JAKARTA – Program Studi Gizi Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) melalui kanal podcast mahasiswa, Nutri Time, kembali menghadirkan edukasi mendalam mengenai kaitan antara kesehatan mental dan pola makan. Dalam episode terbaru bertajuk “Bebas Stres dengan Mindful Eating!”, podcast ini mengupas fenomena emotional eating yang kerap dialami oleh kalangan remaja dan mahasiswa.
Hadir sebagai narasumber, Elma Alfiah S.Gz., M.Si., Dosen Gizi UAI, menjelaskan bahwa stres memiliki dampak nyata terhadap hormon yang mengatur nafsu makan. Menurutnya, beberapa remaja cenderung melakukan emotional eating atau makan berlebihan sebagai strategi pelarian saat menghadapi tekanan tugas atau masalah pribadi.
“Penting bagi kita untuk membedakan antara lapar fisik dan lapar emosional. Lapar fisik muncul secara bertahap, sementara lapar emosional datang tiba-tiba dan biasanya membuat kita sangat menginginkan makanan yang manis atau berlemak tinggi,” ujar Ibu Elma dalam sesi bincang bersama mahasiswa gizi UAI, Salwa Aurazid.
Filosofi Makan dengan Kesadaran Penuh
Dalam episode ini, dibahas pula konsep Mindful Eating atau pola makan sadar. Terinspirasi dari French Eating Paradox, Elma menekankan pentingnya “meromantisasi” proses makan, menikmati aroma, warna, dan tekstur tanpa distraksi. Kebiasaan makan sambil menonton gawai atau televisi dinilai dapat memutus sinyal kenyang pada otak, sehingga memicu konsumsi kalori yang berlebihan.
Selain aspek klinis, Mindful Eating juga dikaitkan dengan nilai spiritual. Bagi umat Muslim, memulai makan dengan basmalah dan rasa syukur merupakan bentuk nyata dari kehadiran penuh (being present) yang dapat menenangkan sistem saraf.
Koneksi Usus dan Otak (Gut-Brain Axis)
Lebih lanjut, Elma menjelaskan peran penting gizi seimbang dalam menjaga stabilitas emosi. Vitamin B Kompleks dan antioksidan disebut sebagai komponen kunci untuk kesehatan saraf otak. Konsumsi gula berlebihan memang memberikan lonjakan energi instan (dopamin), namun akan diikuti dengan penurunan mood secara drastis (sugar crash).
Sebagai penutup, Elma memberikan tips praktis bagi mahasiswa yang sibuk, yaitu Stop and Think (Berhenti sejenak sebelum makan untuk memvalidasi alasan makan), Food Journaling (Mencatat apa yang dimakan beserta perasaan yang menyertainya), dan Aktivitas Fisik (mengimbangi pola makan dengan olahraga untuk merangsang hormon endorfin yang meredakan stres secara alami).
Podcast Nutri Time episode ke-4 ini sudah dapat disaksikan sepenuhnya melalui kanal YouTube HIMAZI UAI.
Program Studi Gizi UAI berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang gizi dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman dan inovasi riset untuk kesehatan masyarakat.