa selama program turut membuka ruang bagi interaksi akademik antara UAI dan perguruan tinggi mitra di Tiongkok.