Laboratorium Hubungan Internasional Universitas Al-Azhar Indonesia (Lab HI UAI) bersama PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Dari Geopolitik ke Portofolio: Literasi Keuangan dan Strategi Investasi bagi Generasi Z di Tengah Ketidakpastian Global” di Auditorium Lantai 3 UAI pada Rabu, 30 September 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UAI Prof. Dr. Widodo Muktiyo, Dekan FISIP UAI Dr. Damayanti Wardyaningrum, S.E., M.Si., Wakil Dekan FISIP UAI Syafiuddin Fadlillah, B.A., M.Si., serta Ketua Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UAI Ramdhan Muhaimin, M.Soc.Sc. Seminar juga diikuti dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UAI.
Seminar nasional Lab HI UAI ini membahas keterkaitan dinamika geopolitik dengan kondisi ekonomi dan pasar keuangan. Selain memperluas wawasan mahasiswa mengenai perubahan global, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran untuk meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman mengenai strategi investasi bagi generasi Z di tengah ketidakpastian global.
Acara ini dipandu Keisha Farhanah Sany, mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UAI, dengan menghadirkan dua pembicara. Sesi pertama menghadirkan Wildan Faisol, S.Sos., M.Si., Dosen Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UAI, yang membawakan materi “Geopolitik Global dan Dampaknya terhadap Ekonomi serta Pasar Keuangan Dunia”. Sesi kedua menghadirkan Dr. Lisa Kustina, S.E., M.B.A., Dosen Universitas Pelita Bangsa sekaligus financial planner dan alumni Sakinah Finance, dengan materi “Literasi Keuangan dan Strategi Investasi bagi Generasi Z”.
Dalam pemaparannya, Wildan Faisol menjelaskan bahwa krisis di Selat Hormuz dapat berpotensi memicu gangguan pasokan dan kenaikan harga di Indonesia. Gangguan pada jalur perdagangan dan distribusi energi turut memengaruhi rantai pasok serta meningkatkan biaya yang pada akhirnya dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Dr. Lisa Kustina membahas pentingnya pemahaman dalam mengelola keuangan serta berbagai pertimbangan dalam menentukan strategi investasi. Materi tersebut memberikan perspektif kepada mahasiswa mengenai pengelolaan keuangan dan investasi dalam kondisi yang penuh ketidakpastian.
Dalam sambutannya, Rektor UAI Prof. Dr. Widodo Muktiyo menyampaikan bahwa mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional memiliki standing global sehingga perlu memiliki wawasan luas dan mampu mengikuti dinamika dunia. Di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity), mahasiswa didorong untuk terus beradaptasi, membaca, berdiskusi, dan menghasilkan karya. Rektor juga mengajak mahasiswa memanfaatkan ruang digital untuk menunjukkan eksistensi dan kontribusi UAI. “Tunjukkan UAI ada, UAI berpikir dan UAI menghasilkan karya-karya.”
Seminar tersebut mempertemukan perspektif hubungan internasional dengan pemahaman mengenai kondisi ekonomi dan pengelolaan keuangan yang dekat dengan kehidupan generasi muda.











