Select Page

Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) memulai rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 pada Rabu, 16 September 2026. Mengusung tema “Basic Mentality Qurani, GenFAST Personality”, hari pertama menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus, nilai-nilai Qurani, kehidupan mahasiswa, hingga berbagai ruang pengembangan diri.

PKKMB UAI hari pertama dibuka dengan penampilan tari dari tim Panitia PKKMB 2026 dan pertunjukan angklung Kizuna Melody dari Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang UAI. Mahasiswa baru kemudian mengikuti berbagai sesi, mulai dari sambutan pimpinan UAI, pengenalan YPI Al Azhar, materi nilai kehidupan dan Basic Mentality Qurani, hingga sesi Tajeer dan Tim Promosi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UAI. Pembukaan kegiatan ditandai dengan peresmian penyelenggaraan PKKMB oleh Rektor UAI Prof. Dr. Widodo Muktiyo melalui penabuhan gong.

Memasuki sesi utama, mahasiswa baru mendapatkan pengenalan mengenai YPI Al Azhar melalui materi Sistem Pendidikan yang disampaikan Ketua Umum YPI Al Azhar, Dr. Fuad Bawazier, M.A. Dalam pemaparannya, Fuad memperkenalkan tiga pilar YPI Al Azhar, yaitu dakwah, pendidikan, dan sosial. Pendidikan Al Azhar yang berakar dari masjid kemudian berkembang hingga jenjang pendidikan tinggi sebagai bagian dari upaya membangun kekuatan umat dan membentuk generasi berkarakter Islam.

Kegiatan dilanjutkan dengan materi “Nilai Kehidupan by Buya Hamka” oleh Akmal Syarif dan “Membangun Mental Juang & Menghadapi Tantangan Masa Depan” oleh Jay Nurjaman. Akmal mengajak mahasiswa mengenal sosok Buya Hamka sebagai ulama dan sastrawan serta mempelajari nilai Islam, sikap humanis, dan etika dalam kehidupan bermasyarakat. Sementara itu, Jay mendorong mahasiswa membangun mental juang, kerendahan hati dalam menuntut ilmu, keyakinan untuk terus berkembang, serta kesiapan menghadapi perubahan di era AI melalui kolaborasi dan dukungan lingkungan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Tajeer Inkubator Bisnis UAI serta Tim Promosi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UAI. Kedua sesi tersebut menjadi bagian dari pengenalan berbagai ruang pengembangan dan aktivitas yang dapat diikuti mahasiswa selama menjalani kehidupan di UAI.

Rektor UAI Prof. Dr. Widodo Muktiyo dalam sambutannya menekankan pentingnya mahasiswa menghadapi perubahan pendidikan tinggi di era digital dengan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan karakter yang kuat. Hal tersebut sejalan dengan semangat “Cerdas, Berakhlak, Siap Berdampak” dalam PKKMB UAI 2026. “Kampus ini adalah laboratorium kehidupan di mana kalian menggali potensi, berubah menjadi pribadi yang adaptif namun berpegang kuat pada nilai-nilai Islam, bertumbuh dalam ilmu dan akhlak hingga akhirnya memberikan dampak dan kebermanfaatan nyata bagi semua,” ujar Prof. Widodo.

Wakil Rektor II UAI, Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H., menyampaikan bahwa PKKMB merupakan awal bagi mahasiswa memasuki kehidupan pendidikan tinggi yang menuntut kemandirian, kemampuan bersosialisasi, dan integritas. “PKKMB UAI tidak hanya memperkenalkan kampus kepada mahasiswa, tetapi juga mengajak mahasiswa untuk mengenal potensi terbaiknya untuk mengabdi kepada agama, bangsa, dan negara,” ujar Dr. Yusup.

Pembekalan pada hari pertama menjadi fondasi awal bagi mahasiswa baru sebelum mengikuti rangkaian PKKMB berikutnya, terutama dalam membangun karakter, kemampuan beradaptasi, dan kesiapan berkontribusi di lingkungan kampus.