Pusat Bahasa Mandarin (PBM) UAI turut serta dalam Seminar on Education, Research, and Understanding of Multilingual and Multicultural Practices in the Universal Network (SERUMPUN) yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi DKI Jakarta pada tanggal 4 November 2025. Seminar ini dihadiri olehpara pendidik dan peneliti bahasa dari berbagai negara dan menjadi ajang pertukarangagasan lintas budaya untuk memperkuat kerjasama internasional sertamengembangkan inovasi pembelajaran bahasa dan budaya dalam dunia Pendidikan.
Dalam seminar ini, PBM UAI terlibat aktif dengan turut mensponsori kegiatan dan juga menjadi salah satu keynote speaker.
“Bahasa dan budaya bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga jembatan kemanusiaan sekaligus ruang Inovasi dalam pendidikan. Melalui forum seperti Serumpun, para guru dan pegiat bahasa belajar saling memahami dan menghargai perbedaan, karena dari keberagamanlah kita menemukan kekuatan untuk membangun dunia pendidikan yang lebih Inklusif,” ujar Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi DKI Jakarta, Erfan Agus Munif, saat membuka kegiatan pada Selasa (4/11) di Jakarta.
Konferensi ini menghadirkan pembicara dari berbagai lembaga mitra BGTK Provinsi DKI Jakarta, di antaranya Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), SEAMEO Qitep in Language, Pearson, Institut Français Indonésie (IFI), Japan Foundation, Pusat Bahasa Mandarin (Confucius Institute) UAI, Goethe Institut, Syirkah Bajdah El-Ta’limiyyah (Arab Saudi), serta organisasi profesi guru bahasa Indonesia, Inggris, Jerman, Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis.
Dalam paparannya, Direktur PBM UAI yang juga merupakan Ketua Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok (BMKT) UAI Feri Ansori, M.Ed., membawakan materi berjudul “The Development of Localized Chinese Language Education in Indonesia”. Setelah pemaparan selesai dilanjutkan sesi tanya jawab atau sesi diskusi. Dalam bagian ini terdapat beberapa penanggap atau penanya mengenai isi materi.
Sebanyak 200 guru bahasa dari DKI Jakarta dan berbagai daerah di Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan ini, baik secara luring maupun daring. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) dari berbagai provinsi di Indonesia.
Seminar Internasional SERUMPUN yang diselenggarakan oleh BGTK Provinsi DKI Jakarta ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antarlembaga dan memperkuatmutu pendidikan melalui penguatan kebahasaan dan kebudayaan bagi anak-anak Indonesia.
Melalui kegiatan ini, PBM UAI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan pendidikan bahasa Mandarin di Indonesia dan terus mendorong inovasi pendidikan multibahasa yang berakar pada nilai-nilai kemanusiaan, kolaborasi, dan perdamaian melalui pendidikan.
- Seminar Internasional Serumpun
- Seminar Internasional Serumpun
- Seminar Internasional Serumpun
- Seminar Internasional Serumpun



