Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Prof.Dr. Widodo Muktiyo, menghadiri jamuan makan malam ramah tamah yang digelar Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, untuk menyambut kedatangan Gubernur NTT, Emanuel Melki Laka Lena, bersama seluruh Delegasi Provinsi NTT di Kedutaan Besar RI, Beijing, Sabtu (15/11/2025) malam.

Turut hadir mendampingi Rektor UAI yakni Ketua Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok (BMKT) sekaligus Direktur Pusat Bahasa Mandarin (PBM) UAI Pihak Indonesia, Feri Ansori, dan Direktur PBM UAI Pihak Tiongkok, Wang Daxin.

Dalam sambutannya, Dubes Djauhari menyampaikan apresiasi pertumbuhan ekonomi NTT dan peluang memperkuat kerja sama lintas sektor dengan Pemerintah Tiongkok, sehingga diperlukan banyak sumberdaya manusia dengan talenta khusus yang menguasai bidang bahasa Mandarin dan kebudayaan Tiongkok. Dubes Djauhari secara khusus menyebut UAI sebagai salah satu universitas yang memiliki keunggulan dalam pembelajaran Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok di Indonesia.

Gubernur Emanuel Melki Laka Lena berterima kasih kepada KBRI Beijing atas Jamuan Makan Malam bagi Delegasi Pemerintah Provinsi NTT.

Masih banyak potensi yang bisa ditingkatkan bersama dengan Tiongkok, mulai dari pariwisata, kesehatan, pendidikan, pengembangan SDM, pertanian, peternakan, perikanan, hingga kuliner. Ke depan, kita akan terus berbagi informasi dan membangun sinergi untuk memperkuat perekonomian dan perdagangan dengan Tiongkok,” ujar Gubernur Emanuel Melki Laka Lena.

Ia menambahkan Pemerintah Provinsi NTT akan meningkatkan kerjasama dengan Kementerian Pendidikan Tiongkok dalam mengembangkan sumberdaya manusia yang memiliki skill bahasa Mandarin dan kebudayaan Tiongkok, termasuk rencana pendirian Pusat Bahasa Mandarin (Confucius Institute) di NTT.

Sementara itu, Rektor UAI, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Duta Besar yang telah mengundang delegasi UAI untuk berkumpul dan menikmati makan malam Bersama di Wisma Duta KBRI Beijing, menyampaikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahim dan juga momentum memperkuat persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok.

“Kita hadir di Beijing dalam rangka mengikuti World Chinese Language Conference 2025, dan akan menuju Fuzhou mengikuti Rapat Dewan PBM UAI di Fujian Normal University. ini wujud nyata komitmen UAI untuk terus meningkatkan kerjasama internasional dalam bidang pendidikan dan kebudayaan, serta memperat hubungan Indonesia–Tiongkok. jelas Rektor Widodo.

Hadir dalam acara Jamuan Makan Malam itu Atase Pertahanan, Atase Pendidikan dan Kebudayaan serta Atase Imigrasi KBRI Beijing, Wakil Indonesia Investment Promotion Center in Beijing, sejumlah pengusaha serta rekan-rekan media dari Indonesia dan Tiongkok, di antaranya LKBN Antara, Kompas dan CCTV.