Alhamdulillah, saat ini dua orang mahasiswa Prodi Bahasa dan Kebudayaan Jepang UAI sedang menjadi mahasiswa pertukaran internasional di Tohoku University, Japan, salah satu universitas terkemuka di Jepang. Melalui seleksi yang ketat bersaing dengan kandidat- kandidat dari negara lain selama kurang lebih enam bulan, Raihan Ahmad Yasin dan Haydar berhasil mendapatkan beasiswa untuk berkuliah di Applied Japanese Linguistics Department, Tohoku University. Mereka berangkat ke Jepang dari September 2025 untuk belajar di sana selama dua semester (satu tahun) dengan beasiswa uang kuliah dari MEXT dan biaya hidup dari JASSO.
Raihan Ahmad Yasin, mahasiswa angkatan 2023 yang masuk UAI dengan beasiswa korporat adalah mahasiswa berprestasi yang sangat gigih dalam memperjuangkan masa depan diri dan keluarganya. Sambil berkuliah dengan beasiswa di UAI, Raihan melakukan pekerjaan tambahan sebagai pengemudi online untuk membantu perekonomian keluarga dan menyokong kebutuhan kuliah di luar uang kuliah. Meskipun sangat sibuk dengan kegiatan perkuliahan di UAI dan pekerjaan pengemudi online, Raihan berhasil memperoleh sertifikat ujian kemampuan bahasa Jepang tingkat N2 (level tertinggi kedua)
Demikian pula dengan Haydar, mahasiswa angkatan 2024, anak seorang ulama yang berasal dari keluarga sederhana di Kalimantan. Memiliki potensi akademik di bidang bahasa Jepang yang sangat luar biasa, Haydar bermimpi untuk dapat berkuliah di ibukota dan di Jepang. Akhirnya, prestasi sebagai finalis lomba bahasa Jepang siswa SMA sederajat tingkat nasional yang diadakan The Japan Foundation, Jakarta, berhasil mengantarkan Haydar memperoleh Beasiswa Talenta di UAI. Sebelum berangkat ke Jepang, Haydar berhasil memperoleh sertifikat internasional JLPT ( Japanese Language Proficiency Test ) level N1 (level tertinggi).
Saat ini, selain berkuliah sebagai mahasiswa internasional di Tohoku University, Raihan dan Haydar juga aktif sebagai pengurus PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) di Sendai, Jepang , kota tempat Tohoku University berada. Salah satu kegiatan mereka sebagai pengurus PPI adalah aktif memperkenalkan budaya Indonesia melalui berbagai kegiatan untuk masyarakat Jepang di Sendai, Miyagi. Keaktifan Raihan dan Haydar di PPI diharapkan dapat ikut memberikan dampak positif makin dikenalnya Indonesia di mata masyarakat Jepang dan masyarakat internasional di Jepang.
Terwujudnya mimpi dan asa Raihan Ahmad Yasin dan Haydar untuk mendapatkan kesempatan berkuliah di Jepang juga berkat kerjasama yang telah berjalan selama empat tahun antara Prodi Bahasa dan Kebudayaan Jepang UAI dengan Applied Japanese Linguistics Department, Tohoku University.
Semoga Raihan dan Haydar dapat berprestasi selama berkuliah di Jepang sehingga kerjasama antara UAI dan Tohoku University semakin menguat dan memberikan kesempatan mahasiswa UAI lain untuk juga meraih mimpi dan asa berkuliah di Jepang.



