Select Page

Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) menggelar kuliah umum bertema “Government Public Relations sebagai Pengendali Informasi Publik” yang disampaikan oleh Rektor UAI, Prof. Dr. Widodo Muktiyo. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026 di Ruang 317 A dan B. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian akademik Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UAI.

Sebelum kuliah umum berlangsung, kegiatan diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UAI dan Perhimpunan Pranata Humas Indonesia (Perhumas). Rangkaian kegiatan juga dirangkaikan dengan soft launching buku Komunikasi Publik: Isu-Isu Strategis dan Digital yang merupakan hasil kolaborasi sejumlah penulis.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Widodo Muktiyo menyoroti perubahan lanskap komunikasi yang semakin cepat seiring perkembangan teknologi digital. Menurutnya, kompleksitas persoalan sosial berkembang seiring hadirnya ruang digital dan virtual reality, sehingga profesi komunikasi menghadapi tantangan untuk menghadirkan informasi yang dapat memberikan pemahaman di tengah derasnya arus informasi.

Ia juga menekankan pentingnya peran praktisi komunikasi dalam menghasilkan pesan dan konten yang memberikan manfaat bagi masyarakat. “Komunikasi itu harus menjadi food for the soul, makanan yang menyehatkan jiwa,”ujarnya. Ia mengajak mahasiswa dan praktisi komunikasi untuk membangun pesan yang informatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Prof. Dr. Widodo Muktiyo membahas perkembangan kecerdasan buatan/Artificial Intelligence (AI), perubahan pola komunikasi, hingga kebutuhan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ia mengingatkan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan sebagai enabler untuk meningkatkan efektivitas dan produktivitas, dengan tetap memperhatikan aspek etika dan kemampuan berpikir manusia.

Kuliah umum tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi UAI untuk memahami perkembangan komunikasi publik dalam konteks pemerintahan dan perubahan teknologi digital. Pembahasan mengenai GPR, perkembangan AI, serta dinamika komunikasi menjadi bagian dari materi yang dibawa dalam kegiatan tersebut.