Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) menjadi tuan rumah Pertemuan Asosiasi Program Magister dan Program Doktor Linguistik Seluruh Indonesia yang diselenggarakan pada Kamis–Jumat, 6–7 November 2025 di Auditorium Toeti Herati Noerhadi, Gedung R.M. Ng. Poerbatjaraka (Gedung I) FIB UI, Depok. Kegiatan ini mempertemukan para ketua program studi (kaprodi) magister dan doktor Linguistik dari berbagai universitas di Indonesia untuk memperkuat jejaring akademik serta menyatukan langkah pengembangan bidang linguistik di tingkat nasional.

Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari 14 universitas, termasuk Universitas Andalas, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret, Universitas Sumatera Utara, Universitas Hasanuddin, Universitas Padjadjaran, Universitas Airlangga, Universitas Udayana, Universitas Nusa Cendana, Universitas Jember, Universitas Al-Azhar Indonesia, dan Universitas Indonesia sebagai tuan rumah.

Acara dibuka dengan sambutan dari Plh. Dekan FIB UI, Dr. Taufik Asmiyanto, S.S., M.Si. dan laporan Ketua Panitia, Dr. Triaswarin Sutanarihesti (Kaprodi Pascasarjana Linguistik FIB Universitas Indonesia)dilanjutkan dengan pengarahan oleh Prof. Dr. Mulyadi (Universitas Sumatera Utara) dan Prof. Dr. Oktavianus (Universitas Andalas). Diskusi utama pada hari pertama difokuskan pada rencana penggabungan asosiasi program magister dan doktor Linguistiktermasuk pembahasan struktur, keanggotaan, dan arah kebijakan bersama.

Pada hari kedua, peserta membahas rencana kolaborasi akademik yang mencakup kegiatan riset bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta publikasi dan seminar kolaboratif. Dalam sesi ini, hadir dua narasumber dari FIB UI, yaitu Dr. Junaidi (Manajer Kerja Sama dan Ventura FIB UI) dan Harni Kartika Ningsih, Ph.D. (Manajer Riset dan Pengabdian Masyarakat FIB UI), yang memaparkan peluang sinergi antarperguruan tinggi dalam mendukung penguatan kapasitas riset dan jejaring keilmuan di bidang linguistik.

Hasil penting dari pertemuan ini adalah penyatuan asosiasi program magister dan doktor linguistik di bawah nama baru, yaitu Perkumpulan Program Pascasarjana Linguistik Indonesia (PROPLI), yang akan segera disahkan melalui akta notaris. PROPLI dibentuk sebagai wadah kolaborasi nasional untuk mengembangkan pendidikan dan penelitian linguistik di Indonesia melalui tiga kegiatan utama, shaping linguistic education and research – meliputi riset bersama, publikasi ilmiah, dan lokakarya nasional yang dilaksanakan secara bergiliran, creating linguists and language practitioners – penyelenggaraan konferensi bagi mahasiswa magister dan doktor untuk berbagi hasil riset dan memperluas jejaring akademik, dan partnering on solutions for language issues – kolaborasi dengan industri, kerja sama antar fakultas, serta penyusunan policy brief untuk isu-isu kebahasaan nasional.

Selain itu, peserta juga menyepakati keseragaman kurikulum program magister dan doktor Linguistikyang mencakup profil lulusan, kompetensi utama, serta jumlah satuan kredit semester (SKS) bagi masing-masing program studi.

Melalui pertemuan ini, FIB UI tidak hanya menjadi tuan rumah bagi forum ilmiah strategis, tetapi juga berperan penting dalam memfasilitasi lahirnya PROPLI sebagai wadah nasional bagi pengembangan ilmu linguistik di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antarinstitusi, memperluas dampak penelitian linguistik, dan mendorong kontribusi nyata bidang humaniora bagi kemajuan bangsa. (CA)