Peningkatan mutu pendidikan tinggi menjadi bagian penting dalam pengembangan Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI). Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui proses akreditasi Program Studi Magister Psikologi Pendidikan (MPP UAI), Fakultas Psikologi dan Pendidikan (FPP), yang berlangsung pada 12-13 Oktober 2026. Asesmen lapangan tersebut mencakup verifikasi terhadap tata kelola, capaian akademik, serta pelaksanaan sistem penjaminan mutu sebagai bagian dari proses pengembangan program studi.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bidang Dakwah dan Sosial Yayasan Pesantren Islam Al Azhar (YPIA), Dr. H. Zahrudin Sulthoni, M.A.; Rektor UAI, Prof. Dr. Widodo Muktiyo; Wakil Rektor I UAI, Prof. Taufik Kasturi, S.Psi., M.Si., Ph.D.; Dekan FPP, Dr. Drs. Fidesrinur, M.Pd.; serta Ketua Program Studi Psikologi Pendidikan Program Magister, Faisal Sundani Kamaludin, Lc., M.Ed., Ph.D. Hadir pula para pimpinan unit dan lembaga, ketua program studi di lingkungan FPP, dosen, serta sivitas akademika UAI.

Asesmen Lapangan Akreditasi MPP UAI dilakukan oleh tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), yakni Prof. Dr. Budi Purwoko, S.Pd., M.Pd., dari Universitas Negeri Surabaya dan Dr. Yusi Riksa Yustiana, M.Pd., dari Universitas Pendidikan Indonesia.

Dalam sambutannya, Dr. H. Zahrudin Sulthoni menyampaikan harapan agar pelaksanaan asesmen lapangan berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi UAI. Memasuki usia ke-26, UAI terus berupaya mengembangkan kapasitas kelembagaan dan mengembangkan penyelenggaraan pendidikan tinggi. Pengembangan program magister menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kapasitas tersebut. Ia juga berharap semakin banyak program studi di UAI yang dapat mengembangkan jenjang pendidikan magister.

Rektor UAI, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan penguatan nilai spiritual. “Pendidikan tidak semata-mata secara lahir yang intelektual, tetapi juga mengedepankan aspek spiritual dan nilai-nilai keislaman,” ujar Widodo. Pandangan tersebut menegaskan pendekatan UAI yang memadukan kompetensi akademik dengan nilai moral dan keislaman dalam penyelenggaraan pendidikan.

Perwakilan tim asesor LAMDIK menyampaikan bahwa asesmen lapangan bertujuan mengonfirmasi kesesuaian antara dokumen akreditasi dan kondisi nyata program studi. Proses ini juga menjadi kesempatan untuk menggali praktik baik dan capaian program studi yang belum sepenuhnya tercantum dalam dokumen. Informasi tambahan yang didukung bukti relevan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses penilaian lebih lanjut oleh majelis LAMDIK.

Memasuki hari pertama asesmen pada Senin, 12 Oktober 2026, tim asesor melakukan verifikasi dan konfirmasi data terkait tata kelola, capaian, serta rencana pengembangan MPP UAI. Evaluasi juga mencakup pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), pengelolaan akademik dan sumber daya, serta sesi bersama mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, dan dosen. Dalam rangkaian tersebut, MPP UAI turut menampilkan praktik microteaching sebagai bagian dari proses pembelajaran. Kegiatan hari pertama memberikan gambaran mengenai pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan di lingkungan program studi.

Rangkaian asesmen berlanjut pada Selasa, 13 Oktober 2026 dengan peninjauan berbagai fasilitas pendukung akademik di lingkungan UAI. Tim asesor mengunjungi sejumlah ruang dan fasilitas, di antaranya Ruang 701, Laboratorium Psikologi, Ruang Podcast, dan Ruang Dosen FPP di lantai 7; Laboratorium Microteaching dan Laboratorium Puskom di lantai 6; PTI di lantai 4; Ruang 317C dan ruang kelas di lantai 3; serta Ruang Satgas PPKPT di lantai 2. Peninjauan juga mencakup Ruang Kesehatan UAI di area lobi dan Pusat Penerapan Etika UAI di Gedung Extension. Kegiatan hari kedua ditutup dengan penyampaian umpan balik dan pembahasan berita acara asesmen sebagai bagian dari rangkaian evaluasi akreditasi MPP UAI.

Pelaksanaan asesmen lapangan akreditasi MPP UAI menjadi bagian dari evaluasi terhadap penyelenggaraan pendidikan dan sistem penjaminan mutu. Proses tersebut mencakup peninjauan tata kelola, capaian akademik, pembelajaran, serta berbagai aspek pendukung penyelenggaraan program studi sebagai bagian dari evaluasi mutu MPP UAI.