Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) angkatan 2024, Andi Panguriseng, menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) sore bertema Menjaga Iman di Tengah Godaan Akhir Zaman di Masjid Agung Al-Azhar pada Selasa, 7 April 2026. Kultum ini mengajak jamaah untuk tetap menjaga keimanan di tengah derasnya arus perkembangan zaman dan tantangan kehidupan modern.
Andi membuka kultum dengan menyoroti kondisi zaman yang serba cepat, di mana teknologi semakin canggih dan informasi datang tanpa batas. Menurutnya, kemudahan tersebut tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga tantangan besar dalam menjaga iman. Ia mengingatkan bahwa kesibukan dunia, penggunaan media sosial yang berlebihan, serta lingkungan yang kurang baik dapat secara perlahan menjauhkan seseorang dari Allah SWT.
Ia mengutip firman Allah dalam QS. Ali Imran ayat 102 yang menekankan pentingnya bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa. Ayat tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa menjaga iman merupakan proses yang harus terus diupayakan sepanjang kehidupan.
“Menjaga iman adalah usaha yang harus terus kita lakukan, tidak bisa hanya sesekali,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa iman perlu dirawat melalui kebiasaan-kebiasaan baik yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Andi memaparkan beberapa langkah sederhana untuk menjaga iman di tengah godaan zaman. Pertama, menjaga hubungan dengan Allah melalui shalat. Ia menjelaskan bahwa shalat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana untuk menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Ankabut ayat 45 bahwa shalat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar.
Kedua, menjaga lingkungan dan pergaulan. Ia menekankan pentingnya memilih teman yang dapat membawa kepada kebaikan dan saling mengingatkan dalam ketaatan. Mengutip QS. Al-Kahfi ayat 28, ia mengajak jamaah untuk senantiasa berada di lingkungan yang mendukung kedekatan dengan Allah.
Ketiga, bijak dalam menggunakan teknologi. Menurutnya, media sosial bukan sesuatu yang harus dihindari, melainkan perlu dimanfaatkan secara positif, seperti untuk belajar, berbagi kebaikan, dan menyebarkan pesan yang bermanfaat.
Sebagai penutup, Andi mengingatkan bahwa iman ibarat cahaya dalam hati yang harus terus dijaga. “Jika kita menjaganya dengan ibadah dan kebaikan, maka cahaya itu akan semakin terang. Namun jika kita lalai, cahaya itu bisa meredup,” ujarnya.
Melalui kultum sore bertema Menjaga Iman di Tengah Godaan Akhir Zaman, Andi Panguriseng mengajak jamaah untuk terus memperkuat keimanan dan menjaga diri agar tetap berada di jalan yang diridhai Allah SWT.