Program Studi Gizi Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) mengadakan seminar Al-Azhar Halal Food and Nutrition Discussion (ALANIN) yang berlangsung pada Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di Auditorium UAI Lantai 3. Mengusung tema “Pangan Lokal, Gizi Berkualitas: Kunci Hidup Sehat dan Produktif”, kegiatan ini menjadi penutup rangkaian Hari Gizi Nasional (Hargiznas) UAI yang diselenggarakan oleh Program Studi Gizi UAI.
Sebagai forum ilmiah tahunan, ALANIN 2026 menghadirkan diskursus strategis mengenai peran gizi dalam mendukung kesehatan dan produktivitas sumber daya manusia Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah serta melibatkan akademisi dan praktisi di bidang gizi dan kesehatan.
Sambutan-Sambutan Pimpinan UAI
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Al-Azhar Indonesia, Dr. Yusup Hidayat, S.Ag., M.H., menegaskan bahwa kajian gizi dalam Islam tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan fisik, tetapi juga memiliki dimensi moral, spiritual, dan sosial melalui prinsip halalan thayyiban. “Pangan lokal merupakan anugerah yang kaya gizi dan berpotensi besar untuk mendukung hidup sehat dan produktif apabila dikelola serta diedukasikan secara ilmiah”, tutur Dr. Yusup. Beliau berharap forum ALANIN dapat menjadi ruang strategis untuk memperkuat kontribusi keilmuan gizi halal bagi masyarakat dan bangsa.
Ketua Program Studi Gizi UAI, Andi Muh Asrul Irawan, S.Gz., M.Si., menyampaikan bahwa ALANIN yang kini memasuki tahun kelima penyelenggaraan telah berkembang menjadi ekosistem ilmiah yang diperhitungkan secara nasional. Beliau menuturkan bahwa partisipasi peserta dari berbagai daerah, mulai dari Nias hingga Bima, serta keterlibatan institusi besar seperti Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada, menjadi bukti atas kualitas akademik Program Studi Gizi UAI.
Diskusi Ilmiah ALANIN 2026
Seminar ALANIN 2026 menghadirkan dua narasumber utama. Dr. Mury Kuswari, S.Pd., M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Esa Unggul sekaligus Ketua Umum Asosiasi Nutrisionis Olahraga dan Kebugaran Indonesia (ANOKI), memaparkan materi bertajuk “Penerapan Gizi Seimbang untuk Mendukung Kesehatan dan Produktivitas”. Dalam paparannya, beliau mengulas bagaimana prinsip gizi seimbang dan nutrisi presisi yang diterapkan pada atlet elit dapat diadaptasi oleh masyarakat umum untuk menunjang performa kerja dan stamina harian.
ALANIN 2026 juga menghadirkan Citra Tanani, S.Gz., sebagai narasumber yang membawakan materi “Optimalisasi Pemanfaatan Pangan Lokal sebagai Sumber Gizi Masyarakat”. Materi tersebut menekankan pentingnya pengolahan dan pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi yang terjangkau, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Diskusi ilmiah ini dipandu oleh Daiva Alifia, mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia. Keterlibatan mahasiswa sebagai moderator mencerminkan peran aktif generasi muda UAI dalam kepemimpinan dan pengembangan keilmuan gizi di tingkat nasional.
Pengumuman Juara Lomba UNION 2026
Sebagai bagian dari penutup rangkaian Hargiznas, ALANIN 2026 juga diisi dengan pengumuman pemenang berbagai lomba UAI Nutrition Competition (UNION) yang telah berlangsung pada Kamis, 29 Januari 2026. Beberapa kategori lomba yang diumumkan meliputi lomba debat, cerdas cermat, cipta resep, poster, hingga vlog kreatif. Pengumuman tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kreativitas, inovasi, dan partisipasi aktif mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi akademik maupun non akademik di bidang gizi.
Melalui penyelenggaraan ALANIN 2026, Universitas Al-Azhar Indonesia menegaskan komitmennya dalam mengembangkan kajian gizi halal yang terintegrasi dengan nilai keislaman dan keilmuan. Forum ini diharapkan mampu melahirkan gagasan, kolaborasi, serta kontribusi nyata dalam upaya peningkatan kesehatan dan produktivitas masyarakat Indonesia. Mari bergabung sekarang di Program Studi Gizi UAI.







