Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) bersama jajaran pimpinan Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar menyambut hangat kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., pada Sabtu, 21 Februari 2025, di Masjid Agung Al Azhar. Kehadiran beliau untuk menyampaikan tausiyah tarawih malam keempat Ramadhan yang diikuti jamaah dari lingkungan kampus, yayasan, dan masyarakat umum.

Menteri Agama disambut oleh Ketua Umum YPI Al Azhar, Dr. Fuad Bawazier, M.A., Ketua Pengawas YPI Al Azhar, Dr. Ir. Ahmad Husin Lubis, M.Sc., Ketua Bidang Dakwah dan Sosial, Dr. Zahrudin Sulthoni, M.A, jajaran pimpinan YPI Al Azhar, serta Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia, Prof. Dr. Widodo Muktiyo. Kunjungan ini turut memperkuat suasana Ramadhan yang reflektif di lingkungan pendidikan dan masyarakat sekitar Al Azhar.

Nasaruddin Umar dalam tausiyah tarawih mengajak jamaah untuk memaknai Ramadhan sebagai ruang peningkatan kualitas diri, baik dalam ibadah maupun dalam kehidupan sosial. Bulan suci dipandang sebagai kesempatan untuk memperkuat keimanan, memperbaiki perilaku, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk terus dihidupkan dalam keseharian, termasuk di lingkungan akademik.

Dalam ceramahnya, Menteri Agama RI menekankan pentingnya syukur yang diwujudkan melalui tindakan nyata. “Kalau kita mendapatkan keberuntungan tapi tidak berbagi kepada saudara-saudara kita yang lain, walaupun seribu kali mengucapkan alhamdulillahi rabbil ‘alamin, itu belum bersyukur,” ujarnya di hadapan jamaah.

Pesan tersebut menjadi pengingat agar Ramadhan dijalani tidak hanya sebagai rutinitas ibadah, tetapi juga sebagai proses pembinaan karakter dan penguatan spiritual. Kehadiran Menteri Agama memberikan suasana hangat dan reflektif bagi jamaah sekaligus sejalan dengan komitmen Universitas Al-Azhar Indonesia dalam membangun sivitas akademika yang unggul secara intelektual dan kokoh dalam nilai-nilai keislaman.