Setelah menjabat selama dua periode, Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc., secara resmi memasuki masa purna tugas. Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) telah melantik Prof. Dr. Widodo Muktiyo sebagai Rektor UAI periode 2025–2029. Pelantikan dan serah terima jabatan ini menjadi momen bersejarah bagi UAI dalam melangkah menuju babak baru.

Pelantikan rektor baru UAI dilaksanakan pada Senin, 20 Oktober 2025, di Auditorium Lantai 3 UAI. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar, para pimpinan universitas, dekan fakultas, dan ketua program studi.

Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan penetapan Rektor UAI oleh Sekretaris Umum Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar, Drs. Ono Ruhiana, M.Pd., yang menetapkan Prof. Widodo sebagai Rektor UAI periode 2025–2029. Prosesi pelantikan dan penandatangan rektor baru dipimpin oleh Ketua Umum YPI Al Azhar, Dr. Fuad Bawazier, M.A.

Sambutan-Sambutan

Sambutan dibuka dengan Ketua Pembina YPI Al Azhar, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. Beliau menyampaikan harapan rektor baru dapat membawa UAI menuju kegemilangan, yang sesuai makna nama “Al-Azhar”. “Semoga dengan pengalaman Bapak Rektor di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo maupun sebagai Dirjen di Kemenkominfo, beliau dapat melihat dari berbagai sudut pandang dan membawa Al-Azhar menjadi salah satu center of excellence terbaik di Indonesia dan dunia Islam,” tutup beliau.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Prof. Dr. Widodo Muktiyo sebagai Rektor UAI, sekaligus memberikan apresiasi kepada Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc. atas dedikasi dan kepemimpinannya. Beliau berharap sinergi antara UAI, Kemendikdasmen, dan berbagai lembaga dapat terus berlanjut serta semakin kuat di bawah kepemimpinan Prof. Widodo.

Pesan Perpisahan dan Arah Baru Kepemimpinan UAI

Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc., selaku Rektor periode 2017-2025 mengucapkan terima kasih kepada panitia pemilihan yang telah menjalankan proses secara objektif dan demokratis. Beliau optimis UAI akan semakin maju di bawah kepemimpinan Prof. Widodo yang memiliki jaringan luas nasional dan internasional. “Tahun 2024 UAI telah meraih predikat Unggul. Kedepan, keunggulan ini harus terus ditingkatkan, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” pesan Rektor UAI periode 2017-2025.

Dalam pidato perdananya, Prof. Dr. Widodo Muktiyo, selaku Rektor baru Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menyampaikan bahwa UAI merupakan kampus yang lahir dari masjid, dengan nilai spiritual dan etos kerja yang kuat. Beliau menegaskan komitmennya untuk membawa UAI menjadi perguruan tinggi unggul dan berkelas dunia. “Insya Allah, dengan kekuatan dan peluang yang dimiliki, UAI akan terus berusaha menjadi perguruan tinggi yang unggul, bereputasi, dan mampu mewujudkan world class university,” tutur beliau.

Dalam mewujudkan hal tersebut, rektor baru merumuskan lima langkah strategis. Langkah pertama yaitu memperkuat identitas UAI yang unggul, moderat, dan inklusif. Kedua, meningkatkan kualitas SDM dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan. Ketiga, memperluas kemitraan nasional dan internasional. Keempat, mewujudkan tata kelola yang profesional dan akuntabel. Kelima, menjadikan UAI sebagai rumah peradaban, pusat inovasi, dan pengembangan karakter yang berakhlak mulia.

Profil Singkat Rektor Masa Bakti 2025-2029

Prof. Dr. Widodo Muktiyo lahir di Klaten pada 27 Februari 1964. Beliau merupakan Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, alumnus Ilmu Komunikasi FISIP UGM, Fakultas Ekonomi UII, dan OATS di Osaka, Jepang. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) periode 2021–2024, serta diangkat sebagai anggota Dewan Pengawas Independen LKBN Antara.

Dalam perjalanan akademiknya, Prof. Widodo pernah menjabat sebagai Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNS pada tahun 2008 dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama pada tahun 2015. Selain itu, beliau juga dikenal sebagai perintis Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) di Solo dan pendiri Media Watch Surakarta (MWS).

Pelantikan rektor baru menjadi simbol keberlanjutan dari semangat dan komitmen UAI dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berakhlak mulia. Dengan kepemimpinan rektor yang baru, UAI berkomitmen untuk memperkuat perannya sebagai kampus yang mencetak generasi berilmu, beretika, dan berdaya saing global.

Yuk, bergabung bersama Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), tempat yang tepat untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan, dan menjadi bagian dari generasi penerus yang siap membangun peradaban! Yuk daftar sekarang di penerimaan.uai.ac.id dan temukan berbagai program studi terbaik yang sesuai minat dan potensimu.