Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menyelenggarakan kegiatan Campus Visit dan Field Experience Mangrove dengan tema “Integrasi Strategis Ekosistem Mangrove dalam Mewujudkan Keberlanjutan Megapolitan Jakarta” pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini dimulai di gedung UAI dan dilanjutkan di Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk, Jakarta Utara, sebagai bagian dari pembelajaran berbasis lingkungan dan edukasi konservasi.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas XII SMA Negeri 66 Jakarta serta calon mahasiswa Program Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam UAI. Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Prof. Dr. Dewi Elfidasari, S.Si., M.Si., Ketua Program Studi Biologi, Arief Pambudi, S.Si., M.Si., Ketua Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Alam Program Magister (S2), Dr. Dra. Nita Noriko, M.S., serta para dosen turut serta dalam kegiatan ini.

Rangkaian acara diawali dengan pengenalan Program Studi Biologi UAI dan tur kampus, sebelum peserta mengikuti observasi lapangan dan pembelajaran langsung di ekosistem mangrove. Para siswa SMA diajak mengunjungi Laboratorium Kimia, Laboratorium Molekuler, dan Laboratorium Mikrobiologi.

Edukasi Konservasi Mangrove melalui Diskusi Akademik

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UAI, Prof. Dr. Dewi Elfidasari, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan lapangan, tetapi juga sarana menanamkan kesadaran dan kecintaan terhadap ekosistem mangrove. Beliau menekankan pentingnya pendidikan konservasi sejak dini agar para pelajar dan mahasiswa, sebagai calon pemimpin masa depan, mampu menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir.

Para siswa juga mendapatkan pengarahan dari Tim Mangrove, yaitu Ratih Madu Retno, Manajer Operasional Taman Wisata Alam (TWA) Mangrove Angke Kapuk, dan Indri R. Whisnuwardani, mulai dari pengenalan hutan mangrove PIK hingga berkunjung ke Greenhouse Mangrove.

Sesi diskusi panel, yang dimoderatori oleh Dr. Dra. Nita Noriko, M.S., menghadirkan dosen-dosen dari bidang Biologi dan Manajemen Pengelolaan Sumber Daya Alam. Dr. Arief Pambudi, S.Si., M.Si., menjelaskan mangrove dari perspektif biologi, mulai dari pengertian hingga karakteristiknya sebagai tumbuhan yang beradaptasi di lingkungan air payau. Firman Alamsyah, M.Si., Ph.D., memaparkan fungsi mangrove sebagai biofilter alami yang menjaga kualitas air sekaligus meningkatkan ketahanan wilayah pesisir. Dr. rer. nat. Yunus Effendi, M.Si., M.Sc., menekankan bahwa mangrove adalah infrastruktur hidup pesisir yang berperan strategis dalam perlindungan pantai dan keberlanjutan ekosistem.

Field Experience Mangrove 

Setelah diskusi, para siswa SMA Negeri 66 Jakarta bersama calon mahasiswa Program Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam UAI mengikuti tur mangrove di Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk. Peserta mempelajari berbagai jenis tanaman mangrove, mengamati fauna pesisir, menyusuri kawasan mangrove dengan perahu, menikmati panorama alam, serta melakukan sesi foto bersama bibit mangrove sebagai simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Al-Azhar Indonesia menegaskan komitmennya untuk menggabungkan teori dan praktik lapangan, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang peduli terhadap konservasi mangrove dan keberlanjutan ekosistem pesisir. Yuk daftar sekarang di Program Studi Biologi dan Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam UAI untuk wujudkan bumi yang lebih baik!