Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) mengikutsertakan mahasiswanya dalam Japanese-Language Program for Counterpart Japanese Learners of the NIHONGO Partners (University Students) Winter Program 2025. Program pelatihan bahasa Jepang ini diselenggarakan oleh The Japan Foundation di Jepang. Mahasiswa Prodi Bahasa dan Kebudayaan Jepang UAI, Muhammad Ramadhan Saputra, secara resmi diberangkatkan untuk mengikuti program tersebut pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di ruang rapat bersama UAI.

Program ini akan berlangsung selama 44 hari, mulai 10 Februari hingga 25 Maret 2026, dan dilaksanakan di The Japan Foundation Japanese-Language Institute, Kansai, Tajiri-cho, Osaka, Jepang. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat memperdalam kemampuan bahasa Jepang sekaligus memperluas pemahaman terhadap budaya Jepang secara langsung.

Kegiatan pelepasan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Taufik Kasturi, S.Psi., M.Si., Ph.D., Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya Dr. Ir. Achmad Syamsudin, MBA., Wakil Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Dr. Soraya, S.Pd., M.Hum., Direktur Kemitraan dan Kantor Urusan Internasional (KUI) Dr. Mohamad Ghozali Moenawar, Lc., M.M., serta Ketua Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang Alamanda Hesarianti, S.S., M.Hum.

Pesan dan Arahan Pimpinan Universitas

Dalam arahannya, Wakil Rektor II Dr. Ir. Achmad Syamsudin, MBA., menekankan pentingnya persiapan yang matang sebelum dan selama mengikuti program, mulai dari kesiapan fisik, kemampuan bahasa, hingga adaptasi budaya dan kedisiplinan waktu. Beliau juga menyampaikan bahwa pengalaman budaya menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di luar negeri. “Pergi ke Jepang adalah proses membuka pintu. Di luar sana ada banyak kesempatan, dan tugas kalian adalah menemukannya,” tutur beliau.

Wakil Rektor I Prof. Taufik Kasturi, S.Psi., M.Si., Ph.D. mengingatkan agar mahasiswa tetap menjaga identitas diri dan percaya diri dalam menghadapi perbedaan budaya serta perkembangan teknologi. Menurut beliau, membangun hubungan baik dengan mitra internasional menjadi bekal penting untuk memperluas jejaring dan membuka peluang ke depan. “Jalani pengalaman ini dengan niat yang ringan agar setiap langkah terasa bermakna,” pesannya.

Keikutsertaan mahasiswa dalam program yang diselenggarakan oleh The Japan Foundation ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Al-Azhar Indonesia dalam meningkatkan kompetensi bahasa asing, memperluas wawasan global, memperkuat jejaring internasional, serta mendorong internasionalisasi kampus. Mari bergabung dengan Program Studi Bahasa dan Kebudayaan UAI untuk mendapatkan kesempatan untuk belajar di Jepang.