Kerjasama Fakultas Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia (FH UAI) dan Vrije University Amsterdam telah berlangsung sejak 2021 hingga kini. Program ini diselenggarakan oleh Pemerintah Belanda melalui beasiswa shortcourse dari Erasmus Grant Mobility Award bagi para dosen Fakultas Hukum UAI.

Kerjasama ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan Hukum di UAI, khususnya melalui pendidikan hukum berbasis pengalaman. Kurikulum pendidikan hukum tidak saja diarahkan pada pemahaman atas materi hukum dan perundangan. Pendidikan juga melibatkan mahasiswa hukum secara aktif dalam setiap peristiwa hukum yang terjadi. Selain itu mahasiswa juga terlibat langsung dalam penyelesaian perkara hukum.

Selain itu, kerjasama ini juga dikembangkan pada bantuan beasiswa riset doktoral di Vrije University Amsterdam dan Leiden University. Bantuan ini bertujuan memberikan dukungan riset mahasiswa Program Doktor FH UAI yang akan melihat sejarah hukum dan juga perbandingan hukum antara Indonesia dan Belanda dalam penulisan disertasinya.

Sariat Arifia pada tahun 2025 mendapat beasiswa riset ini ke Vrije University Amsterdam dan Leiden University, juga ke beberapa tempat seperti museum dan perpustakaan di Belanda. Penelusuran data sejarah dan perbandingan hukum mempermudahnya dalam menuntaskan penelitian doktoral yang tengah dilakukannya.

Tahun 2026 ini salah seorang mahasiswa Program Doktor FH UAI, Din Saphirty berkesempatan melakukan riset ke Vrije University Amsterdam dan Leiden University untuk melakukan data sejarah dan perbandingan hukum antara Indonesia dan Belanda.

Ia selain berkunjung ke Vrije University Amsterdam, juga bertemu dan berguru langsung pada Prof. Adriaan Bedner dari Leiden University selaku pakar Sociolegal di Belanda. Saat ini Prof. Adriaan selaku Direktur Van Vollen Hoven Institute dan ahli sociolegal menjelaskan tentang perkembangan Hukum Belanda di bidang Keperdataan.

Din dan Sariat selaku mahasiswa Program Doktor Hukum UAI memperoleh data yang sangat mendalam di Leiden University dan Vrije University Amsterdam tentang dinamika sejarah hukum kolonial hingga hukum Indonesia moderen saat ini. Belanda masih menyimpan ribuan data dan manuskrip sejarah hukum di berbagai perguruan tinggi dan museum di Belanda.