Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Prof. Dr. Widodo Muktiyo, menyelenggarakan diskusi terkait pengembangan teknologi satelit dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada Kamis, 9 April 2026 di Maison La Formule, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis UAI dalam merespons dinamika transformasi digital yang menuntut kesiapan institusi pendidikan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Dalam pertemuan tersebut, beliau berdialog bersama para pakar dibidang pengembangan teknologi satelit, yaitu Kanaka Hidayat, Senior Consultant BAKTI, dan konsultan independen Widodo Mardjono. Pembahasan tersebut mencakup berbagai potensi integrasi AI dalam sistem satelit, khususnya dalam pengolahan data, pemantauan wilayah, serta peningkatan efektivitas komunikasi berbasis teknologi.

Diskusi ini juga menyoroti berbagai tantangan, seperti kesiapan infrastruktur dan kebutuhan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi secara berkelanjutan. Adaptasi menjadi kata kunci, baik dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas riset, maupun pembentukan ekosistem pembelajaran yang responsif terhadap perubahan zaman.

Sebagai institusi pendidikan tinggi, UAI memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu mengembangkannya secara bijak dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan upaya UAI dalam memperkuat posisi sebagai kampus yang adaptif terhadap inovasi, sekaligus berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Melalui diskusi terkait pengembangan teknologi satelit dan kecerdasan buatan, UAI menegaskan komitmennya untuk terus terlibat aktif dalam pengembangan teknologi strategis melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Sinergi antara akademisi dan praktisi menjadi langkah konkret dalam mendorong lahirnya inovasi yang relevan dan berdampak luas.

Upaya ini sekaligus memperkuat arah pengembangan UAI sebagai institusi yang islami dan modern, dengan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan serta kontribusi nyata dalam mendukung kemajuan teknologi nasional.